Sering Jadi Sasaran Lemparan Sandal, Ini yang Terjadi Pada Dunia Jika Kecoa Punah!

04 Maret 2018
|Galih Wisnu Brata

Kecoa menjadi serangga yang paling dibenci oleh manusia. Alasannya karena dianggap menjijikan bahkan juga dianggap menakutkan. Apalagi saat terbang dan tiba-tiba nemplok ke tubuh. Duh, bayanginnya saja sudah geli! Karena itu, banyak orang tak segan untuk menghabisi kecoa. Baru menampakkan bayangannya saja, semprotan antiserangga siap menghadang. Padahal kalau terus-terusan dibunuh, bisa punah tuh. Kira-kira apa ya yang terjadi jika kecoa punah dari dunia ini?                                                                                             

Tuhan menciptakan makhluknya memiliki tujuan dan tugas tertentu, tak terkecuali kecoa. Serangga ini tentunya memiliki misi tersendiri sehingga dibiarkan berkeliaran di dunia ini. Salah satu fungsi eksistensinya adalah untuk menjadi makanan penting bagi beberapa jenis burung dan tikus. Hal tersebut diungkapkan oleh Srini Kambhapati, profesor sekaligus Kepala Departemen Biologi dari Universitas of Texas.

Ia menambahkan bahwa burung dan tikus tersebut memang tidak hanya memakan kecoa sehingga apabila serangga ini punah mereka tidak akan ikut punah. Akan tetapi, jumlah mereka pasti akan mengalami penurunan. Jika jumlah tikus dan burung menurun, hewan yang menggantungkan hidupnya kepada kedua hewan tersebut juga akan menurun jumlahnya, seperti ular dan elang. Selain burung dan tikus, ada satu spesies lain yang sangat bergantung dengan eksistensi kecoa, yaitu tawon parasit. Sehingga jika kecoa punah, bisa dipastikan tawon parasit juga akan punah.

Tak hanya hewan yang doyan mengonsumsi serangga menjijikkan ini, manusia pun ada yang gemar mengonsumsinya. Namun, manusia tidak akan punah tanpa kecoa karena serangga ini bukanlah makanan utamanya dan tidak semua manusia mau memakannya.

Tidak hanya berperan penting dalam rantai makanan, siklus nitrogen juga ditentukan oleh hewan kecil ini. Kecoa berperan dalam mengendalikan siklus nitrogen. Sebagian besar serangga menjijikkan ini memakan bahan organik yang membusuk. Bahan organik tersebut mengandung nitrogen. Proses pencernaannya dapat melepas nitrogen yang nantinya akan diserap oleh tanah dan bermanfaat bagi tumbuhan. Pelepasan nitrogen dilakukan oleh serangga ini melalui kotoran yang dihasilkannya. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa apabila serangga ini mengalami kepunahan, kesehatan hutan juga akan terganggu meski tidak berpengaruh secara langsung.

Jadi, kalau ada kecoa jangan asal bunuh ya. Selain berbahaya, ternyata serangga ini juga sangat berguna bagi kehidupan di Bumi. Kalau spesies ini hilang dari muka bumi, keseimbangan alam juga akan tergoncang. Duh, nggak mau kan? Karena itu, jangan terlalu sering membasmi mereka ya. Ingat, semua makhluk hidup punya fungsi, bahkan kecoa sekalipun!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
"memento mori"
SHARES