Wow, Spesies Katak Baru yang Ditemukan Hidungnya Mirip dengan Hidung Babi!

02 September 2017
|Robertus Ari
435SHARES

Belum lama ini spesies katak baru ditemukan di pegunungan terpencil yang ada di India. Uniknya, dalam penemuan ini, katak tersebut berwarna ungu dengan kulit yang bercahaya, ada lingkar biru di sekitar mata, dan hidungnya yang mirip dengan babi. Katak baru ini tepatnya ditemukan di pegunungan wilayah Ghat Barat yang cukup terpencil di India. Para ilmuan memberi nama katak ungu ini dengan nama Bhupathy atau nasikabatrachus bhupathi, yakni sebagai penghormatan Dr. Subramaniam Bhupathy, seorang ahli herpetologi yang meninggal di Ghat Barat pada tahun 2014 silam. Kalau dilihat-lihat, bentuk dan penampilannya memang sangat aneh. Tapi, berdasarkan pada hasil anatomi, katak berwarna ungu ini adalah hasil dari evolusi yang terjadi selama bertahun-tahun. Amfibi ini diketahui telah hidup di dalam tanah selama bertahun-tahun. Para ilmuwan mengatakan hal tersebut karena dilihat dari ciri fisik katak itu sendiri, seperti matanya yang kecil, memiliki moncong panjang, dengan kaki pendek yang memiliki struktur seperti sekop.

Melansir laman Nationalgeographic.com, ahli herpetologi, Elizabeth Prendini juga menegaskan katak ini telah lama menghabiskan hidupnya di dalam tanah.

“Faktanya bisa dilihat, katak ini tidak keluar dari dalam tanah untuk makan. Tapi, mereka menggunakan lidah panjangnya untuk menghisap rayap atau semut di dalam tanah,” ujar Prendini.

Prendini juga menjelaskan, katak Bhupathy ini adalah karabat dari katak ungu N. Sahyadrensis yang sebelumnya ditemukan di wilayah yang sama pada tahun 2003.

Bisa dibilang temuan katak ungu Bhupathy ini cukup spesial. Selain garis keturunan yang langka, katak ini juga sangat kuno dengan keanekaragamannya yang sangat rendah,” jelas Prendini.

Katak ungu Bhupathy keluar dari dalam tanah saat hujan 

Ketika hujan, katak ini akan keluar dari sarangnya untuk "bernyanyi". Hal ini ditegaskan oleh ahli genetika molekuler, Ramesh Aggarwal.

Ketika musim hujan datang, katak jantan akan keluar dari sarangnya dan mengeluarkan suara yang nyaring di balik pasir sungai agar katak betina datang,” terang Aggarwal.

Kemudian, para pejantan ini kawin dengan katak betina di sungai yang juga menjadi tempat untuk telur-telur mereka. Akhirnya setelah sehari hingga dua hari, telur-telur tersebut menetas dan menjadi berudu.

Namun, berudu katak ungu berbeda, tak seperti berudu pada katak yang sudah kita kenal selama ini. Jika berudu katak pada umumnya berenang di air yang tenang, kalau katak ungu Bhupathy justru akan berada di arus air yang deras selama 120 hari.

Berudu katak ungu Bhupathy akan mengembangkan moncong atau mulutnya yang mirip seperti ikan sapu-sapu. Kemudian mereka menggunakan mulutnya untuk menempel pada bebatuan di balik air yang deras. Di situ pula para berudu akan memakan ganggang-ganggang kecil.

Dunia katak adalah spesies yang menakjubkan

Ahli biologi amfibi, Jodi Rowley, mengatakan, katak ungu Bhupathy menjadi bukti bahwa spesies ini memiliki hal yang menakjubkan dan mampu beradaptasi dengan cara yang luar biasa.

Ada beberapa spesies katak di dunia yang suka bersembunyi di dalam liang untuk terhindar dari kekeringan. Namun, katak ungu justru mengadopsi hal tersebut ke tingkat yang lebih ekstrem dengan cara tinggal di bawah tanah,” ujar Rowley.

Kedua katak ungu telah berevolusi dan terpisah dengan katak lain dalam waktu yang sangat lama. Kerabat dekatnya tidak ditemukan di India, tapi di Republik Seychelles, dekat Afrika,” tambah Rowley.

Penemuan ini juga membuktikan bahwa masih sedikit yang kita ketahui tentang dunia katak.

Katak menjadi salah satu kelompok yang terancam punah di planet ini sebanyak 42 persen. Kita masih belum tahu berapa banyak spesies katak yang belum ditemukan,” pungkas Rowley.

Wah keren ya dunia katak. Ternyata, masih banyak spesies baru yang belum ditemukan. Semoga katak-katak ini bisa dilindungi agar terhindari dari ancaman kepunahan.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Robertus Ari
"be kind to each other"
435SHARES