Astaga, Kenapa Sih Bersuara di Indonesia Selalu Ujungnya Ribut? Cek 5 Hal Ini Supaya Hidupmu Damai!

kuow.org

Indonesia adalah negara demokrasi yang dihuni orang-orang dengan berbagai latar belakang – agama, suku, ras, hingga kelas sosial misalnya. Meskipun kebebasan berbicara dan mengutarakan pendapat dijamin oleh Undang-Undang, sayangnya keinginan bersuara dari masing-masing kita ini seringkali menimbulkan masalah. 

Selain perbedaan pendapat dan pemikiran, tentu saja perbedaan latar belakang itu pula yang faktanya memperkeruh keadaan. Padahal, bukankah kita memang tinggal di negara yang beragam? Bukankah perbedaan itu seharusnya yang menguatkan dan bukannya membuat kita terpecah belah?

Mungkin, sebelumnya kita harus tahu dulu, sebenarnya bagaimana sih cara berpendapat yang baik?

1. Berbeda pendapat biasa terjadi, tapi jangan karena perbedaan lainnya kamu langsung sedikit-sedikit sensi.

www.thenation.com

Dalam menyikapi suatu topik permasalahan, tiap orang pasti memiliki sudut pandang sendiri-sendiri. Bukan hanya yang beda latar belakang, yang seagama atau sesuku saja sangat mungkin beda pendapat. Jadi, sepertinya sudah sangat lazim jika kita mempertahankan pendapat diri sendiri dan mempertanyakan kebenaran pendapat orang lain. 

Namun, di situasi seperti ini hendaknya kamu janganlah jadi orang yang sedikit-sedikit sensitif. Bukan mendiskusikan perbedaan argumen tapi malah over sensitif dengan latar belakang orang yang beda pendapat denganmu, sehingga apapun yang disampaikan oleh orang tersebut bisa membuatmu marah.

Coba deh kamu renungkan lagi, Allah SWT menciptakan umatNya dalam wujud serta latar belakang yang berbeda. Lantas kenapa kamu harus kesal saat ada seseorang yang punya pendapat berbeda denganmu? 

2. Pilihlah bertutur kata dengan bahasa halus yang nggak menyakiti perasaan.

www.sfchronicle.com

Ajaran Islam salah satunya tertuang dalam surat Ali Imron ayat 159, jelas disebutkan bahwa kita haruslah berlaku lemah lembut dalam sikap dan tutur kata. Nabi Muhammad pun mencontohkan bahwa bersikap lemah lembut adalah hal yang mulia. Maka, hal ini pula yang harus kita jadikan teladan. 

Berpendapatlah menggunakan tutur kata dan bahasa halus yang nggak menyakiti perasaan orang lain. Mempertanyakan kebenaran pendapatnya boleh saja, akan tetapi kamu juga harus ingat bahwa kata-kata kasar serta caci maki yang terselip dalam tutur katamu bukannya  membawa titik terang dalam solusi permasalahan, tapi justru akan menimbulkan masalah baru. Mari menuju pribadi yang lebih baik dengan mengamalkan nilai-nilai Islam yang membawa kesejukan. Mari mengamalkan ajaran Habluminallah atau menjaga hubungan baik dengan Tuhan, dan juga Habluminannas yakni menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.

3. Biasakan mendengarkan pendapat orang lain hingga selesai terlebih dulu sebelum menambahi atau mengoreksinya.

news.vcu.edu

Terlalu bersemangat dalam berpendapat sehingga mengindahkan keterlibatan orang lain nggak sepatutnya kamu lakukan. Saat orang lain berbicara menyampaikan pendapat, biasakan untuk selalu mendengarkannya sampai selesai terlebih dahulu. Jangan semena-mena menginterupsi karena kamu keburu nggak setuju dengan apa yang disampaikannya. Padahal bisa jadi di bagian kalimat yang belum sempat diselesaikannya ada makna lain yang nggak seperti perkiraanmu. 

Nggak mau ‘kan sudah pede banget mengkritik, eh ternyata justru kamu yang salah sasaran karena nggak benar-benar memahami konteksnya? Kalau sudah begini diskusi apapun akan sulit terrealisasikan. Padahal dalam Hadits, Nabi Muhammad SAW sebagai seorang pemimpin telah mencontohkan musyawarah yang mufakat. Beliau sering berdiskusi dengan para sahabat untuk mendapatkan mufakat yang selanjutnya jadi kebijakan dalam membahas berbagai perkara.

4. Lakukan riset sederhana lebih dulu sebelum menyampaikan pendapat. Opinimu harus berdasar fakta yang bisa dipertanggungjawabkan.

campusministry.georgetown.edu

Biasanya, saat kamu over sensitif dan gampang tersulut emosi, perkataan yang kamu sampaikan pun nggak bisa terkontrol arahnya. Alhasil, pendapat yang jauh dari fakta dan logikapun bisa kamu utarakan. Untuk itu, baiknya sebelum menyampaikan dan mempertahankan pendapatmu, lakukanlah riset sederhana lebih dulu karena opinimu dalam mempengaruhi pandangan orang lain harus bisa dipertanggungjawabkan.

5. Berpendapatlah dengan sehat, yakni membahas topik dari sudut pandang yang berbeda. Bukan malah menyerang latar belakang atau sifat personal.

www.straitstimes.com

Diskusikan segala permasalahan dengan melibatkan seluruh pihak dengan setara. Berpendapatlah dengan sehat, dengan fokus membahas topik. Bukannya malah menyinggung latar belakang atau sifat personal orang tertentu, misalnya saja menyerang seseorang yang berbeda agama atau ras denganmu. Ketidakadilan ini nih yang nantinya akan bisa memecah belah dan membuat damainya Indonesia jadi semakin sulit didapat. 

Padahal sejatinya Islam merupakan agama yang mengajarkan keadilan. Keadilan disebut dengan sejumlah istilah dalam Al-Qur'an, yakni al-mizan, al-‘adl, dan al-qist. Dalam Al-Qur'an digambarkan hubungan antar manusia yang berlandaskan pada keadilan, kebaikan dan menjauh dari segala kezaliman serta arogansi. Hal ini membuktikan bahwa keadilan mendapat perhatian penting dalam agama Islam. 

Saat berpendapat, tentu kita ingin pendapat yang diutarakan itu didengar oleh orang lain atau khalayak umum. Karena itu, tentunya kita harus menyampaikannya cara-cara yang benar juga dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Nah, untuk lebih jelas lagi bagaimana menjadi generasi milenial Islam yang toleran dan cinta perdamaian, coba deh kamu cek Instagram @milenialislami, fan page Milenial Islami atau baca artikel di website milenialislami.id

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
5 Fakta Unik tentang Hari Rabu, Hari Terbahagia dalam Seminggu - Keepodotme

5 Fakta Unik tentang Hari Rabu, Hari Terbahagia dalam Seminggu - Keepodotme

10 Inspirasi Dekorasi Rumah Ala Kafe yang Hemat Ruang. Kecil Tapi Tetap Lucu!

10 Inspirasi Dekorasi Rumah Ala Kafe yang Hemat Ruang. Kecil Tapi Tetap Lucu!

Demi Memenuhi Obsesinya Menjadi Boneka Seks Hidup, Orang ini Rela Jalani 20 Operasi dengan Biaya Milyaran - Keepodotme

Demi Memenuhi Obsesinya Menjadi Boneka Seks Hidup, Orang ini Rela Jalani 20 Operasi dengan Biaya Milyaran - Keepodotme

10 Kunci Bikin Pesta Sendiri yang Hemat dan Berkesan. Bisa Hemat sampai Jutaan!

10 Kunci Bikin Pesta Sendiri yang Hemat dan Berkesan. Bisa Hemat sampai Jutaan!

Teguh Slamet Rahardjo, Pendiri Salah Satu Grup Lawak Tersukses di Indonesia - Keepodotme

Teguh Slamet Rahardjo, Pendiri Salah Satu Grup Lawak Tersukses di Indonesia - Keepodotme

7 Makanan Untuk Diet yang Enak Banget, Nggak Berasa Dietnya!

7 Makanan Untuk Diet yang Enak Banget, Nggak Berasa Dietnya!

loading