Wanita Berbokong Besar Berpotensi Melahirkan Anak Cerdas? Apa Benar?

26 Oktober 2017
|Meidiana
Sains
0SHARES

Bagi sebagian besar wanita, memiliki bokong besar adalah suatu hal yang sangat menjengkelkan. Bokong besar membutuhkan ukuran celana dan rok yang besar sehingga ini tentu sangat mengganggu para wanita yang ingin berpenampilan modis. Belum lagi wanita berbokong besar cenderung lebih mencuri perhatian yang tidak mengenakkan. Kalau sudah begitu, muncullah rasa iri setiap kali melihat wanita berbokong “normal” yang selalu cocok dengan apa saja bawahan yang dikenakannya.  

Apabila kamu termasuk wanita berbokong besar dan itu merupakan beban kesedihan yang mendalam, mulai sekarang buang-buang jauh ya pikiran semacam itu. Kenapa? Yuk, ah bahagia dan cari tau jawabannya. 

Banyak penelitian membuktikan bahwa wanita yang mempunyai bokong besar ternyata lebih sehat, cerdas, dan berpotensi besar untuk melahirkan anak yang intelektualnya tinggi. Menurut penelitian dari Oxford University, wanita berbokong besar cenderung lebih cerdas dan terhindar dari penyakit kronis. Penelitian yang melibatkan 16.000 responden wanita itu menyimpulkan bahwa memiliki lemak lebih banyak pada bagian paha dan pinggul adalah hal yang baik bagi kesehatan karena memiliki efek untuk melindungi tubuh dari penyakit kronis, seperti diabetes dan jantung. Wanita yang berbokong lebih besar juga cenderung memiliki kolesterol dan diabetes yang lebih rendah serta memiliki asam omega tiga yang lebih tinggi. Hal itu disebabkan lemak di paha dan bokong adalah lemak yang baik, tidak seperti lemak perut yang jahat. Pernyataan tersebut didukung melalui hasil penelitian dari US National of Library Medicine yang menunjukkan bahwa lemak yang ada di tubuh bagian bawah memiliki asam omega tiga yang tinggi yang dapat meningkatkan kecerdasan pada anak.                               

Lemak yang terdapat pada bokong juga merupakan sumber untuk mengembangkan otak bayi, seperti yang dikatakan oleh Profesor Will Lassek. Hasil penelitian ahli epidemiologi kesehatan masyarakat dari University of Pittsburgh, Pennsylvania tersebut menunjukkan bahwa lemak pada bokong mengandung docosahexaenoic acid (DHA) yang sangat diperlukan untuk perkembangan otak bayi. Ketika ibunya menyusui, DHA akan ditransfer ke otak bayi. Will Lassek juga mengatakan bahwa wanita tidak perlu takut dengan bertambahnya berat badan ketika hamil karena lemak berlebih akan berkurang ketika telah menyusui bayinya. Wanita yang menyusui biasanya kehilangan satu pon lemak (setengah kilogram) dalam sebulan. Kaitan erat antara wanita berbokong dan berpaha besar dengan kecerdasan anak juga diamini oleh David Bainbridge, seorang ahli biologi reproduksi dari University of Cambridge. Bainbridge mengatakan bahwa wanita dengan paha yang besar memiliki banyak lipid ASI (lemak), bahkan anak-anak mereka juga akan lebih cerdas.

Nah, buat kamu wanita yang memiliki bokong besar, sekarang waktunya untuk tanamkan pikiran bahwa kamu adalah orang yang beruntung. Mungkin tidak segampang itu, tapi selalu hiburlah diri sendiri bahwa “ketidaknormalan” itu sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kecerdasan sang anak kelak. Hal yang kita rasa tidak baik belum tentu benar-benar tidak baik, bukan?

 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
20 %
Kaget
Kaget
40 %
Suka
Suka
20 %
Aneh
Aneh
20 %
PENULIS
Meidiana
"Bahagia bersama senandika."
0SHARES