Tren Model Hijab yang Pernah Jadi Idola di Indonesia dari Masa ke Masa

12 Mei 2018
|Mega Fitriyani
0SHARES

Hijab sudah menjadi bagian dari fashion di Indonesia saat ini. Di mana-mana, kita akan menjumpai banyak perempuan--baik tua maupun muda, kecil maupun dewasa, kurus hingga berisi--yang menggunakan hijab. Hijab sudah tidak hanya menjadi identitas seorang muslimah, tapi juga style dan model yang kekinian.

Maka, sekarang kita akan menemui begitu banyaknya style hijab yang fashionable banget meski mungkin secara syariat tidak sesuai dengan patokan yang dijarkan agama Islam.

Kalau mau flashback dan mengingat-ingat, ternyata perkembangan hijab di Indonesia dari tahun ke tahun cukup beragam, lho. Hayo, apakah kamu pernah mencoba semua model yang pernah jaya di masanya ini, girls?

1. Selendang

Selendang mulai dikenal masyarakat sejak kemerdekaan hingga awal era 90-an. Penutup kepala yang dipakai perempuan pada masa itu adalah selendang tipis dengan banyak renda. Cara menggunakannya sangat mudah, yakni hanya dengan mengenakkannya di atas kepala lalu menyampirkannya ke atas pundak.

Ciput nggak wajib dipakai. Jadi, selendang ini memang hanya menutupi kepala, sementara leher masih terlihat. Hijab ini sudah pernah digunakan oleh Ibu Negara, Fatmawati dalam acara tertentu. Gaya ini juga dipopulerkan oleh grup musik kasidah Nasida Ria. Selain itu politikus dari NU, Yenny Wahid, juga turut mempopulerkan model hijab ini dulu.

2. Segitiga klasik

Model segitiga klasik ini pernah hitz pada 90-an. Model ini biasanya menggunakan kain kerudung berbentuk segiempat kemudian dilipat menjadi dua membentuk segitiga. Kain segitiga itu kemudian diletakkan di atas kepala, diberi jarum pentul di bagian lehernya, kemudian ujung-ujung kerudung dikreasikan seadanya.

Model yang paling populer adalah dibiarkan terjuntai ke bawah, atau dikalungkan ke atas pundak, atau diletakkan di belakang kepala. Hampir semua model ini membuat leher dan dada pemakai hijab itu tertutup. Sampai saat ini, model hijab ini masih sering dipergunakan.

3. Lilit

Setelah hijab segi empat klasik jadi populer, selera masyarakat beralih pada hijab lilit. Model ini populer pada 2000-an. Tidak seperti yang segitiga klasik, hijab ini tidak menutupi bagian dada namun hanya menutup leher.

Sampai saat ini, hijab lilit biasa dipergunakan pada acara resmi, seperti wisuda, nikahan, dan acara lainnya. Hijab ini dipilih karena dianggap praktis dan tidak akan menutupi detail gaun bagian dada yang dipakai pada acara resmi tersebut.

4. Hijab lilit dua warna

Setelah hijab lilit, hijab dengan dua warna juga jadi tren. Hijab jenis ini biasanya digunakan untuk acara resmi seperti wisuda maupun pernikahan. Saat ini, beberapa masih menggunakan model hijab ini. Yang bikin khas adalah dengan punuk untanya yang menjulang tinggi.

5. Hijab fashion

Hijab fashion dipopulerkan oleh Dian Pelangi sekitar 2010-an. Sejak saat itu, fashion hijab berkembang dengan pesat. Ada begitu banyak variasi yang bisa digunakan sesuai dengan keperluan dan selera pemakainya. Hijab ini biasanya menimbulkan kesan fresh dan cheerful. Tak heran, hijab fashion ini sangat lekat dengan image anak muda.

6. Hijab Syar'i

Setelah muncul hijab fashion, hijab syar'i pun populer 2016. Hijab ini jika digunakan akan menutupi bukan hanya leher, dada, tapi menjuntai hingga perut atau kaki. Hijab ini dipandang lebih dekat dengan syariat Islam. Hijab Syari semacam jadi jawaban atas kontroversi jilboobs, yang dipandang tidak sesuai dengan syariat Islam.

Nah, itu dia perkembangan model hijab di Indonesia. Buat kamu yang menggunakan hijab, model apa pun yang kamu sukai, pakailah. Yang paling penting, tetap ingat batasannya, ya. Pada intinya, sebuah hijab baiknya dapat menutupi aurat, dan tidak berlebihan dalam menggunakannya. Sebuah hijab tentu fungsinya untuk menjaga aurat, bukannya memicu syahwat.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Mega Fitriyani
"Why worry?"
0SHARES