Belum Digunakan, Inilah 3 Kontestan Indonesian Idol yang Pernah Mendapat Hak Veto Juri

28 Maret 2018
|Faizah Pratama
0SHARES

Satu persatu kontestan Indonesian Idol meninggalkan panggung spektakuler karena mendapat voting terendah. Setelah Ghea Indrawari, giliran Ayu Putrisundari yang harus tersingkir dari Indonesian Idol pada Senin (27/3) kemarin. Malam itu, Ayu berduet bersama Ari Lasso membawakan lagu “Aku dan Dirimu” dan mendapatkan standing ovation dari semua juri.

Sayangnya, penampilan istimewa itu tidak mampu meloloskannya ke babak Top 3. Tersisa tiga kontestan Indonesian Idol yang akan berlaga pekan depan, yakni Maria, Joan, dan Abdul.

Sebenarnya, juri masih memiliki hak veto untuk menyelamatkan seorang peserta. Hak veto merupakan hak juri untuk menyelamatkan peserta yang tereliminasi pada babak result show. Hak tersebut hanya bisa digunakan satu kali dalam satu musim. Namun, sampai saat ini hak tersebut belum digunakan oleh para juri padahal sudah banyak kontestan favorit yang harus tereliminasi.

Sistem hak veto mulai diperkenalkan pada musim keenam hingga kembali digunakan pada musim kesembilan. Sepanjang perjalanan Indonesian Idol, banyak kontestan yang urung tersingkir berkat hak veto. Setidaknya ada tiga orang yang pernah medapatkan kesempatan istimewa ini.

Indonesian Idol Season 6 yang diselenggarakan pada tahun 2010. Pada season ini juri pernah memberikan kepada Ray Generies seorang kontestan asal Medan yang mendapat vote terendah pada babak Spekta 9. Ray dipandang memiliki kemampuan bernyanyi yang mumpuni tetapi sayangnya Ray harus tersisih pada babak 4 besar. Season ini pun dimenangkan oleh Igo Pentury dan Citra Skolastika sebagai runner up-nya.

Selanjutnya, Indonesian Idol musim ketujuh diselenggarakan pada tahun 2012. Kontestan yang mendapatkan kesempatan langka itu adalah Kamasean Matthews yang berhasil selamat pada babak Spekta 9. Hingga akhirnya Sean berhasil menduduki posisi kedua dengan Regina sebagai juara pertamanya.

Menyusul musim kedelapan, hak veto juri pun pernah diserahkan kepada Muhammad Yusuf Ubay. Ubay mendapat voting terendah dalam penampilan babak Spektakuler 8 pada 11 April 2014 silam. Sayangnya, Ubay kembali mendapat voting rendah dan harus tersingkir pada babak 5 besar. Indonesian Idol season 8 pun dijawarai oleh Nowela.

Ada banyak istilah yang digunakan juri untuk menyelamatkan kontestan yang berbeda setiap season-nya, yakni wild card, hak veto, dan amnesti. Pada season kesembilan ini, juri mendapatkan hak veto untuk menyelamatkan kontestan pilihan mereka. Namun, sampai babak empat besar kesempatan itu belum mereka gunakan. Dengan demikian, hak veto tidak dapat digunakan kembali alias hangus. Sungguh disayangkan tetapi juri pasti punya alasan yang terbaik.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Faizah Pratama
"Di mana-mana hatiku senang!"
0SHARES