Mau Berbisnis Online Shop? Strategi Gampang Ini Bisa Bikin Jualanmu Laris Manis!

04 Januari 2018
|Dwi Ayu Silawati
8.9 KSHARES

Sekarang bisnis online memang sedang hype banget, 'kan? Sah saja kalau kamu jadi tertarik untuk jadi salah satu pebisnis online yang sukses. Baik yang bergerak sebagai reseller atau yang memulai original product sendiri.

Sebagai pebisnis online kamu pasti sudah harus paham kalau nanti marketing kamu akan dominan dilakukan melalui media sosial. Untuk bisa sukses memasarkan bisnis onlinemu kamu harus memulainya dengan membuat konsep branding dan marketing yang bagus. Apa sih sebenarnya branding itu?

Nah, semuanya akan dikuak di bawah. Scroll yuk buat cari tahu! Biar kamu nggak salah strategi dan bisa laris manis bisnisnya online shop-nya!

1. Sebelum membuat logo, pastikan kamu menjawab beberapa pertanyaan penting ini.

Devan Danielle, seorang desainer grafis dan pakar branding menyarankan kita untuk menggunakan 3 pertanyaan penting sebelum bergerak ke desain logo.

1. Apa pesan yang ingin kamu sampaikan melalui bisnismu?

2. Apa tujuan yang akan kamu capai dengan bisnis ini?

3. Seperti apa kamu ingin menampilkan produkmu?

Ini penting sebab meskipun nanti kamu punya tampilan dan produk yang bagus, tetapi kamu tidak memiliki pesan dan tujuan khusus yang bisa menarik hati orang, produkmu akan terlihat biasa-biasa saja, kalah bersaing dengan toko lain yang bisa menampilkan produk dengan lebih menarik dan mengena di hati. Begitu pula sebaliknya. Pesan, tujuan, dan tampilan adalah aspek yang tidak bisa dipisahkan. Sekarang muncul tren marketing di media sosial menggunakan caption menarik, diselingi cerita-cerita tertentu di balik pembuatan produk, disertai gambar yang menarik. Itulah branding yang dimaksud Devan Danielle di sini. 

2. Mulai mendesain logo dengan membuat inspiration board

Inspiration board adalah media untuk mengumpulkan inspirasi yang sesuai dengan konsep logo dan brandingmu. Beberapa hal yang harus kamu lakukan di tahap ini adalah memilih warna dominan yang akan menjadi identitas brand kamu.

Usahakan warna dominan ini tidak lebih dari 2-3 warna saja, misal warna pastel, monochrome, atau warna yang saling kontras. Kemudian, tentukan kira-kira kamu akan menggunakan model huruf (font) seperti apa. Memang kedengarannya teknis, tetapi kamu tidak bisa melimpahkan semuanya pada desainer grafis, sebaiknya kamu juga terlibat selama proses desain ini agar mendapatkan rasa yang sesuai dengan idemu. 

3. Konsisten dengan konsep yang sudah kamu buat

Sebelum merilis logo dan branding-mu, kamu harus sudah yakin akan terus menggunakannya sebagai identitas bisnismu. Nantinya, konsep ini harus kamu terapkan di berbagai keperluanmu, seperti website, packing, juga posting-an di media sosial. Dengan begitu, laman toko online kamu akan terlihat lebih profesional dan menarik orang untuk mencoba membeli produkmu. 

4. Selesai dengan konsep, saatnya kamu fokus ke cara mengelola akun bisnis online-mu

Pertama, kamu harus punya admin yang siap sedia menjawab pertanyaan pelanggan di media sosial, laman e-commerce yang kamu ikuti, atau website kamu sendiri. Usahakan kamu bisa merespon dengan cepat dan ramah. Untuk usaha yang baru memulai kamu bisa menggunakan media sosial dan laman e-commerce yang sudah terpercaya dulu sebelum membuat website sendiri. Kamu bisa menghemat biaya dan mendapatkan kesempatan memperkenalkan produkmu dulu.

Kedua, jangan membeli followers. Jika kamu ingin melakukan promosi, lebih baik menggunakan metode sponsored post yang berguna meraih lebih banyak orang. Dengan sponsored post, kamu akan mendapatkan orang-orang mampir ke laman kamu dengan sukarela karena tertarik dengan produk atau postinganmu. Sebaliknya, membeli followers justru akan memberikan kesan buruk, sebab kamu akan memiliki jumlah followers berlimpah tetapi berbanding terbalik dengan jumlah likes dan komenmu. 

5. Buat agenda rencana posting

Ini berguna untuk melacak apa saja yang sudah kamu posting dan apa yang perlu kamu posting. Kamu bisa atur sedemikian rupa sehingga tampilannya menarik ketika orang membuka laman media sosialmu. Kamu juga bisa mengatur jenis posting-an dan caption yang akan kamu gunakan agar sesuai dengan waktu dan tren yang ada, misal tema traveling di musim liburan. 

Itu dia beberapa strategi branding yang berhasil dirangkum dari pendapat berbagai pakar bisnis online. Tidak hanya pengusaha dengan original product saja yang butuh branding, reseller juga lho, supaya orang percaya dan tertarik menggunakan jasa kamu. Terakhir, salam semangat untuk teman-teman yang sedang dalam proses mengembangkan ide bisnis online kalian. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Dwi Ayu Silawati
"You'll move people by being loyal to your own dreams"
8.9 KSHARES