Kenikmatan Kentang Goreng Tak Bisa Dipungkiri. Tapi Ada Alasan Kenapa Harus Dihindari

unsplash.com
Kentang goreng atau french fries adalah camilan yang jadi favorit banyak orang. Bukan hanya rasanya gurih dan lezat, kentang goreng juga bikin ketagihan. Terutama di restoran siap saji, meskipun kita sudah memesan ukuran large, kamu mungkin kadang merasa ingin terus makan kentang lagi. Padahal, seharusnya sudah kenyang. Dan lagi, makan french fries nggak boleh dalam jumlah yang berlebihan. Kenapa alasannya?
unsplash.com
Kentang goreng memiliki bahan-bahan yang memang berperan menghambat rasa kenyang sehingga orang akan terus memakan kentang itu. Kentang goreng di restoran siap saji biasanya dibuat dengan menggunakan minyak nabati, rasa daging sapi, dekstrosa, asam natrium pirofosfat, dan garam. Rasa daging sapi ini yang membuat rasa kentang benar-benar gurih. Selain itu, gandum dan susu yang terhidrolisis juga jadi campuran. Meski seolah memiliki kandungan gizi tinggi, gandum dan susu yang terhidrolosis sudah hilang nutrisinya, dan malah menghasilkan MSG yang bikin makin kecanduan. 
unsplash.com
Selain itu, kentang goreng juga memiliki kalori yang sangat tinggi. Dalam satu kemasan kentang goreng restoran siap saji, ada 300-400 kalori di dalamnya. Maka, kentang goreng tentu bukan makanan yang baik untuk pengganti nasi, terutama bagi yang sedang diet. Sebuah studi bahkan membuktikan adanya peningkatan signifikan orang yang mengkonsumsi kentang goreng dalam porsi yang banyak, paling tidak 0,5 kg per tahun. Angka ini lebih tinggi daripada kenaikan berat badan orang yang sering mengkonsumsi minuman manis. 
unsplash.com
Dari kalori, kita akan beralih ke kandungan lemak trans di dalam kentang goreng. Proses penggorengan kentang yang menggunakan minyak terhidrogenasi akan menghasilkan lemak trans. Lemak jenis ini dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (low density lipoprotein) dan menurunkan kadar kolesterol baik (high density lipoprotein). Maka, kentang goreng akan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Selain itu, kentang goreng juga memiliki kandungan kimia akrilamida yang dipercaya meningkatkan risiko penyakit kanker. 

 

Nah, bagi kamu penggemar kentang goreng, sepertinya kamu perlu menyusun strategi agar makanan kesukaanmu ini tak memberikan dampak buruk untukmu. Jika bisa, ubah cara memasak kentang goreng. Kentang sebaiknya tidak lagi digoreng, tapi direbus, dipanggang, atau ditumis. Selain itu, kamu juga perlu mengkonsumsi lebih banyak sayuran yang nutrisinya bisa mengimbangi kandungan buruk di dalam kentang goreng.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Sempat Ngehits di Eranya, Deretan Barang Jadul Ini Kembali Mencuri Hati Fashionista

Sempat Ngehits di Eranya, Deretan Barang Jadul Ini Kembali Mencuri Hati Fashionista

#ReviewJujur Benton Aloe BHA Toner dan Efeknya bagi Oily Skin

#ReviewJujur Benton Aloe BHA Toner dan Efeknya bagi Oily Skin

Bak Boneka Bernyawa, Gadis Kecil Ini Dianggap Jadi yang Tercantik di Dunia

Bak Boneka Bernyawa, Gadis Kecil Ini Dianggap Jadi yang Tercantik di Dunia

Makanan-makanan Paling “Seram” yang Hanya Ada di Indonesia. Sungguh Kreatif Sekali

Makanan-makanan Paling “Seram” yang Hanya Ada di Indonesia. Sungguh Kreatif Sekali

Perpaduan Makanan Ini Kedengarannya Absurd Banget, Tapi Ternyata Enak Lho! Berani Nyoba?

Perpaduan Makanan Ini Kedengarannya Absurd Banget, Tapi Ternyata Enak Lho! Berani Nyoba?

Adinda Nurdinilla, Wanita yang Dibilang Doppelganger-nya Raisa. Mirip Banget?

Adinda Nurdinilla, Wanita yang Dibilang Doppelganger-nya Raisa. Mirip Banget?

loading