Bikin Melek! Inilah 10 Penyajian Kopi Paling Antimainstream di Berbagai Daerah di Indonesia

15 Mei 2018
|Reza Pratama
285SHARES

Indonesia memang dikenal sebagai salah satu negara dengan penghasil kopi terbesar di dunia. Tak heran jika banyak penikmat kopi di seluruh dunia menjadikan Indonesia sebagai surganya kopi terenak. Selain memiliki banyak jenis kopi, kopi asli Indonesia juga dikenal memiliki kualitas dan citarasa yang berbeda dari kopi-kopi negara lain. Tak hanya jenisnya yang beragam, cara penyajian kopi di berbagai daerah di Indonesia pun terbilang unik. Di bawah ini beberapa kopi asli Indonesia yang disajikan dengan cara nggak cuma diseduh dan diaduk. 

1. Kopi Joss, Yogyakarta

Kopi joss bukanlah kopi dari produk minuman bernergi, tetapi nama 'joss' sendiri diambil dari suara saat arang dicelupkan ke dalam cangkir berisi kopi. Arang yang dicelupkan pun harus dalam keadaan membara agar mencipakan sensasi joss yang lebih terasa. Kopi dengan cara penyajian unik ini berasal dari Kota Yogyakarta. 

2. Kopi Sanger, Aceh

Sebenarnya kopi sanger adalah kopi susu yang memiliki cita rasa yang tak jauh berbeda dari kopi susu pada umumnya. Tetapi ada yang unik dari cara penyajian kopi asal Aceh ini. Bubuk kopi dimasukkan ke dalam sebuah saringan lalu dicampur dengan air panas. Kemudian saringan berisi kopi tersebut akan dituangkan ke dalam gelas berisi susu kental manis dengan cara ditarik beberapa kali dan berulang. Lalu setelah dituangkan ke dalam gelas, kopi akan diaduk sampai mengeluarkan busa. 

3. Kopi Durian, Lampung

Jika pada umumya kopi dicampur dengan susu kental manis, warga Lampung justru memiliki cara tersendiri untuk menikmati kopi, yakni dengan mencelupkan durian ke dalam cangkir berisi kopi. Rasa dan aroma durian yang begitu kuat, mampu menciptakan sensasi sendiri dalam menyeruput kopi. 

4. Kopi Khop, Aceh

Aceh memang dikenal sebagai penghasil jenis kopi terbaik di Indonesia. Tak heran jika banyak warganya adalah penikmat kopi. Ada salah satu cara penyajian kopi khas Aceh yang paling terkenal, yakni kopi khop. Cara penyajiannya sendiri adalah dengan membalikan gelas yang berisi kopi pada sebuah piring kecil. Para warga biasanya menikmatinya dengan menggunakan sedotan. 

5. Kopi Kasar, Gresik

Sesuai dengan namanya, kopi kasar adalah kopi khas Gresik yang cara penyajiannya kopi tidak ditumbuk secara halus, melainkan dibiarkan kasar. Bubuk kopi kasar lalu disimpan di dalam gelas dan dituang air panas hingga bubuk kopi tersebut muncul ke permukaan. Setiap seruputannya akan disertai dengan bubuk kopi kasar yang ikut masuk ke dalam mulut. 

6. Kopi Kawa Daun, Minangkabau

Ada yang unik dengan kopi asal Minagkabau yang satu ini. Kopi kawa daun tidak menggunakan biji kopi, melainkan menggunakan daun kopi yang diseduh layaknya sebuah teh. Cangkirnya pun menggunakan batok kelapa, sehingga aroma kopi tetap terjaga. 

7. Kopi Takar Mandailing, Sumut

Sepintas memang mirip seperti kopi kawa daun, tetapi kopi khas Sumatera Utara ini dibuat dari biji kopi yang dicampur dengan gula aren dan dituang ke dalam sebuah batok kelapa. Dan yang uniknya lagi, kopi takar mandailing ini menggunakan kayu manis sebagai sedotannya. 

8. Kopi Rarobang, Ambon

Satu lagi daerah Indonesia yang memiliki penyajian dengan cara kopi unik adalah Ambon. Kopi rarobang adalah kopi yang diseduh bersamaan dengan cengkeh, kayu manis, jahe, sereh, dan gula pasir. Seteah dituangkan di dalam cangkir, selanjutnya kopi ini akan ditaburi irisan kacang kenari. 

9. Kopi Kothok, Cepu

Kopi yang memiliki cara penyajian unik terakhir berasal dari Cep Blora, Jawa tengah. Kopi kothok sendiri memiliki aroma yang khas dan segar. Hal ini dikarenakan cara pembuatannya yang merebus langsung air, kopi dan gula secara bersamaan. 

Itulah beberapa kopi yang disajikan dengan cara unik dari berbagai daerah di Indonesia. Tak hanya sekadar diseduh lalu diaduk saja, beberapa kopi diatas disajikan dengan cara yang antimainstream, sehingga menciptakan cita rasa yang khas. Di antara beberapa jenis penyajian di atas, kopi mana yang paling kamu suka?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Reza Pratama
"Drangan Trakioiot"
285SHARES