7 Tips Awal Memulai Bisnis Kuliner untuk Pemula. Biar Laris Manis Tanjung Kimpul!

21 November 2017
|Olphi Disya
0SHARES

Bagi kamu yang akan memulai bisnis kuliner, memang ada baiknya melakukan perencanaan sematang mungkin hingga benar-benar yakin. Pasalnya, bisnis kuliner masih menjadi bidang bisnis yang amat digemari. Keuntungannya wow banget, tapi di sisi lain pesaingnya pun nggak kalah banyak. Kalau salah langkah, bisa-bisa bisnismu mudah loyo dan nggak berkembang.

Nah, untuk menguatkan niatmu berbisnis kuliner, sebaiknya kamu ikuti dulu nih tips berikut ini!

1. Siapa target pasar bisnis kulinermu?

Kira-kira siapa ya yang akan membeli produk kulinermu? Anak muda? Kelompok menengah ke atas? Ibu rumah tangga? Atau siapa? Kamu harus tahu dulu siapa yang akan kamu bidik sebagai konsumen. Namanya juga bisnis, kamu harus mulai dari perencanaan. Kalau udah tahu siapa targetnya, kamu bisa cari tahu lebih lanjut apa sih yang lagi dibutuhkan targetmu tersebut? Bisa juga melihat minat mereka kayak gimana. Biar nggak salah langkah, guys!

2. Tentukan jenis kuliner apa yang akan kamu bisnisin

Bisa dibilang, bisnis kuliner merupakan salah satu bidang bisnis yang luas. Dari makanan hingga minuman. Dari makanan berat hingga makanan ringan, dari citarasa lokal hingga internasional, kamu harus tentukan. Nggak ada salahnya untuk bikin survey kecil-kecilan untuk pemula. Kira-kira apa sih yang lagi digemari orang saat ini? Atau ada nggak sih bisnis kuliner yang belum ada di daerahmu? Cari peluangnya, temukan sisi uniknya, dan tentukan apa bisnismu. Oke?

3. Pilih supplier yang terpercaya dan sesuai budget

Namanya juga bisnis kuliner, bahan-bahan produkmu kemungkinan besar harus kamu beli di supplier. Entah itu belanja di pasar, warung, supermarket, atau memang ada agen supplier khusus. Jangan langsung tergiur penawaran di satu supplier, cari terus sampai kamu menemukan yang benar-benar pas selera dan budget-mu. Kalau nanti usahamu berkembang, kamu udah punya supplier langganan dan bisa dapatkan harga lebih murah, 'kan?

4. Mau jualan di mana? Lokasinya strategis nggak?

Ini pertanyaan yang paling menentukan. Gimana ya jualannya? Apakah sistem offline alias di suatu tempat atau sistem online dengan pre-order? Tergantung sih dengan produk yang kamu jual. Kalau makanan yang nggak cepat basi, kamu bisa jualan di media sosial. Tapi kalau produkmu ada jangka waktu tertentu dan harus cepat dikonsumsi, ada baiknya jual secara offline atau online dengan sistem pro-order. Kalau jualan offline, pastikan lokasinya strategis, ya!

5. Kalau nggak ada sumber daya manusia yang punya skill, sama aja bohong

Kalau kamu masih ingin berbisnis sendiri, ya silakan aja asalkan kamu sanggup handle semuanya. Tapi kalau bisnismu makin besar, tentu kamu butuh sumber daya manusia yang lain. Pastikan rekan bisnis atau pekerja yang kamu pilih itu memang memiliki skill yang pas dengan bisnis yang kamu jalani. Misalnya punya keahlian coffee brewing atau jago bikin brownies. Biar bisnismu kedepannya bisa terus berinovasi!

6. Harus siap-siap trial and error

Bukan bisnis kuliner namanya kalau nggak ada trial and error. Untuk menemukan cita rasa yang pas dan porsi yang sesuai, kamu harus rajin-rajin uji coba. Nggak apa-apa gagal di percobaan pertama, belajar dan coba lagi berikutnya. Pelajari apa yang bikin produkmu gagal atau bisa tanya ke teman-teman terdekatmu mengenai rasa dan kualitasnya. Jangan sakit hati dan menyerah. Bisnis kuliner itu memang rada kejam tapi untungnya menggiurkan!

7. Sistem promosi dan reputasi harus dijaga

Orang nggak akan tahu tentang produkmu kalau kamu nggak mempromosikannya. Bisa dengan product tester, promosi di media sosial, endorse publik figur, atau ikutan buka booth di acara-acara. Kalau brand kamu udah cukup terdengar, kamu harus menjaga reputasi. Selalu layani pembeli dengan ramah dan hadirkan keuntungan untuk pelanggan setia. Dengan begini, bisnismu jadi lebih beken karena the power of word of mouth-nya kena banget!

Gimana? Udah siap untuk memulai bisnis kuliner? Yang penting banyak-banyak sabar, berdoa, dan jangan mudah menyerah. Good luck ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Olphi Disya
"Upcoming psychologist. Awesome weirdo."
0SHARES