Pengen Lanjut Kuliah S2? Ini Tips Mengatur Keuangan yang Wajib Kamu Terapkan!

unsplash.com

Di zaman sekarang, kebanyakan orang merasa nggak puas untuk menyelesaikan pendidikan hanya sampai bergelar S1 saja. Untungnya, kuliah S2 saat ini menjadi semakin mudah. Namun, bukan berarti kuliah S2 itu cuma butuh biaya yang kecil.

Nah, kalau kamu kepikiran ngambil S2 tapi takut masalah biayanya, yuk pelajari strategi di bawah ini untuk memperoleh, menabung, dan mengelola finansial. Demi gelar master bisa terwujud.

1. Tentukan waktu mengambil S2-nya

www.hamilton.edu

Ada orang yang ngambil S2 langsung setelah lulus kuliah S1. Ada yang menunggu dulu satu dua tahun. Sebenarnya, kuliah S2 bisa dimulai kapan saja. Namun, harus kamu pertimbangkan rencana hidup kamu yang lainnya, misalnya: menikah, bekerja, dan sebagainya.

Dari sini, kamu bisa menentukan cara mengatur keuangan yang tepat, misalnya jumlah uang yang harus terkumpul setiap tahunnya. Sebagai gambaran dan contohnya, kita hiung kasar saja biaya rata-rata program magister di Sekolah Pascasarjana UGM. Biaya yang diperlukan adalah sekitar Rp 30 jutaan. Kalau kamu mau ngambil S2 tiga tahun lagi, ya berati kamu harus bisa ngumpulin Rp 10 juta per tahun.

2. Jurusan pilihan dan lokasi kampus

www.manchester.ac.uk

Pertama-tama, buat kamu yang dulu merasa salah jurusan saat S1, inilah saatnya buat kamu memilih jurusan yang benar-benar kamu minati. Atau, misalnya kamu memang jadi mencintai jurusan di S1 kamu, jurusan yang sama pun bisa dipilih. Apapun itu, yang penting kamu harus benar-benar berjuang maksimal di jurusan ini. Jurusan yang kamu pilih tentunya terkait dengan biaya yang harus dibayar.

Berikutnya adalah lokasi kamu kuliah. Jika kamu kuliah di kota yang sama dengan tempatmu ttinggalmu sekarang, kamu mungkin masih bisa kuliah sambil bekerja. Sementara kalau kampusmu di luar kota, kemungkinan besar kamu harus merelakan pekerjaanmu. Hitunglah berapa biaya hidup yang kamu perlukan untuk 1,5 hingga 2 tahun menempuh S2. Pastikan kamu juga mengumpulkan uang untuk biaya hidupmu ini.

3. Menabung! Menabung!

www.garrettcapital.com

Kuliah S2 itu bagian dari investasi jangka menengah yang bisa kamu lakukan, karena, gelar yang lebih tinggi pastinya akan membantumu meraih pekerjaan dengan lebih baik. Menabung demi pendidikan sama saja seperti mengalokasikan anggaran kebutuhan per bulan. Kamu tinggal memisahkan sejumlah uang untuk ditabung, lalu jangan sentuh tabungan tersebut hingga dananya cukup untuk kuliah S2. Buat catatan tabungan yang harus kamu simpan setiap bulannya!

4. Jangan lupa ikutan daftar beasiswa S2!
www.casbo.org

Beasiswa S2 jumlahnya ada banyak, mulai dari program beasiswa LPDP dari DIKTI, beasiswa Presidential Scholarship, dan sebagainya. Kalau kamu pengen keluar negeri, ada juga beasiswa Erasmus Mundus dari Uni Eropa, Chevening dari pemerintah Britania Raya, Fullbright dari Amerika, Australia Awards, Studeren in Netherland (Stuned), Korean Government Scholarship Programme, dan Monbukagakusho.

Triknya, selain prestasi akademik dan potensi pribadi kamu harus punya komitmen kuat dan rencana yang nyata untuk membangun Indonesia. Kamu bisa membuktikannya dengan sejarah kerjamu, aktivitas ekstrakulikulermu, dan surat rekomendasi dari dosen atau mantan bosmu. Kefasihan berbahasa di tempatmu ingin melanjutkan studi juga sangat menentukan. Yuk, persiapkan beasiswamu dari sekarang!

5. Nggak cuma beasiswa, jadi asisten research dan asisten mengajar juga bisa!
www.essex.ac.uk

Beasiswa bukan satu-satunya jalan masuk untuk mengenyam program magister secara cuma-cuma. Kamu bisa memperoleh jalan masuk dengan ikutan teaching assistantship atau research assistanship di mana tenagamu sebagai asisten dosen atau asisten penelitian akan dibayar dalam bentuk pendidikan magister.

Program assistantship seperti ini umum ditemui di luar negeri, namun juga ada di Indonesia. Cek apakah kampus incaranmu menyediakan program seperti ini. Jangan lupa, kemampuan akademikmu harus cemerlang, ya. Untuk membuat CV-mu makin bersinar, carilah kesempatan mempublikasi paper di jurnal khusus S1 atau opini lepas di koran-koran dan media online.

6. Dibiayai kantor

www.integratedhealthcarestrategies.com

Terakhir, kamu juga bisa mengajukan biaya bantuan pendidikan kepada kantor tempatmu bekerja. Cari tahu dulu apakah perusahaanmu punya tradisi untuk membiayai pegawainyanya kuliah S2. Cari tahu juga, apakah S2 yang ditawarkan kantormu itu harus ditempuh di universitas tertentu, atau apakah kantormu juga punya cukup biaya untuk membiayai kuliah di luar negeri.

Konsultasikan rencanamu ini dengan bosmu dan siapkan proposal penelitian yang sesuai. Jangan lupa, kantormu harus tahu apa manfaatnya untuk mereka dengan menyekolahkan kamu S2. Jadi, pastikan bahwa minat studi dan penelitian akademik yang kamu pilih akan bisa membuat kantormu lebih berkembang, bisa dari kuantitas penjualan atau kualitas produk dan jasa yang kalian tawarkan.

Nah, banyak jalan untuk menempuh S2 nih! Asalkan tips mengatur keuangannya juga kamu susahakan sekuat tenaga, ya. Jangan menyerah sebelum berperang ya! Ingat, hanya mereka yang tekun yang bisa mewujudkan cita-citanya!

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Tanpa Harus Dicat Hitam, 5 Tips Praktis Ini Bisa Menutupi Rambutmu yang Beruban

Tanpa Harus Dicat Hitam, 5 Tips Praktis Ini Bisa Menutupi Rambutmu yang Beruban

10 Inspirasi Balkon Minimalis dan Nyaman. Bisa Dicontek Nih Buat Rumah Masa Depan!

10 Inspirasi Balkon Minimalis dan Nyaman. Bisa Dicontek Nih Buat Rumah Masa Depan!

Ini 5 Cara Untuk Menghilangkan Jerawat Secara Alami, Mending Jauhi Bahan Kimia

Ini 5 Cara Untuk Menghilangkan Jerawat Secara Alami, Mending Jauhi Bahan Kimia

Kopi Bisa Jadi Minuman Sehat, Asal Tips Meramu Ini Diterapkan

Kopi Bisa Jadi Minuman Sehat, Asal Tips Meramu Ini Diterapkan

6 Hal yang Wajib Kamu Perhatikan Saat Menjajal Resep Roti Pisang Agar Berhasil

6 Hal yang Wajib Kamu Perhatikan Saat Menjajal Resep Roti Pisang Agar Berhasil

5 Resep Minuman Hangat Praktis untuk Musim Hujan. Hangatnya Serasa Dipeluk!

5 Resep Minuman Hangat Praktis untuk Musim Hujan. Hangatnya Serasa Dipeluk!

loading