5 Cara Elegan Saat Ngebatalin Janji, Tanpa Menyisakan Perasaan “Nggak Enakan” dan Dicap PHP

07 September 2017
|Olphi Disya

Namanya juga janji, tentu harus ditepati. Seperti kata pepatah, janji adalah utang. Yang namanya utang tentu harus dibayar, dilunasi, dan dipenuhi. Tapi, gimana kalau kamu memang nggak bisa menepatinya karena ada alasan tertentu yang kamu sendiri nggak bisa memperkirakannya?

Memang pasti kamu merasa “nggak enakan” saat membatalkan rencana tersebut. Padahal kamu juga nggak mau orang lain jadi kesal karena kamu memberi harapan palsu. Nah, berikut ini Yukepo mau ngasih lima cara yang baik untuk ngebatalin janji tanpa menyisakan perasaan “nggak enakan”. Boleh dicoba, nih! Biar kamu nggak dipanggil sang PHP.

1. Reschedule atau ubah jadwal ke lain waktu

Kalau memang terpaksa batal datang karena ada hal yang tiba-tiba harus kamu lakukan di waktu yang sudah disepakati, kamu bisa menanyakan kepada temanmu untuk menjadwalkan ulang di lain kesempatan.

Misalnya kamu sudah deal dan bilang bisa untuk nongkrong bareng, tapi tiba-tiba ada dosen pembimbing kamu minta ketemuan di saat yang bersamaan. Mendingan, kamu reschedule di lain waktu. Biasanya cara ini akan meminimalisir percekcokan di antara kamu dan orang yang akan kamu temui tersebut.

2. Konfirmasi lewat telepon, bukan hanya lewat chat

Di zaman apa-apa serba chat ini, rasanya kurang enak kalau membatalkan janji juga via chat. Kesannya seperti nggak menghargai orang yang udah kita ajak. Maka dari itu, kamu bisa coba membatalkan janji melalui telepon untuk menjelaskan alasan ketidakhadiranmu.

Akan lebih santai menjelaskan alasanmu dan mereka pun lebih mengerti dibandingkan jika dibatalkan melalui chat. Cara ini bisa juga untuk menghindari miscommunication di antara kalian.

3. Ganti dengan acara lain yang disepakati bersama

Terkadang kamu ingin malas datang bukan karena waktunya, tapi karena agenda atau aktivitasnya yang bikin kamu jadi males dan jadi nggak ingin datang. Daripada bikin sakit hati orang lain, lebih baik kamu coba untuk menggantinya dengan acara lain. Misalnya kamu janjian untuk nonton bareng di weekend ini, tapi sebenarnya kamu lebih ingin makan dan ngobrol bareng temen-temen kamu. Coba ajak mereka untuk mengubah agenda kalian, siapa tahu sebenarnya temen-temen kamu nggak masalah dengan idemu, 'kan?

4. Jujur mengatakan yang sebenarnya

Ada kalanya kamu memang malas saja sih untuk pergi di hari H, padahal sebelumnya kamu semangat banget. Atau mungkin ada alasan lain yang memang bikin kamu jadi nggak bisa menepati janji tersebut. Kalau begitu, kamu harus mengatakannya secara jujur.

Sepahit apapun keputusanmu dalam membatalkan janji, mereka perlu tahu alasanmu dan kepastianmu akan janji tersebut. jangan membuat orang lain menunggu yang nggak pasti, sementara kamu juga nggak bisa menepati janjinya. Obrolin dulu aja!

5. Pilih dengan hati-hati janji yang ingin kamu batalkan

Orang yang sering membatalkan janji, lama-kelamaan akan sulit dipercaya. Untuk itu, kamu perlu hati-hati dan harus memilih mana janji yang bisa kamu batalkan dan mana janji yang wajib kamu tepati. Jangan semua janji kamu anggap bisa dibatalkan dengan cara-cara di atas. Maka dari itu, biar terhindar dari rasa “nggak enakan” kamu perlu mempertimbangkan secara matang ketika ingin membatalkan janji. Jangan sampai temen-temenmu jadi males ngajakin kamu nongkrong hanya karena takut diberi harapan palsu sama kamu!

Apapun caranya, yang penting kamu nggak menganggap remeh janji yang telah kamu buat. Usahakan untuk selalu menepatinya. Jangan jadi orang yang sering ingkar dan suka dusta, ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Olphi Disya
"Upcoming psychologist. Awesome weirdo."
SHARES