Biasanya Asal Seruput, Wajib Tahu Juga Nih 13 Cara Seduh Teh yang Benar!

06 Maret 2018
|Dwi Ayu Silawati
0SHARES

Kalau ngomongin tentang minuman, salah satu yang jadi favorit kebanyakan penduduk di muka bumi adalah kopi. Tapi, kopi sudah sering banget dibahas. Kenapa nggak sesekali bahas tentang teh dan cara menyeduhnya? Yep, teh celup yang sering kali jadi teman setia saat menikmati senja di sore hari itu!

Jika kamu mengira kalau teh hanya dicelup ataupun disaring, salah besar! Bahkan, tentang cara menyeduhnya, banyak yang masih salah kaprah.

Ternyata ada banyak trik membuat teh yang mungkin selama ini belum kita ketahui atau bahkan kamu salah melakukannya. Untuk kamu yang suka minum teh, cocok banget coba simak tips penyajiannya yang baik dan benar berikut ya!

1. Kenali jenis-jenis teh dulu

Sebenarnya hanya ada enam jenis teh. Adalah teh hijau, teh putih, teh kuning, teh oolong, teh hitam and teh pu-erh (teh fermentasi). Kebanyakan teh sebenarnya berasal dari tanaman yang sama. Teh putih, teh kuning, dan teh hijau pun sebenarnya hanya berbeda di proses pengolahannya. Sementara, teh lain yang memiliki rasa atau aroma merupakan hasil infused.

2. Tidak semua teh diseduh dengan air mendidih

Sebenarnya teh baiknya diseduh dengan air yang bersuhu kurang dari sekitar 65-95 derajat Celcius, kecuali teh yang sudah diberi perasa.

Lebih detailnya teh putih sekitar 65-75 derajat Celcius. Teh hijau dengan suhu air 75-85 derajat Celcius. Lalu teh hitam dalam suhu 85-95 derajat Celcius.

3. Ada trik yang bisa kamu lakukan jika tidak memiliki thermometer

Perhatikan tanda pada ceretmu. Untuk teh putih kamu bisa merebus air hingga ceretmu mulai bergetar, tandanya air sudah mencapai suhu sekitar 65-75 derajat Celcius.

Untuk teh hitam, kamu bisa mengangkat ceretmu ketika air di dalamnya sudah bergetar mulai bergejolak, tetapi belum sampai beruap terlalu banyak dan mengeluarkan bunyi tanda mendidih.

4. Selalu gunakan air baru

Ketika air di ceretmu tersisa dan sudah dingin, lebih baik pindahkan ke gelas dan isi ceretmu dengan air baru ketika akan membuat teh lagi. Sebab, ketika kamu memanaskan airmu lagi, mineral dalam air sudah menguap.

5. Cukup masukan teh sebanyak satu sendok teh untuk satu cangkir

Takaran ideal untuk satu cangkir teh ukuran normal atau 150-200 cc air adalah satu sendok teh saja. Menambahkan teh lagi akan membuat rasanya terlalu kuat.

6. Teko yang berbahan dasar tanah liat atau keramik bisa menurunkan suhu tehmu cukup cepat

Kalau kamu ingin menikmati teh hangat, gunakan teko dari tanah liat atau keramik, tetapi jika ingin lebih panas gunakan teko berbahan kaca atau stainless steel.

7. Seduh tehmu dengan tutup teko terbuka

Dengan membuka tutup teko ketika menyeduh teh, proses akan menjadi lebih cepat dan tehmu akan mengandung lebih banyak oksigen.

8. Tuang susu dulu sebelum teh

Kalau kamu ingin menikmati teh dengan susu, tuang susu dulu dalam gelas baru teh. Jika kamu melakukan dengan cara terbalik, protein dalam susumu akan rusak karena temperatur teh yang panas. Penjelasan lain, jika kamu memasukan teh dulu baru susu yang dingin, minumanmu akan lebih cepat dingin.

9. Berbeda jika kamu menggunakan teh kantong

Jika kamu menggunakan teh kantong, tentunya kamu harus menyeduh tehmu dulu baru bisa menuang susu. Trik agar susumu tidak rusak dan mengendap di permukaan teh adalah menunggu beberapa saat setelah teh selesai diseduh. Sekitar 3 menit setelah teh selesai diseduh dalam cangkir, baru masukan susu perlahan.

Cara ini juga bisa dilakukan kalau kamu akan membuat es teh susu, sehingga tehmu harus dibiarkan dingin terlebih dahulu, bisa dipercepat dengan bantuan es batu.

10. Pindahkan daun teh selesai diseduh

Untuk kamu yang menyeduh teh dalam teko, lebih baik kamu membeli teko yang dilengkapi saringan. Setelah selesai menyeduh teh (kira-kira 3 menit), pindahkan daun teh ke wadah lain. Habiskan teh dalam tekomu. Sisa daun tadi masih bisa kamu seduh untuk kedua kalinya.

11. Jangan memeras kantong tehmu ketika akan mengeluarkannya dari cangkir

Terkadang kita sering memeras kantong teh yang sudah selesai diseduh untuk mengeluarkan sisa airnya. Lebih baik tidak dilakukan, sebab sisa-sisa daun yang terbawa ke dalam air akan membuat tehmu jadi lebih pahit.

12. Teh yang masih kasar lebih nikmat daripada teh kantong

Kalau kamu harus memilih jenis teh yang lebih baik, tentu jawabannya bukan teh kantong melainkan teh yang biasanya masih berbentuk daun. Teh kantong diolah sedemikian rupa hingga daunnya halus dan lebih cepat diseduh. Sementara teh dalam bentuk daun membutuhkan waktu lebih lama untuk diseduh dan keaslian rasanya lebih terasa.

13. Tidak ada teh yang bebas kafein

Semua teh, bahkan teh putih dan teh hijau tetap memiliki kandungan kafein meskipun jauh lebih rendah dari teh hitam dan kopi.

Semoga tips menyeduh dan penyajian esensial di atas ini bisa menjadi pencerahan untuk kamu para penggemar teh di luar sana.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Dwi Ayu Silawati
"You'll move people by being loyal to your own dreams"
0SHARES