Sahur Makan Nasi, Telur, dan Mie Instan Ternyata Tidak Baik Lho

12 Juni 2017
|Venanda
29SHARES

Setiap bulan Ramadan, semua umat muslim diwajibkan untuk melakukan ibadah puasa sebulan penuh lamanya dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Pola makan selama puasa ini juga akan berubah mengikuti jadwal sahur dan buka. Untuk menjaga agar tubuh kuat berpuasa hingga matahari terbenam, makan sahur merupakan hal yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. Makanan sahur yang dapat membuat tubuh kita tetap bugar dan kuat hingga berbuka puasa adalah makanan yang gizinya seimbang seperti nasi, sayur, buah, tempe, dan lain sebagainya.

Namun, bagi anak kos yang tinggal di perantauan makan sahur dengan makanan bergizi adalah hal yang sangat jarang karena hal tersebut sangat merepotkan. Anak kos lebih memilih sahur dengan yang praktis dan juga hemat. Makanan kesukaan anak kos yang hemat dan praktis ini adalah mie instan, telur, dan ditambah nasi. Makanan ini adalah makanan murah, praktis, dan juga megenyangkan.

Dilansir dari kompas.com, ternyata makan nasi, mie instan, dan telur pada saat sahur itu tidak baik. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang ahli gizi bernama dokter Samuel Oetoro, SpGK. Jika kita makan sahur dengan nasi, mie instan, dan telur, asupan gizi yang kita terima tidak seimbang dan dapat membuat kita dehidrasi saat berpuasa.

Seperti yang kita ketahui, nasi dan mie instan termasuk pada golongan karbohidrat. Sedangkan telur merupakan makanan sumber protein. Dua golongan makanan ini tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak saat sahur karena bisa menyebabkan ketidakseimbangan gula darah dalam tubuh. Jadi jika makan sahur nasi dan mie instan, maka konsumsi karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh menjadi berlebihan.

Lalu makanan yang tepat untuk sahur itu apa? Menurut dokter Samuel, makanan yang paling baik dikonsumsi saat sahur adalah makanan yang kaya akan serat seperti beras-berasan, bisa beras merah atau beras putih, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Mengonsumsi serat yang cukup dapat menunda lapar karena golongan serat dicerna secara perlahan-lahan oleh sistem pencernaan. Makanan yang dicerna secara perlahan-lahan bisa membuat perut terasa lebih kenyang sehingga kamu bisa tetap kuat dan bugar saat menjalani puasa.

Jadi, masih mau makan nasi, mie instan, dan telur lagi untuk sahur? Meskipun itu adalah makanan yang sangat praktis, hemat, dan murah, tapi lebih baik kamu meyempatkan mampir ke warteg pada malam hari dan membeli sayur untuk makan sahur dini harinya. Hidup sehat itu diawali dengan makanan sehat. Jangan sampai ibadah kamu terganggu karena menu makan sahur yang tidak tepat ya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Venanda
"Keep moving forward"
29SHARES