Hadapi Catcall dengan 5 Tips Berani Ini. Pelecehan Nggak Bisa Ditoleransi!

15 Oktober 2017
|Lulu Lukyani
0SHARES

Pelecehan seksual tidak melulu berbentuk sentuhan fisik tapi juga dapat berbentuk verbal. Kalau kamu pernah digodain ketika di jalan misalnya dengan kata-kata seperti:

“Assalamualikum, Mbak”

“Mau ke mana, Neng Cantik”

“Bang, godain kita dong!”

.... atau juga dengan siulan dan sejenisnya. Maka kamu pun termasuk sebagai korban pelecehan seksual.

Pelecehan seksual jenis ini biasa disebut catcall. Budaya catcall tidak hanya ada di Indonesia, tapi di negara lain pun bahkan termasuk Amerika, masih terjadi pelecehan seksual ini. Sayangnya pelecehan seksual ini tidak pernah ditanggapi secara serius. Bahkan jika kamu menjadi korban catcall lalu kamu melapor ke pihak keamanan alias polisi, laporan kamu akan dianggap remeh. Bahkan, banyak yang tidak mengetahui bahwa tindakan catcall termasuk ke dalam tindakan pelecehan seksual.

Nah, Yukepo kali ini membahas mengenai catcall, suatu tindakan pelecehan seksual yang tidak bisa diabaikan biar kita semua mengetahui dan tahu apa yang harus dilakukan ketika menjadi korban catcall. Yuk langsung aja kita kepoin!

Kalau kamu mengalami catcall, hal pertama yang bisa kamu lakuin adalah berhenti, tatap mata orang yang melecehkanmu, dan pergi dengan percaya diri. Tindakan ini setidaknya bisa membuat pelaku catcall terkejut karena kamu berani menunjukkan reaksi penolakan. Kalau kamu terus diam, bisa saja kejadian ini terulang di lain waktu karena mereka merasa kamu baik-baik saja ketika mereka melecehkanmu.

Menjadi korban catcall memang sangat menyebalkan. Untuk melawan tindakan tersebut, kamu bisa menunjukkan kemarahanmu dengan membuat sindiran yang bisa membuat mereka malu atas tindakan pelecehan yang mereka lakukan. Andai kata kamu perempuan, kamu bisa mengatakan, “Saya doakan semoga Ibu atau saudara perempuanmu terhindar dari para laki-laki yang suka melecehkan” atau sebaliknya kalau kamu laki-laki. 

Selain membuat sindiran, kamu bisa juga langsung meminta mereka untuk menjaga pandangan dan perilaku mereka. Kalau biasanya yang diwanti-wanti untuk waspada adalah korban, dengan tidak boleh pergi sendirian, tidak memakai pakaian terbuka atau mencolok, kali ini kamu memberanikan diri buat menegur pelaku pelecehan dengan meminta mereka menjada pandangan dan perilaku.

Perlu diingat ya, jangan pernah menyalakan korban tindakan pelecehan atau kekerasan karena hal tersebut adalah murni kesalahan pelaku.

Para pelaku catcall biasanya memberikan pujian untuk korbannya. Satu hal yang sangat penting dilakuin korban catcall adalah jangan pernah merasa bahwa catcalling adalah suatu pujian. Walaupun kamu dipanggil dengan  “Cantik”, “Ganteng”, “Keren” atau yang lainnya, tetap saja kamu dilecehkan dan itu hal itu gak bisa ditoleransi

Kalau kamu bukan korban catcalling tapi kamu melihat langsung tindak pelecehan tersebut, kamu juga harus beraksi ya. Kamu bisa menatap langsung pelaku atau bahkan memberikannya peringatan tegas. Belajar peduli dengan sekitar. Salah satunya membantu para korban pelecahan di jalanan. Jangan kebiasaan "bodo amat" dengan sekitarmu. Yuk, kita belajar peka ya!

Nah yang satu ini solusi buat kamu yang belum berani menegur pelaku catcall secara langsung. Kamu bisa lapor ke petugas keamanan terdekat untuk mengamankan si pelaku pelecehan atau bisa juga kamu meminta bantuan pada orang-orang terdekat di lokasi kejadian. Hal ini tentu membuat pelaku terkejut dan diharapkan sadar bahwa tindakan catcall yang mereka lakuin adalah suatu pelecehan.

Itu dia serba-serbi mengenai catcall. Gimana? Sekarang kita jadi tahu 'kan kalau ternyata godaan yang sering terjadi di masyarakat itu tidak bisa terus dianggap remeh.

Oh iya, untuk menghadapi catcall ini kalian perlu tegas, tapi nggak perlu kasar ya. Untuk yang biasa melakukan pun lebih baik jangan melakukannya. Selain itu bikin kamu jadi nggak keren, tindakan itu juga termasuk tindakan melanggar hukum, lho! Mari kita saling menghargai dan saling memberi keamanan dan kenyamanan bagi seluruh makhluk di bumi!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Lulu Lukyani
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES