Sering Kesemutan? 8 Penyakit Bahaya ini yang Sebenarnya Sedang Mengintaimu

05 September 2017
|Fatimah Artayu Fitrazana
43SHARES

Kamu pasti pernah merasakan kesemutan di tubuh. Ya, rasanya memang seperti digigit semut di salah satu bagian anggita tubuh. Dan rasanya normal-normal saja manusia mengalami kesemutan di bagian tubuh tertentu, tangan dan kaki misalnya. Hal ini terjadi ketika salah satu bagian tubuh tertekan dalam waktu yang cukup lama.

Biasa saja? No, no! Ini bisa jadi adalah gejala awal beberapa penyakit serius yang berpotensi menyerang tubuh. Apa saja bahaya yang diawali dengan gejala kesemutan? Ini dia 8 di antaranya!

1. Stroke

Pada kasus ini, kesemutan terjadi karena adanya sumbatan pada pembuluh darah di otak. Akibatnya saraf-saraf yang terkait akan mengalami kerusakan atau mati. Tapi, jangan buru-buru beranggapan jika kesemutan pasti kena stroke.

Gejala lainnya adalah kamu merasakan kebas separuh badan, buta mata sebelah, pusing, dan diikuti dengan pennglihatan yang menjadi kabur. Kalau kamu merasakan kesemutan dengan durasi yang cukup lama sebelum tidur atau saat bangun pagi, coba segera cek ke dokter. 

2. Penyakit jantung

Ini berlaku biasanya pada orang yang telah menjalani operasi pemasangan klep. Setelah operasi, ada bekuan darah yang akan terbawa di darah menuju otak. Jika itu mengenai bagian pengaturan sistem sensorik, si pasien akan mengalami kesemutan sebelah. Nah, kalau sistem motoriknya juga kena, kesemutan akan bersamaan dengan kelumpuhan.

3. Diabetes Melitus

Diabetes Melitus atau lebih dikenal dengan kencing manis adalah penyakit yang diderita dengan kesemutan sebagai gejala awalnya. Ini terjadi karena peredaran darah ke ujung-ujung saraf terganggu yang disebabkan oleh kerusakan pada pembulu darah. Cara mengatasinya adala dengan rutin megecek kadar gula dan mengonsumsi makanan yang rendah lemak, gula, dan kolesterol.

4. Rematik

Rematik adalah jenis penyakit yang kambuhan. Rematik biasanya akan terjadi bersamaan dengan kesemutan. Dan kesemutannya akan hilang sendiri kalau rematiknya juga sembuh. Kesemutan adalah efek dari penyakit rematik di mana saraf terjepit karena masalah sendi pada engsel.

5. Radang sumsum tulang belakang atau Myelitis

Penyakit ini mengakibatkan penderitanya tidak mampu menggerakkan tubuh bagian bawah dan mengontrol kapan harus buang hajat. Salah satu cirinya adalah ketika kamu mengalami flu berat yang kemudian merasakan kesemutan. Lama kelamaan kesemutan yang kamu alami, akan menjadi rasa kebal di permukaan kulit. Itulah mengapa kamu jadi tidak bisa merasakan rangsangan tubuh.

6. Bell’s Palsy

Ini adalah keadaan di mana tidak berfungsinya saraf yang mengontrol salah satu sisi wajah membengkak. Akibatnya kamu akan wajah yang kaku dan berat sebagian. Gejala lainnya adalah nyeri di sekitar rahang atau bagian belakang telinga, sensitif terhadap bunyi-bunyian, lidah kebal, dan berkurangnya produksi air mata.

7. Guillan-Barre Syndrome

Kesemutan bukanlah satu-satunya gejala penyakit ini. Batuk, demam tinggi, dan sesak napas biasanya juga ikut mengiringi. Kesemutan umumnya akan terjadi sekujur tubuh, terutama ujung jari kaki dan tangan. Kalau tidak segera mendapat tindakan medis, virus ini akan menyebar ke organ vital dan mengakibatkan kelumpuhan.

8. Spasmofilia

Penyakit ini juga disebut tetani atau kejang otot. Penyebab spasmofilia adalah terjadi penurunan tegangan karbon dioksida dalam paru-paru. Selain itu juga karena berkurangnya ion kalsium dalam darah. Selain mersa seperti digigit semut, penderitanya juga akan mengalami sulit tidur, emosi labil, migrain, kejang pada tungkai, bahkan hilang kesadaran.

Tuh ‘kan jangan anggap remeh kesemutan ini, ya. Kamu harus cermat dan waspada siapa tahu itu adalah gejala awal salah satu penyakit di atas. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Fatimah Artayu Fitrazana
Gak Punya Quote Nih!
43SHARES