Seram! Kepala dari Sang Pembunuh Berantai, Diogo Alves, Telah Diawetkan Sejak Tahun 1841

04 November 2017
|Galih Wisnu Brata
0SHARES

Kalian pasti tahu mumi kan? Pasti tahu dong! Saking terkenalnya bahkan sampai diangkat ke layar lebar. Ya, mumi adalah tubuh manusia yang telah mati, kemudian diawetkan. Mumi menjadi tradisi di Negara Timur Tengah sejak ratusan tahun lalu. Tapi, tahukah kamu bahwa ada kepala manusia yang diawetkan tanpa bagian tubuh yang lain? Kira-kira tujuan pengawetan kepala itu apa, ya? Penasaran? Yuk, langsung simak informasi berikut ini!

Di sebuah laboratorium yang berada di Universitas Portugal, kepala Diogo Alves diawetkan dalam sebuah toples. Pengawetan tersebut dilakukan sejak tahun 1841 hingga sekarang. Kepala Diogo Alves diawetkan demi sebuah penelitian.

Peristiwa dimulai saat Diogo Alves dikenal sebagai seorang pembunuh berantai yang berdarah dingin. Ia melakukan pembunuhan berantai sejak tahun 1836 hingga 1839. Ia menjarah dan membunuh para petani yang melewati sebuah jembatan. Kemudian, jenazah para petani tersebut dilempar ke sungai. Perbuatan keji itu telah diulanginya sebanyak 70 kali. Polisi tidak menangkapnya karena mengira korban-korban kekejian Diogo Alves tewas akibat bunuh diri masal.

Setelah berlangsung selama tiga tahun, Diogo tiba-tiba menghilang dan berhenti melakukan pembunuhan berantai. Tak ada yang tahu alasan berhentinya pembunuhan berantai yang dilakukan Diogo Alves. Lama tak muncul, tiba-tiba ia membentuk geng perampok. Namun, setelah ia merampok rumah seorang dokter dan membunuh semua orang di rumah dokter tersebut, ia berhasil diringkus oleh polisi. Diogo Alves kemudian dijatuhi hukuman gantung pada tahun 1841.

Pada saat prosesi hukum gantung tersebut, ilmu frenologi tengah menjadi ilmu yang populer. Frenologi adalah ilmu yang mendukung gagasan bahwa otak manusia menyimpan semua aspek kepribadian dan bentuk tengkorak manusia mencerminkan kepribadian yang dimiliki manusia. Dengan begitu, bisa dikatakan bahwa sifat, kepribadian, termasuk jiwa kriminal bisa dirasakan, diraba, dan diukur secara tepat melalui tengkorak manusia.

Untuk keperluan penelitian, kepala Diogo Alves pun kemudian diawetkan. Para peneliti ingin mengetahui kepribadian dari pembunuh berantai yang kejam ini. Namun, dari penelitian tersebut, hanya sedikit bukti yang terkuak. Meskipun penelitian telah berakhir, kepala Diogo Alves masih disimpan di dalam sebuah toples yang ada di laboratorium Universitas Portugal. Jadi, bisa dikatakan bahwa kepala Diogo Alves telah diawetkan selama 176 tahun.

Menurut kalian gimana? Serem nggak? Kalau malem-malem ke laboratorium itu, terus tiba-tiba lihat kepala yang nongol kan serem, ya. Berani coba? Silakan datang ke Universitas Portugal.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES