Bukan Menceramahi, Beginilah 11 Cara Mencegah Orang Terdekatmu yang Berencana Bunuh Diri

21 Juli 2017
|Olphi Disya
870SHARES

Kasus bunuh diri yang dialami oleh Oka Mahendra Putra yang terkenal sebagai mantan pacar seorang selebgram, Awkarin, dan beberapa kasus bunuh diri lainnya yang juga dialami kaum muda baru-baru ini seolah semakin marak. Memang, bunuh diri bukanlah isu baru namun semenjak adanya media sosial, masyarakat pun menjadi lebih mudah mendapatkan informasi tentang kasus bunuh diri. Sebagian besar alasan seseorang untuk mengakhiri hidup adalah tekanan hidup atau kejadian yang stressful. Lalu, gimana kalau keinginan bunuh diri tersebut menimpa orang terdekatmu seperti teman atau anggota keluargamu? Berikut adalah tips untuk mencegah orang lain bunuh diri yang bisa kamu lakukan sebagai orang terdekatnya.

1. Jadi dirimu sendiri

Tunjukkan pada orang tersebut bahwa kamu menyayanginya dan menunjukkan bahwa sebenarnya dia nggak sendiri. Yakinkan ia bahwa ada kamu yang akan selalu menyemangati dan berusaha hadir jika dibutuhkannya. Kalau kamu benar-benar tulus, nada bicara dan perilakumu akan terlihat dengan sendirinya.

2. Dengarkan baik-baik

Biarkan orang tersebut berbicara apa yang ada di dalam pikirannya selama ini. Kamu hanya perlu menyediakan telinga dan hati untuk mendengarkan dengan sungguh-sungguh. Nggak peduli senegatif apapun ceritanya, dengarkan dengan seksama karena hanya dengan mendengarkan kamu bisa membantunya untuk meringankan bebannya selama ini.

3. Gunakan empatimu

Ketika mendengarkan, jangan pernah memberikan penilaian atau nge-judge, tetap sabar, dan terimalah ia apa adanya. Orang yang memilih bercerita denganmu adalah orang yang menganggapmu cukup berarti dan percaya padamu. Hargai dan gunakan empatimu untuk merasakan emosi yang sedang ia rasakan.

4. Berikan semangat dan harapan

Kembali yakinkan padanya bahwa akan selalu ada jalan keluar dan bantuan. Berikan semangat dan ingatkan bahwa pikiran untuk bunuh diri hanyalah sementara dan terjadi hanya karena ia sedang ada masalah. Katakan bahwa hidupnya dan kehadirannya sangat penting di hidupmu, sehingga ia pun akan merasa bahwa hidupnya nggak sia-sia.

5. Anggap serius kasusnya

Kalau orang terdekatmu mengatakan bahwa ia merasa sangat depresi dan nggak sanggup menjalani hidup, kamu boleh bertanya, “Apakah kamu berpikiran untuk bunuh diri?” Seperti yang dilansir oleh helpguide.org, pertanyaan tersebut bukan memberikan ide untuk bunuh diri. Justru pertanyaan tersebut langkah awal untuk memberikan perhatian terhadap masalahnya dan berusaha untuk membantunya.

6. Jangan berdebat dengannya

Kata-kata seperti “Hidupmu itu harus disyukuri”, “Kalau kamu bunuh diri pasti akan membuat keluargamu sedih”, atau “Coba lihat sisi positif dari masalahnya” justru nggak akan memotivasi seseorang sehingga memutuskan untuk nggak jadi bunuh diri. Tetap tenang dan perbanyak mendengarkan.

7. Jangan terlihat kaget dan berusaha menceramahi

Nggak ada gunanya memberikan sejuta ceramah tentang pentingnya hidup ini atau menasihatinya bahwa bunuh diri itu dosa dan sebagainya. Hal ini karena orang yang hendak bunuh diri nggak membutuhkan itu. Mereka butuh dukungan dan kehadiran seseorang yang bersedia membantunya tanpa memberikan judgment.

8. Jangan menjanjikan untuk menjaga rahasia

Kenapa? Karena isu bunuh diri bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Kamu justru harus mencari bantuan untuk membantu orang yang berencana bunuh diri, misalnya dengan menceritakannya ke psikolog atau psikiater, orang tua yang bersangkutan, atau pihak-pihak yang kamu anggap bisa membantu.

9. Jangan menawarkan diri untuk memecahkan masalahnya

Alasan seseorang sampai harus bunuh diri memang beragam. Jangan pernah menawarkan diri untuk ikut memecahkan masalahnya atau memberikan nasihat. Keinginan bunuh diri bukan tentang seberapa berat masalahnya, tapi seberapa mengganggu kondisi depresinya tersebut. hal yang bisa kamu lakukan adalah menawarkan bantuan untuk ke para profesional.

10. Jangan salahkan dirimu

Apapun yang terjadi, kamu nggak bisa memperbaiki seseorang secara instan. Apabila nantinya ia tetap mencoba untuk bunuh diri, itu bukanlah salahmu karena nggak bisa mencegahnya. Kebahagiaan orang lain bukanlah tanggung jawabmu, begitupun sebaliknya. Penting juga untuk mengelola emosimu selama kamu membantunya untuk bangkit dari pikiran akan bunuh diri.

11. Jauhkan hal-hal yang memicunya untuk bunuh diri

Sebisa mungkin, jauhkan benda tajam, tali, obat-obatan atau zat beracun di dekatnya. Hal ini akan meminimalisir keinginannya untuk bunuh diri. Segera hubungi petugas berwajib jika kamu rasa orang terdekatmu akan segera mengakhiri hidupnya.

Berusaha mencegah dan menunjukkan kasih sayang serta perhatian kita terhadap orang tersebut diyakini bisa memotivasi seseorang untuk membatalkan aksi bunuh dirinya. Tetaplah bersikap tulus dalam membantu dan mendengarkan sesulit apapun itu. Dan berterima kasihlah pada dirimu yang telah berusaha bertahan hidup selama ini, tak peduli sekencang apapun badai kehidupan yang menerpamu. You’re alive then save a life.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Olphi Disya
"Upcoming psychologist. Awesome weirdo."
870SHARES