9 Mantra Ini Buatmu Jadi Penulis Terkenal. Bocoran dari Pemenang Brooker Prize Lho!

04 Januari 2018
|Dwi Ayu Silawati
0SHARES

Menjadi penulis memang menjadi cita-cita banyak orang. Membayangkan orang-orang terinspirasi lewat karya kita hingga rela mengantri demi membeli buku yang kita tulis dengan susah payah, rasanya memang menyenangkan. Namun, menulis bukan pekerjaan yang mudah. Menulis esai sepanjang 1000 kata saja kita butuh waktu seminggu, apalagi menulis buku yang berjumlah ratusan halaman.

Tenang, dilansir dari laman portal berita VICE, DBC Pierre, seorang penulis asal Australia yang berhasil memenangi penghargaan Booker Prize 2003 lewat bukunya “Vernon God Little” punya beberapa tips jitu untuk kamu yang ingin mulai menulis buku. 

1. Cuek aja

Menurut Pierre, ketika kamu mulai menulis cobalah melupakan struktur atau urutan cerita pada umumnya yang diawali dengan pengenalan tokoh, konflik, klimaks, dan resolusi. Tuliskan dulu apa yang ada di kepalamu. 

2. Menulis adalah proses menghubungkan jarak yang terbentang antara kenyataan dan ekspektasi

Pierre menambahkan kalua sebenarnya menulis itu adalah proses di mana kamu menjembatani apa yang seharusnya bisa terjadi dengan apa yang ternyata terjadi, jembatan antara apa yang orang lain yakini akan terjadi dengan apa yang ternyata terjadi. Intinya, menulis adalah proses di mana kamu menghubungkan kenyataan dan ekspektasi. Duh, dalam banget nih. 

3. Memulai segera!

Ya, tanpa niatan untuk memulai, buku kamu ga akan selesai juga. Mulai dan lakukan saja. Kalau kata iklan-iklan, just do it ! 

4. Ada unsur pengalaman pribadi

Kata Pierre, kita cenderung lebih mudah menceritakan pengalaman pribadi kita dengan menulis. Bener nggak nih? Jadi, nggak ada salahnya kamu memulai ceritamu dengan mengambil sekelumit pengalaman pribadimu, dijamin idemu akan mengalir dengan lancar.

5. Plot cerita bisa kamu dapatkan ketika kamu menikmati prosesnya

Berdasarkan pengalamannya, Pierre bisa menemukan banyak plot-plot tak terduga di tengah proses penulisan yang ternyata bikin ceritanya makin menarik. Nggak salah kalau kamu sudah bikin plot dari awal, tetapi kebanyakan plot yang akan kamu pilih nanti merupakan hasil dari improvisasi selama proses penulisan. 

6. Kalau mentok nggak punya ide, mulai menulis kerangka dengan bantuan struktur

Struktur dalam cerita yang biasa kita kenal dimulai dengan pengenalan masalah, konflik, klimaks, dan resolusi. Di awal tips kamu bisa melupakannya sejenak, tetapi kalau kamu sudah mentok nggak punya ide, kamu bisa mulai ceritamu dari kerangka tradisional ini.

7. Istirahat dulu

Kalau mulai lelah dan jenuh kamu bisa istirahat sejenak dari proses penulisan ini. Istirahatlah sampai kamu menemukan motivasi. Istirahatlah sampai kamu mulai khawatir dan takut tidak melakukan progress sama sekali esok hari, niscaya kamu akan mulai membuka file tulisanmu lagi. 

8. Lakukan riset untuk ceritamu

Lakukan riset, wawancara, atau pergi ke suatu tempat baru untuk menemukan wawasan dan inspirasi baru. Kalau kata Pierre nih, “Jangan nulis tentang Tiongkok kalau kamu aja belum pernah ke sana. Kamu nggak akan menemukan rasa yang tepat buat ceritamu.” 

9. Pasang deadline

Pierre punya cara jitu supaya dirinya sendiri bisa patuh pada deadline, yaitu katakan ke banyak orang tentang targetmu untuk menulis buku. Katakan juga kapan kamu akan menyelesaikannya. Nanti ketika orang mulai bertanya sampai di mana progres ceritamu, kamu akan mulai kelabakan berusaha menyelesaikannya sesuai deadline yang sudah kamu tentukan sendiri. 

Resep dan tips langsung dari praktisi emang beda banget ya. Dalam dan mengena. Berdasarkan pengalaman pribadi pula. Kelihatannya emang gampang-gampang susah ya sobat Yukepo, tetapi patut dicoba nih. Demi jadi penulis yang sukses!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Dwi Ayu Silawati
"You'll move people by being loyal to your own dreams"
0SHARES