Kompres Air Hangat atau Air Dingin? 5 Penyakit Ini Jangan Sampai Salah Penanganannya

05 Oktober 2017
|Olphi Disya
0SHARES

Pernahkah kamu dikompres ketika sakit? Mungkin yang paling umum adalah dikompres ketika demam. Tapi sebenarnya beda penyakit, beda penyebab, beda pula cara kompresnya. Ada yang harus dengan air hangat, ada pula yang wajib pakai air dingin. Suhu yang berbeda akan menimbulkan efek yang berbeda pula pada tubuh. Makanya nggak boleh sembarangan dalam mengompres. Biar nggak bingung, perhatikan tips berikut ini, yuk!

1. Demam

Penyembuhan dengan cara kompres identik dengan penyakit demam. Tapi masih banyak yang salah dalam memberikan kompres saat demam sehingga bukannya sembuh justru suhu tubuh makin meningkat. Kalau selama ini kamu mengira mengompres panas tubuh adalah dengan air dingin, justru air dingin akan membuat suhu tubuh lebih tinggi dari sebelumnya.

Ternyata yang benar adalah mengompres dengan air hangat atau suam kuku. Air hangat akan mengoptimalkan kinerja hipotalamus dengan pembuluh darah, dapat menurunkan suhu tubuh, dan membuat tubuh merasa nyaman ketika demam dan menggigil. Jadi yang benar pakai air hangat, ya!

2. Mata bengkak

Mata yang bengkak bisa diakibatkan oleh berbagai hal. Bisa jadi karena cedera, kebanyakan nangis, atau bintitan. Nah ternyata beda penyebab, beda pula penanganannya. Kalau matamu bengkak karena cedera, kamu bisa kompres dengan air dingin selama 10 menit minimal 4 kali sehari. Kalau mata bengkak karena kebanyakan menangis, kamu juga bisa kompres dengan handuk bersih yang telah dicelupkan air dingin atau es batu langsung ke daerah mata. Tapi kalau bintitan, kamu harus mengompresnya dengan air hangat 3-6 kali sehari untuk meredakan rasa sakit akibat adanya nanah di sekitar mata. Jadi jangan salah dan sembarangan, guys!

3. Cedera otot

Kalau kamu mengalami cedera otot saat berolahraga, kamu nggak boleh sembarang kompres. Harus tahu dulu gimana sakitnya untuk memilih kompres yang tepat. Kamu boleh kompres dengan air hangat saat otot terasa kaku dan nyeri sebagai pertolongan pertama. Kompres dengan kantung atau handuk hangat untuk menstimulasi peredaran darah dan jaringan sendi. Jangan mengompres saat baru cedera karena akan membuat pembuluh darah membesar. Gunakan minimal 48 jam setelah cedera.

Sementara itu, kamu bisa menggunakan kompres dengan air dingin atau es untuk cedera ringan saat olahraga. Kompres ini bisa mengurangi bengkak dan rasa sakit  serta mencegah peradangan. Apalagi kalau cedera yang kamu rasakan terasa panas, bengkak, dan kemerahan. Jangan kompres lebih dari 20 menit karena bisa menyebabkan radang beku. Nggak boleh juga mengompres sebelum olahraga karena bisa bikin otot jadi kaku.

4. Sakit perut

Sebenarnya sakit perut ada beragam penyebabnya. Tapi kalau kamu sakit perut karena maag, asam lambung atau gastritis, kamu bisa mengompres perutmu untuk meredakan rasa sakit. Kompres dengan air hangat dapat membantu melonggarkan dan mengendurkan otot, jadi mampu mengatasi kram perut hingga rasa nyeri yang bikin nggak nyaman.

Caranya, dalam posisi berbaring, siapkan handuk yang telah dicelupkan air hangat dan letakkan di atas perutmu selama 15 menit. Ganti setiap kali merasa hangatnya berkurang. Kamu juga bisa gunakan botol yang berisi air hangat atau panas hingga sakitnya mereda.

5. Sakit gigi

Merasa sakit pada gigi sebagian besar penyebabnya adalah adanya plak, infeksi, tumbuh gigi, hingga cedera. Katanya lebih baik sakit hati daripada sakit gigi karena saking sakitnya. Umumnya sakit gigi juga susah hilang dalam sekejap. Agar nyerinya lebih mudah reda, kamu bisa mengompresnya. Tapi dengan air hangat atau dingin ya?

Kamu bisa mengompres gigi dengan kantung teh yang telah direndam air panas. Letakkan kantung the panas tersebut di area gigi yang sakit. Cara ini disebut-sebut cara ampuh untuk mengurangi pembengkakan karena teh mengandung asam tannin. Tapi kalau sakit gigimu disebabkan oleh adanya trauma pada gigi, kamu bisa mengompresnya dengan air dingin dari luar pipi yang berfungsi untuk meredakan rasa nyeri.

Jadi besok-besok kalau sakit (semoga nggak sakit, ya!) kamu udah tahu kan harus dikompres pakai apa? Pastikan dulu penyebab dari penyakitmu biar nggak salah tindakan ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Olphi Disya
"Upcoming psychologist. Awesome weirdo."
0SHARES