Tergila-gila dengan Selebritis Idola? Inilah Ciri dan Dampak Berbahaya dari Celebrity Worship Syndrome

28 Juni 2017
|Olphi Disya

Mungkin, kamu salah satu orang yang memiliki seorang idola yang bisa membuatmu sangat tergila-gila. Entah itu selebritis luar negeri maupun dalam negeri. Nggak hanya sekadar kagum, kamu juga sangat mengikuti perkembangan kehidupan pribadinya hingga mengetahui detil tentang segala hal yang mungkin nggak diketahui oleh kebanyakan orang. Kelakuan fans juga beragam. Misalnya, bergabung ke dalam fans club selebritis idolamu, datang ke setiap acaranya, hingga ada juga yang melakukan hal-hal ekstrem seperti menguntit dan melecehkan. Tapi, apakah tergila-gila dengan selebritis idola membawa dampak yang positif bagi dirimu? Atau justru sebenarnya membahayakanmu?

Fenomena ini sebenarnya udah ada penelitian dan teorinya di psikologi yang disebut dengan Celebrity Worship Syndorme (CSW) yang artinya sindrom pemujaan selebritis. Nah, CSW sendiri memiliki rentang kecenderungan untuk kategorisasi sindromnya. Fenomena ini awalnya diteliti oleh Dr. John Maltby dan koleganya yang menemukan adanya tiga dimensi perilaku orang-orang yang tergila-gila dengan selebritis idola, yaitu (i) entertainment-social,  (ii) intense-personal, (iii) borderline-pathological. Masing-masing dimensi memiliki ciri khas tersendiri. Apa aja ya? Kamu siap nggak untuk tahu kamu berada di dimensi yang mana?

Dimensi yang pertama adalah entertainment-social. Pada dimensi ini, penggemar menunjukkan sikap bahwa mengidolai selebritis favoritnya hanya sebatas apresiasi terhadap karya dan prestasi selebritis tersebut. Selain itu, mengidolai seorang selebriti dianggap menjadi ‘penghubung’ untuk berinteraksi sosial, misalnya untuk dijadikan topik obrolan di gengmu.

Tanyakan ini kepada dirimu:

“Saya senang membicarakan selebritis idola saya dengan orang lain.” (YA/TIDAK)

“Saya senang menonton acara-acara atau penampilannya.” (YA/TIDAK)

“Saya senang mengikuti kisah kehidupan pribadinya.” (YA/TIDAK)

Dimensi yang kedua adalah intense-personal. Dimensi ini setingkat lebih intens dibandingkan dengan yang sebelumnya. Pada dimensi ini, biasanya kamu udah mulai ‘main perasaan’ dan pastinya gampang baper dengan tingkah selebritis idolamu. Kamu pun jadi memiliki fantasi tentang selebritis idolamu itu. Meski belum pernah bertemu secara personal, tapi perasaanmu terhadapnya kayak dekeeeet banget.

Tanyakan ini kepada dirimu:

“Saya yakin bahwa selebritis idola saya tersebut adalah soul mate saya.” (YA/TIDAK)

“Saya merasa memiliki ikatan khusus dengannya yang nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata.” (YA/TIDAK)

“Ketika sesuatu terjadi padanya, seolah-olah saya juga turut merasakannya.” (YA/TIDAK)

Dimensi yang ketiga adalah borderline-pathological. Dimensi ini ditandai oleh perilaku dan fantasi yang nggak terkendali tentang skenario khayalan yang melibatkan kamu dan selebritis idolamu. Khayalan semacam ini seolah menjadi bagian hidup terbesarmu yang menghabiskan banyak waktu, tenaga, uang dan pengorbanan lainnya yang menurut orang lain nggak masuk akal. Dimensi ini merupakan dimensi yang menandakan kamu harus segera mencari bantuan psikis karena cenderung berbahaya bagi kesehatan mentalmu. Salah satu contoh perilaku paling ekstrem seorang penggemar pada dimensi ini adalah berusaha mencelakai selebritis idolanya tersebut agar nggak ada orang lain yang mengaguminya. Parah banget kan?

Tanyakan ini kepada dirimu: 

“Saya sering memikirkannya bahkan ketika saya sedang nggak ingin memikirkannya.” (YA/TIDAK)

“Kalau saya berkesempatan untuk bertemu dengannya, saya mungkin akan melakukan apapun dan menghalalkan segala cara.” (YA/TIDAK)

“Saya nggak senang jika selebritis idola saya menikah dengan orang lain.” (YA/TIDAK)

 

Jika kesembilan pertanyaan tadi udah kamu jawab dan jumlah jawaban YA lebih dari empat, kemungkinan besar kamu mengalami CWS di mana kamu merasakan perasaan yang intensif terhadap selebritis idolamu. Kalau jawaban YA lebih dari 6, bisa jadi kamu udah mengalami CWS di tingkat yang parah sehingga berpotensi membahayakan kesehatan mentalmu. Kamu boleh kok nge-fans sama selebritis, tapi mungkin jangan terlalu berlebihan ya. Lebih baik curahkan rasa cinta, waktu, dan tenaga pada orang-orang di sekitar yang mencintaimu kan?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Olphi Disya
"Upcoming psychologist. Awesome weirdo."
SHARES