Biar Lolos Beasiswa Luar Negeri, 5 Tips Penentu Ini Nggak Boleh Kelupaan

27 September 2017
|Olphi Disya
1.4 KSHARES

Kalau ditanya tentang beasiswa favoritnya orang Indonesia mungkin yang tercetus adalah LPDP dari Kementrian Keuangan RI. Tapi kalau kamu mau coba beasiswa non-LPDP yang lain atau secara mandiri, kamu juga bisa kok! Ada banyak tawaran beasiswa luar negeri untuk Indonesia. Tapi kamu harus siap dan serius agar sholarship tersebut jadi rezekimu. Ikuti lima tips berikut ini biar kamu sukses meraih beasiswa luar negeri!

1. Punya rencana studi dan keyakinan yang kuat

Satu langkah awal yang harus kamu miliki saat akan mengajukan beasiswa luar negeri adalah punya rencana studi yang matang. Kamu harus tahu dulu di masa depan kamu akan berkarir di bidang apa dan berapa lama waktu studi yang akan kamu tempuh. Kuliah di luar negeri nggak bisa hanya berlandaskan ‘ingin keren-kerenan’, kamu harus benar-benar siap karena akan banyak tantangan yang dihadapi. Jadi harus punya keyakinan yang kuat dan serius untuk mendapatkan beasiswa luar negeri secara mandiri.

2. Menentukan jurusan dan universitas yang akan dituju

Penting banget nih untuk menentukan jurusan dan universitas sebagai tempat tujuan pendidikanmu. Kamu bisa mulai cari-cari beasiswa yang sesuai dengan bidang pendidikanmu sebelumnya. Lihat apa aja yang dibutuhkan untuk bisa mengikuti course yang kamu inginkan. Pelajari juga universitasnya, di mana lokasinya, apa bahasa utama yang akan digunakan dalam pengajaran, perkiraan biaya hidup, hingga apa aja yang difasilitasi program beasiswa tersebut. Jadi harus teliti sebelum memilih ya, biar nggak menyesal. 

3. Ajukan beasiswa sesuai dengan ketentuannya

Ada banyak jenis beasiswa yang ditawarkan untukmu sang pemburu beasiswa. Jadi sebelum benar-benar mendaftar, pastikan kamu memilih beasiswa sesuai dengan kapasitas dan kebutuhanmu. Misalnya ada beasiswa khusus warga negara berkembang, beasiswa khusus post-graduate dengan syarat nilai cum laude, beasiswa pendidikan tanpa biaya hidup, beasiswa full, dan sebagainya. Jangan sampai salah, karena kalau kamu mengajukan beasiswa yang nggak sesuai, kamu bisa nggak lolos hingga kena sanksi diskualifikasi.

4. Lengkapi persyaratan dan dokumen wajib

Setiap program beasiswa memiliki persyaratan yang harus dipenuhi setiap calon penerima beasiswa luar negeri. Mulai dari CV, motivation letter, reference letter, LoA (Letter of Acceptance dari universitas yang dituju), sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS, ijazah dan transkrip nilai, dan beberapa dokumen yang biasanya tertera pada laman persyaratan yang ada di situs universitas. Persiapkan dengan baik dan cermat agar nggak ada satu pun yang tercecer. Semua dokumen akan menentukan apakah kamu bisa lolos atau nggak.

5. Ikuti prosedur dan tes beasiswa dengan serius

Setelah lolos tahap administrasi, biasanya kamu akan diminta untuk mengikuti tes resmi dari universitas atau agen pendidikan perwakilan yang ada di Indonesia. Kamu harus menjalani dengan persiapan mental yang baik dan serius. Kalau kamu lolos tahap tes tertulis, biasanya akan ada seleksi dengan wawancara. Kamu juga harus bersiap untuk menampilkan yang terbaik karena biasanya bobot penilaian saat wawancara sangat menentukan. Mulai sekarang kamu latihan untuk memperlancar bahasa Inggris dan percaya diri.

Mendapatkan beasiswa luar negeri memang nggak mudah dan harus siap mental kalau usaha pertamamu gagal. Jangan menyerah dan terus belajar agar kamu bisa mendapatkan beasiswa pada waktu yang tepat. Ingat, usaha yang maksimal akan mendapatkan hasil yang maksimal juga!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Olphi Disya
"Upcoming psychologist. Awesome weirdo."
1.4 KSHARES