10 Fakta Tentang Gunung Gede-Pangrango yang Belum Diketahui Banyak Orang

10 April 2018
|Muhammad Sidiq Permadi
0SHARES

Kawasan Jawa Barat menjadi kawasan favorit bagi sebagian pendaki karena memiliki beberapa gunung yang asik buat didaki. Salah satunya adalah Gunung Gede-Pangrango. Sebenarnya, gunung ini merupakan dua buah gunung yang berbeda, namun disatukan oleh punggung gunung dengan wujud menyerupai sadel pada ketinggian 2.400 meter di bawah permukaan laut (mdpl). Selain itu, masih banyak fakta-fakta menarik lainnya tentang gunung yang terletak di wilayah Cipanas, Kabupaten Cianjur ini. Penasaran? Yuk, kita kepoin bareng-bareng!

1. Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) di mana Gunung Gede-Pangrango berada merupakan satu dari lima taman nasional yang pertama kali diumumkan di Indonesia pada tahun 1980

2. Kawasan gunung ini terletak di antara tiga kabupaten, yakni Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Sukabumi

3. Orang pertama yang berhasil mendaki hingga ke puncak Gunung Gede bukanlah orang Indonesia, melainkan orang Jerman yang bernama C.G.C Reinwardt. Pria tersebut berhasil menaklukan Gunung Gede pada April 1819. Ia juga merupakan pendiri dari Kebun Raya Bogor

4. Pada 1977, Gunung Gede-Pangrango beserta kawasan taman nasionalnya telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Cagar Biosfir

5. Di kawasan Gunung Gede, para pendaki dapat menikmati spot terbaik untuk melihat keindahan bunga edelweis, yakni di Alun-Alun Surya Kencana. Di sini, para pendaki dapat dengan mudah menemukan bunga cantik tersebut
6. Gunung Pangrango memiliki sebuah tempat istimewa bernama Lembah Mandalawangi. Lembah ini merupakan tempat peristirahat dari tokoh fenomenal Indonesia, Soe Hok Gie. Bahkan, Soe Hok Gie pun membuat sebuah puisi yang ditujukan untuk lembah ini

7. Meski sering kali dianggap menyatu, namun nyatanya Gunung Gede-Pangrango merupakan dua gunung yang berbeda. Gunung Gede memiliki ketinggian 2.958 mdpl, sedangkan Gunung Pangrango memiliki ketinggian 3.019 mdpl

8. Gunung Pangrango sendiri dalam sejarahnya belum pernah meletus sehingga memiliki puncak berbentuk kerucut yang masih relatif mulus. Sementara itu, Gunung Gede sudah beberapa kali meletus yang ditandai dengan keberadaan kawah-kawah aktif, seperti Kawah Rat

9. Jenis fauna yang hidup di dalam kawasan TNGGP ini juga tergolong banyak yang langka. Mereka di antaranya Owa Jawa, Lutung Surili, Anjing Ajag, Macan Tutul, Biul Slentek Melogale orientalis, sejenis celurut gunung Crocidura orientalis, dan kelelawar Glisch

10. Di sekitar Gunung Gede-Pangrango terdapat beberapa tempat wisata terkenal lainnya, yakni Canopy Trail, Curug Cibeureum, hingga Telaga Biru

Nah, itulah beberapa fakta tentang Gunug Gede-Pangrango. Gunung ini termasuk gunung favorit dari para pendaki, lho. Jadi, sebelum jajal buat mendaki gunung yang lain, coba taklukan gunung ini dulu, yuk!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Muhammad Sidiq Permadi
"Linguistics - Semiotican"
0SHARES