Karena Daun Kelor Banyak Manfaatnya, Ini 7 Tips Menanam Pohon Kelor yang Benar

26 September 2017
|Robertus Ari
236SHARES

Sudah bukan rahasia lagi kalau daun kelor memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Bahkan daun ajaib ini juga bisa mencegah penyakit mematikan seperti jantung, diabetes, hingga kanker. Khasiat tersebut didapat dari berbagai kandungan yang ada dalam daun kelor, yaitu histidine, argine, isoleucine, methioinine, lysine, threonine, thryptopan, dan masih banyak lagi. Jadi, kamu tak perlu meragukan lagi khasiat daun kelor bagi kesehatan.

Karena manfaatnya, kini daun kelor dari biji bibit atau tanaman kecil sudah mulai banyak dijual di pasaran. Bahkan, tak sedikit pula orang yang mulai mencoba untuk membudidayakannya di rumah dan meraup untung. Nah, bagi kamu yang ingin menanam tanaman kelor di rumah, YuKepo bakal kasih tips kamu tentang cara menanam kelor yang benar. Yuk, simak ulasannya!

1. Bagaimana memilih bibit kelor yang berkualitas?

Tanaman kelor terdiri dari beberapa varietas seperti Moringa Stenopetala dan Moringa Oleifera. Bibit Moringan Oleifera berwarna coklat dan bersayap. Sedangkan Moringa Stenopetala berwarna kekuningan. Kalau dilihat sekilas, keduanya memang tampak mirip. Karakter Moringa Oleifera cenderung lebih cepat tumbuh dan berbunga. Sedangkan Moringa Stenopetala lebih lambat namun menghasilkan daun yang lebih lebar untuk bahan pangan.

2. Bagaimana kalau kamu ingin pembibitan tanaman kelor dari biji?

Untuk melakukan metode ini, pertama kamu harus pastikan biji kelor berasal dari tanaman yang sehat. Lalu ambil biji dari polong kelor yang sudah tua. Setelah itu jemur biji kelor di bawah sinar matahari kurang lebih 5 jam. Jika sudah kering, simpan di tempat yang sejuk dan tidak lembab. Lalu kamu bisa buat tempat persemaian dengan plastik. Tanam biji kelor ke dalam polybag dan tunggu hingga tumbuh. Setelah tumbuh tunasnya, kamu harus rajin menyirami di sore hari dengan kadar air cukup.

3. Bagaimana memilih lokasi sebagai lahan menanam kelor?

Pilihlah lahan untuk menanam kelor yang baik. Setidaknya lahan tersebut harus memenuhi kriteria ini:

1. Terpapar sinar matahari langsung.

2. Tanah tidak terlalu kering.

3. Ada kandungan unsur hara yang cukup.

Setelah kamu mendapat lahannya. Lakukanlah perbersihan lahan. Pastikan tidak ada gulma (tanaman liar) di sekitarnya. Atau, kamu bisa menggunakan hebrisida untuk mematikan gulma.

4. Cara membuat lubang tanam untuk kelor

Yang kamu butuhkan dalam pembuatan lubang tanam adalah sekop atau cangkul. Buatlah lubang tanam berdiameter 50 sampai 70 cm dengan kedalaman 50 cm.

5. Bagaimana pemberian pupuk tanaman kelor?

Pakailah pupuk organik sebagai pupuk dasar seperti kompos atau pupuk kandang. Masukkan pupuk tersebut ke dalam lubang yang sudah dibuat tadi, setidaknya sampai ¾ dari lubang. Setelah itu lubang tanam kamu biarkan selama 1-2 minggu agar pupuk terurai dengan tanah. Setelah itu, kamu juga masih perlu melakukan pemupukan susulan antara 1-2 bulan sekali. Hal ini bertujuan untuk menjaga unsur hara dan nutrisi daun kelor.

6. Porsi penyiraman tanaman kelor yang tepat

Untuk penyiraman, kamu bisa lakukan 5-7 hari sekali (tergantung kadar air tanah). Namun pastikan jangan sampai membuat tanah sekitar tanaman kelor becek, karena hal ini justru bisa membuat akar kelor membusuk. Jadi siram dengan air secukupnya saja, setidaknya cukup membuat tanah menjadi lembab.

7. Cara merawat tanaman kelor

Sebenarnya perawatan kelor tidak terlalu ribet. Yang perlu kamu lakukan adalah jumlah suplay air, pupuk, dan hama. Tapi jika pupuk dan penyiraman sudah kamu lakukan seperti yang dijelaskan di atas tadi, kamu tinggal perlu menjaga kelor dari hama.

Caranya, untuk hama serangga (ulat, belalang, dll) kamu bisa menggunakan insektisida. Kalau hama jamur, gunakanlah fungisida pada lubang tanam, karena jamur bisa menyerang pada bagian akar yang membuat kelor mati. Jika hama bakteri (jarang terjadi), gunakan bakterisida dan pastikan tanah tidak beceh atau ada genangan air. Karena hal ini memicu munculnya bakteri yang menyerang akar kelor.

Nah itulah tadi tips menanam pohon kelor yang benar. Semoga informasi ini bisa membantu ya. Selamat menanam!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Robertus Ari
"be kind to each other"
236SHARES