Suka Menunda Pekerjaan? Inilah Tips Jitu untuk Halau Rasa Malas dan Jadi Makin Produktif

09 Mei 2018
|Idham Nur Indrajaya
412SHARES

Salah satu faktor yang seringkali menghambat produktivitas kita adalah menunda-nunda pekerjaan. Parahnya lagi, terkadang kecenderungan itu tidak hanya memperlambat aktivitas saja karena terkadang pekerjaan yang seharusnya dikerjakan itu malah tidak pernah terselesaikan sama sekali.

Nah, buat kamu-kamu yang sering terlena dalam zona malas dan menunda-nunda pekerjaan, di bawah ini ada tips praktis yang bisa gunakan agar pekerjaan bisa terselesaikan sehingga kamu pun bisa meluangkan waktu kamu untuk aktivitas yang lebih produktif. Langsung aja yuk, kita kepoin tipsnya di bawah ini!

1. Membuat kerangka kerja

Salah satu alasan mengapa kita sering menunda-nunda pekerjaan adalah sugesti yang menganggap bahwa pekerjaan yang harus kita lakukan itu terlalu berat dan membutuhkan banyak tenaga. Untuk menghindari sugesti itu, ada baiknya jika kita memanajemen pekerjaan dengan memecahnya dalam bentuk kerangka. Soalnya, kalau kita sudah bekerja melalui kerangka yang jelas, beban yang kita rasakan akan terbagi-bagi menjadi beberapa bagian sehingga tidak terasa terlalu menumpuk.

Akan lebih baik lagi jika kerangka yang kamu susun itu dituliskan. Jika satu poin sudah terlaksana, berikan tanda centang atau coret. Meskipun terkesan sepele, tapi penggunaan kerangka kerja bisa berpengaruh kepada mood kamu dalam bekerja.

Ingat, jangan kerjakan poin secara acak atau bersamaan. Bekerjalah secara runtut agar beban kerja bisa terasa lebih ringan.

2. Bantu mood kamu dengan mengubah suasana lingkungan kerja

Kalau suka mengerjakan tugas kamu di atas tempat tidur, akan lebih baik jika kamu hentikan kebiasaan itu. Soalnya, tempat tidur dapat menggoda kita untuk menunda pekerjaan dan lebih memilih untuk berbaringan di tempat tidur sambil mengerjakan sesuatu yang jauh dari berfaedah.

Bereksperimenlah dengan lingkungan baru yang kira-kira cocok untuk menaikkan mood kamu dalam bekerja. Misalnya, kamu bisa mencoba menyelesaikan tugas kamu di taman, kedai kopi, perpustakaan, dan tempat lainnya.

3. Membuat timeline

Jangan pernah remehkan pengaturan lini waktu untuk agenda kerja kamu. Hal ini bisa dilakukan setelah kamu memecah pekerjaan kamu dalam bentuk kerangka kerja. Tuliskan tenggat waktu untuk setiap poin kerja di kerangka yang sudah kamu buat. Kamu juga bisa memasang reminder di telepon genggam kamu agar kamu selalu ingat dengan agenda yang harus kamu kerjakan sebelum kamu sampai kepada masa tenggat waktu.

4. Jauhi hal-hal yang dapat mengalihkan perhatian kamu

Kalau yang ini bergantung kepada hal-hal yang seringkali mengalihkan perhatian kamu. Misalnya, jika kamu sering teralihkan oleh televisi, akan lebih jika kamu menyelesaikan tugas kamu di tempat yang jauh dari televisi. Kalau kamu sering teralihkan oleh smartphone, lebih baik matikan saja dulu koneksi internetnya. Sekiranya ada panggilan penting, lebih baik alihkan saja ke nomor telepon kamu.

5. Sering-sering menghabiskan waktu bersama orang yang giat dalam bekerja

Ada pernyataan dalam psikologi yang mengatakan bahwa kita adalah sepuluh orang yang paling dekat dengan kita. Kalau kita terlalu sering berkumpul dengan orang yang sering menunda pekerjaan, kemungkinan besar kita pun akan terbawa oleh mereka.

Akan beda kasusnya jika kamu berkumpul bersama orang yang produktif sehingga kamu bisa terseret oleh arus positifnya. Bukan berarti kamu tidak boleh bermain bersama orang yang malas, yang penting adalah seberapa tinggi intensitas pertemuan kita dengan orang yang dimaksud. Jangan sampai kamu malah menjauhi mereka ya.

6. Mencari teman yang bisa diajak berbagi soal pekerjaan

Teman yang bisa kamu ajak untuk berbagi cerita tentang pekerjaan kamu tidak harus selalu memiliki pekerjaan yang sama. Setidaknya, kamu punya teman yang bisa diajak berbincang dan bertukar pikiran soal bagaimana kita mampu menyelesaikan pekerjaan dengan lancar.

Namun, akan lebih baik lagi jika teman yang kamu ajak ngobrol itu memiliki tipe pekerjaan yang sama sehingga kita dapat lebih mudah untuk terpancing untuk berbagi soal kesulitan dalam agenda kerja yang sedang kita garap.

7. Beritahu para kerabat terdekat tentang apa yang sedang kamu kerjakan

Jika kamu memberitahu orang terdekat tentang apa yang sedang kamu kerjakan, kemungkinan besar mereka akan bertanya soal pekerjaan kamu setiap kali ada pertemuan. Dengan demikian, mereka pun dapat menjadi pengingat yang pada kasus tertentu mungkin akan membuat kamu malu jika pekerjaan itu tidak kunjung selesai meskipun kamu sudah menggembar-gemborkan apa yang sedang kamu lakukan. Rasa malu pun terkadang bisa menjadi motivasi, 'kan?

8. Cari orang yang sudah berhasil menyelesaikan pekerjaan yang sama dengan kamu

Poin yang ini hampir mirip dengan poin keenam. Bedanya, poin yang ini lebih menyarankan kamu untuk orang yang sudah menyelesaikan pekerjaan yang serupa dengan kamu. Perbincangan dengan mereka dapat membantu kamu untuk lebih termotivasi dan meyakinkan diri kamu bahwa apa yang sedang kamu kerjakan itu bisa diselesaikan jika kita bergegas dalam mengerjakannya.

9. Pastikan kamu cocok dengan pekerjaan yang akan dilakukan

Salah satu alasan yang bisa menyebabkan kamu menunda pekerjaan adalah tipe pekerjaan yang tidak sesuai dengan apa yang kamu benar-benar inginkan. Contohnya, Jika kamu adalah seorang yang handal dan berminat dalam dunia tulis-menulis, mungkin kamu akan malas ketika melakukan kerja di bidang pemasaran.

Refleksikanlah mengenai apa yang benar-benar ingin kamu capai. Jika jawabannya sulit untuk ditemukan, kamu bisa menggunakan waktu luang kamu untuk menghibur diri melalui liburan atau semacamnya. Jika pikiran kamu dalam kondisi yang lebih segar, kamu pun akan lebih mudah untuk merefleksikan apa yang benar-benar ingin kamu kerjakan.

10. Jangan membuat segalanya menjadi semakin rumit

Kamu mungkin sering menunda pekerjaan dengan alasan waktu yang kurang tepat atau sedang tidak mood. Kecenderungan seperti ini justru akan semakin membuat kebiasaan kamu semakin parah dan pekerjaan pun menjadi tidak kunjung selesai. Akhirnya, bukannya mengerjakan, kita malah hanya memikirkan saja apa yang seharusnya dikerjakan.

Jika hanya dipikirkan, kita justru akan semakin gelisah dan ragu untuk mengerjakan. Lakukan saja tanpa harus berpikir secara bertele-tele. Buatlah kerangka kerja, atur jadwal kamu dengn baik, cari teman untuk berbagi pikiran, dan yang paling penting, lakukan!

Itulah beberapa tips yang layak untuk kamu coba ketika kamu sedang menghadapi pekerjaan yang kamu tunda-tunda terus. Semoga bermanfaat dan bisa membuat kamu semakin produktif, ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Idham Nur Indrajaya
Gak Punya Quote Nih!
412SHARES