7 Ide Penghasilan Tambahan untuk Mahasiswa. Untungnya Gede, Nggak Perlu Minta Orangtua Lagi!

14 Oktober 2017
|Olphi Disya
535SHARES

Ketika menjadi mahasiswa, kita nggak hanya dituntut untuk bisa hidup mandiri tapi juga mulai belajar untuk mandiri secara finansial. Meskipun bukanlah hal yang wajib, tapi cari penghasilan tambahan selain dari orangtua tentu akan membuat kepuasan tersendiri ketika mendapatkannya.

Selain dapat uang saku, kamu juga bisa mengasah kemampuan berbisnis hingga punya pengalaman bekerja yang bagus ketika udah lulus nanti. Ini dia tujuh ide untuk mendapatkan penghasilan tambahan sebagai mahasiswa!

1. Jualan online

Salah satu sumber penghasilan yang cukup menjanjikan bagi kalangan mahasiswa adalah dengan berjualan secara online. Banyak hal yang bisa kamu jual melalui media sosial atau situs jualan online, seperti produk fashion, alat-alat penunjang hobi, bahkan barang-barang virtual seperti kuota atau voucher game. Kalau kamu nggak punya modal besar untuk jualan, kamu bisa menjadi reseller atau dropshipper yang lebih mudah.

2. Kerja freelance

Sekarang bekerja dari kamar kosan pun bisa menghasilkan uang, lho. Kalau kamu punya ketertarikan dan kemampuan dalam menulis, fotografi, desain grafis, atau sosial media, kamu bisa melamar kerja menjadi freelance yang waktu kerjanya lebih fleksibel. Asah terus bakatmu agar nantinya kamu punya portofolio yang berkualitas. Dengan bekerja freelance, kamu juga akan menambah pengalaman dan lebih mudah dapat kerja setelah lulus nanti!

3. Jadi guru les

Bagi kamu yang punya hobi untuk mengajar dan kebetulan kamu punya ilmunya, manfaatkan peluang jadi guru les. Kamu bisa jadi guru les sesuai dengan jurusan kuliahmu, atau kalau kamu ada kemampuan lain misalnya bahasa asing atau musik juga boleh kamu tekuni. Selain itu, jadi pelatih futsal anak-anak atau pengajar online pun sekarang banyak dibutuhkan. Tinggal kamu pintar-pintar bagi waktu aja biar kuliahmu tetap lancar.

4. Kerja part-time

Kalau kamu punya waktu yang cukup fleksibel, terutama mahasiswa tingkat akhir, kamu bisa kerja sambilan sebagai part-timer. Kerja paruh waktu bentuknya bisa apa aja, bisa jadi admin data entry, kasir, waitress, barista, penulis, dan sebagainya. Bedanya dengan freelance, biasanya kerja part-time mengharuskan kamu datang dengan porsi waktu tertentu. Pas nih buat yang udah nggak banyak masuk kelas lagi atau tinggal skripsian aja.

5. Jadi asisten dosen

Jika prestasimu saat semester awal hingga menjelang akhir hasil akhirnya cukup memuaskan, nggak ada salahnya kamu mencoba untuk menjadi asisten dosen. Kamu bisa jadi punya pengalaman untuk mengajar mahasiswa, dan hal ini bisa jadi nilai plus jika kamu ada keinginan untuk menyeriusi karier sebagai pengajar.

6. Driver ojek online

Saat ini kayaknya hampir sebagian orang menggunakan transportasi online untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Maka dari itu, cari penghasilan tambahan sebagai driver ojek online kayaknya lumayan banget nih. Kamu bisa bekerja di sela-sela waktu luang, asalkan nggak ganggu jadwalmu belajar. Atau kamu yang punya kendaraan bisa menawarkan jasa yang dikenakan tarif nebeng bagi teman-temanmu yang pulang searah. Boleh juga, nih!

7. Buka jasa kecil-kecilan

Tinggal di kawasan yang banyak mahasiswa sebenarnya sangat membuka peluang untuk dapat penghasilan tambahan. Misalnya kamu membuka jasa cuci sepatu atau cuci helm. Bisa juga buka jasa delivery makanan atau antar jemput. Bahkan sekadar jasa untuk fotokopi bahan kuliah untuk sekelas bisa kamu jadikan lahan bisnis juga, lho. Yang penting harganya masih terjangkau bagi mahasiswa. Sikat dah!

Semua dari hal di atas sangat bisa kamu lakukan asal kamu punya niat dan disiplin serta nggak menggangu waktu kuliahmu. Jangan hanya mikirin berapa penghasilannya, tapi lihat sisi positif dari cari penghasilan tambahan agar kita bisa menghargai jerih payah orang tua. Bahwa ternyata nyari uang itu susah ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Olphi Disya
"Upcoming psychologist. Awesome weirdo."
535SHARES