7 Fakta Drama Korea “Man Who Dies To Live” yang Katanya Menghina Islam

26 Juli 2017
|Venanda

Demam drama Korea sepertinya sudah menjalar ke berbagai negara di dunia. Banyak orang yang tertarik untuk mengikuti setiap drama yang di produksi oleh negara Korea Selatan ini. Selain ceritanya yang menarik, wajah ganteng dan cantik para pemainnya pun menjadi salah satu alasan penonton selalu menunggu-nunggu setiap episodenya. Namun sepertinya pamor drama yang satu ini sedikit berbeda. Jika biasanya masyarakat Indonesia dan dunia antusias dengan drama Korea terbaru, kali ini mereka justru mengecam drama ini. Lho, kenapa?

Drama Korea terbaru yang berjudul "Man Who Dies to Live" ini dianggap menghina Islam. Dalam drama yang tayang setiap hari Rabu dan Kamis di stasiun TV MBC ini mengandung banyak unsur yang terlihat melecehkan Islam. Bahkan drama Korea ini sampai diboikot oleh banyak pihak. 

Drama yang mengambil latar belakang negara Arab ini dinilai banyak menampilkan adegan yang kontroversial dan terlihat tidak sesuai dengan kultur budaya Arab. Nah, kami sudah menghimpun berbagai fakta dalam drama yang dibintangi oleh Choi Min Soo, Kang Ye Won, dan Shin Sung Rok yang kontroversial dan terlihat menghina Islam. Inilah fakta-faktanya.

1. Ada adegan dua orang wanita di pinggir pantai yang memakai bikini tapi memakai hijab

Cuplikan video tersebut adalah salah satu episode Man Who Dies to Live yang menunjukkan adanya dua orang wanita berwajah keturunan Arab sedang berjemur di pinggir kolam sambil memakai bikini. Mungkin terdengar biasa saja jika ada wanita berjemur menggunakan bikini. Namun, hal yang membuat umat Islam geram bukanlah bikini yang dipakai wanita tersebut, tapi wanita tersebut juga terlihat memakai kerudung sebagai penutup kepala. Kerudung sendiri identik dengan umat Islam sehingga hal ini dianggap menghina agama Islam.

2. Terdapat adegan dimana seorang laki-laki membatalkan solatnya saat si Bos akan pergi dari tempat itu

Selanjutnya dalam sebuah episode ada adegan orang sedang salat berjamaah di sebuah ruangan. Lalu si bos menunggu di luar ruangan sambil sesekali memerhatikan yang sedang salat. Namun kemudian, bos tersebut beranjak pergi dari tempat itu. Nah, tiba-tiba salah satu jamaah yang sedang salat menengok ke belakang dan meninggalkan salatnya. Tak heran jika banyak pihak yang tersinggung karena ibadah umat Islam ini dipermainkan dalam cuplikan adegan ini.

3. Dalam drama tersebut juga terdapat adegan pemeran utama yang memakai pakaian arab meminum anggur

Lalu ada juga adegan dimana sang pemeran utama meminum minuman yang nampak seperti anggur saat sedang memakai pakaian khas Arab. Banyak orang yang protes karena meminum anggur yang sarat dengan alkohol bertentangan dengan ajaran Islam. 

4. Ada adegan yang memperlihatkan jual beli putri di Timur Tengah

Salah satu adegan kontroversial lainnya adalah saat salah satu tokoh terlihat memberikan perintah untuk menikahi salah satu putrinya. Pemain tersebut megatakan "beli satu Putri dan dapatkan 2 yang lain secara gratis,".

5. Poster drama ini juga dinilai tidak menghormati umat Islam karena adanya properti Al-Quran yang ditaruh sembarangan

Poster drama ini juga dianggap kontroversial karena terlihat diatas meja ada properti yang nampak seperti kitab suci umat Islam. Pemeran utamanya terlihat duduk dengan santai dengan kaki terjulur padahal di depannya ada kitab yang terlihat seperti Al-Quran. 

 

6. MBC mengungkapkan bahwa drama ini adalah drama fiksi, namun ada adegan yang menunjukkan salah satu lokasi di Dubai

Menanggapi banyaknya komplain tentang drama Man Who Dies to Live, pihak MBC memberikan pernyataan seperti berikut ini.

"Drama Man Who Dies to Live adalah cerita fiksi di mana kami membuat negara imajinasi bernama Bodoantia. Mohon untuk memperhatikan bahwa semua karakter, nama, dan tempat adalah fiksi. MBC tidak bertujuan untuk memutarbalikkan fakta agama, budaya, atau kaum  tertentu, dan kami benar-benar meminta maaf sudah merugikan penonton,". 

"Sekali lagi MBC tidak berniat untuk mengurangi nilai, budaya, agama atau kaum, khususnya budaya Arab atau negara Islam tertentu. MBC secara tulus menyesal dan memberikan permohonan maaf kami secara resmi kepada penonton yang merasa tersinggung saat menyaksikan drama ini. Mulai saat ini MBC akan lebih memperhatikan setiap tayangan produksi,".

Meskipun diceritakan sebagai fiksi, namun terungkap fakta bahwa dalam salah satu adegan yang menampilkan papan nama suatu daerah di Dubai.

 

7. Selain wanita memakai bikini yang berkerudung, ternyata ada lagi adegan dimana wanita memakai cadar tapi berpakaian seksi

Ada adegan lagi yang menunjukkan wanita bercadar, tapi menggunakan baju yang seksi. Penonton menganggap hal ini tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Meskipun pihak MBC sudah melakukan klarifikasi, namun penonton sudah terlanjur kecewa dan ingin drama ini dihentikan. Kalau menurutmu, drama Korea ini harus di hentikan penayangannya atau tidak nih?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Venanda
"Keep moving forward"
SHARES