7 Kalimat yang Haram Diucapkan Saat Interview Kerja. Bikin Pewawancara Ilfeel!

03 November 2017
|Olphi Disya
0SHARES

Momen melamar kerja memang selalu sukses bikin deg-degan. Kamu udah siap lahir batin, penampilan udah oke banget, dan napas terasa segar. Tapi ternyata itu nggak mampu membuatmu lolos tahap wawancara. Sedih banget!

Bisa jadi karena apa yang kamu katakan bikin pewawancara ilfeel dan mengurungkan niat meloloskanmu menjadi pekerjanya. Duh, nggak mau, 'kan? Makanya, hati-hati dalam berkata saat interview terutama hindari banget kalimat haram berikut ini.

1. “Bos saya yang dulu itu…”

Jangan pernah sekalipun mengungkit kisah pilu di tempat kerjamu yang lama. Meskipun kayaknya kamu kesal banget dan susah move on, nggak perlu lah menceritakan tentang bos mu terdahulu. Hal ini justru akan bikin pewawancara merasa khawatir bahwa kamu akan melakukan hal yang sama terhadap mereka suatu saat kamu resign dari kantornya tersebut. Tahan aja dan berikan alasan yang berisikan antara kamu dan pekerjaan yang kamu incar. Bukan tentang masa lalu. Oke?

2. “Saya sih mau coba aja dulu…”

Duh, hindari deh kata-kata kayak gini. Bukannya apa-apa, kamu akan terlihat nggak serius dalam melamar pekerjaan tersebut. Kalau ditanya tentang apa alasanmu melamar di tempat tersebut, kamu bisa ungkap hal-hal positif yang udah terlebih dulu kamu googling sebelum wawancara. Meskipun sebenarnya kamu emang iseng nyoba-nyoba ngirim CV dan nggak nyangka bakalan dipanggil wawancara, tapi kalimat kayak gini bakalan bikin ilfeel pihak perusahaan. It’s a big NO NO, ya bro!

3. “Saya nggak tahu…”

Meskipun nggak semua hal kamu tahu, tapi mengucapkan kalimat berbahaya seperti itu akan bikin kamu terlihat malas dalam mencari tahu. Kalau kamu benar-benar nggak tahu, akan lebih baik kalau kamu mengatakan, “Saya belum tahu dan saya tertarik untuk mengetahuinya lebih lanjut”. Kalimat tersebut lebih terdengar sopan dan nggak bikin kamu terlihat cuek. Nah, untuk menghindari jawaban kayak gitu, mendingan kamu pelajari dulu deh perusahaannya biar kelihatan meyakinkan.

4. “Saya nggak bisa…”

Beberapa perusahaan memang suka memberikan kejutan saat interview. Misalnya kamu baru tahu bahwa kalau nantinya ada job description yang belum kamu kuasai. Jangan langsung bilang, "Saya nggak bisa,” seolah nggak ada kompromi. Alangkah lebih manis kalau kamu mengatakan, “Sebenarnya saya belum memiliki keahlian tersebut, tapi saya bersedia untuk belajar dan menerima tantangan baru”. Nah kalau kayak gini kan lebih adem di telinga pewawancara. Jujur boleh, tapi dipoles dikit bahasanya.

5. “Saya pasti cocok di pekerjaan ini…”

Ngerasa pede banget sih boleh, tapi ya harus tahu diri juga. Jangan sampai kamu terlalu berlebihan dalam menilai diri sehingga kelihatan nggak objektif. Lagipula, yang lebih pantas menilai kamu cocok atau nggak ya pihak perusahaan. Kalau kamu merasa pekerjaan tersebut "gue banget", kamu harus tunjukkan dari pengalaman dan prestasi apa yang udah kamu lakukan. Ibaratnya, kamu belum juga pedekate, tapi udah yakin banget kalau jodoh. Percaya diri itu harus tapi nggak lebay juga, sih.

6. “Kayaknya pekerjaan ini bagus untuk batu loncatan…”

Kalimat kayak gini bakal bikin kamu harus menerima kenyataan pahit: dicoret dari daftar kandidat! Mengatakan hal kayak gini menggambarkan bahwa kamu menganggap remeh pekerjaan yang kamu lamar beserta perusahaannya. Mana ada sih orang yang mau menerima calon pekerja yang belum apa-apa udah pengen loncat ke sana kemari? Meskipun niat kamu nantinya demikian, cobalah untuk mengatakan secara diplomatis seperti, “Saya yakin dengan bekerja di sini, karier saya akan berkembang dengan baik”. Gitu.

7. “Saya nggak ada pertanyaan…”

Biasanya di akhir interview pewawancara akan bertanya apakah ada pertanyaan yang ingin kamu ajukan? Manfaatkan kesempatan emas ini untuk bertanya, jangan bengong doang atau mengatakan kalimat jebakan, “Saya nggak ada pertanyaan”. Lebih parah lagi kalau kamu menjawabnya hanya dengan menggelengkan kepala. Kamu bisa bertanya gimana proses setelah wawancara, jenjang karier selama bekerja di sana, hingga ada pendidikan dulu atau gimana. Kalau nggak nanya? Checkmate, dude!

Diingat baik-baik ya, my friends. Jangan sampai lidahmu khilaf mengatakan ketujuh kalimat di atas. Berdoa dulu sebelum interview kerja, biar lancar. Good luck!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Olphi Disya
"Upcoming psychologist. Awesome weirdo."
0SHARES