Rambut Rontok Atau Botak? Tenang. Professor Jepang Temukan Cara Cepat Melebatkan Rambut!

14 Februari 2018
|Chandra W.

Kesal nggak sih rasanya ketika sisiran atau keramas lalu melihat banyak rambut rontok dan patah di sisir atau di saluran pembuangan air? Selain bikin penampilan kurang menarik, kerontokan lama-lama bisa menyebabkan kebotakan. Ada juga orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu yang mengalami kerontokan atau kebotakan, misalnya penderita kanker yang sedang kemoterapi.

Selama ini cara menanggulangi rambut rontok atau kebotakan hanya berupa langkah preventif. Kalaupun cangkok rambut, diambilnya dari daerah oksipital (bagian belakang bawah kepala) untuk ditanamkan di depan. Nah, upaya ini nggak signifikan hasilnya. Karena nggak menambah jumlah rambut tumbuh di kepala, hanya memindahkan rambut ke area yang jarang ditumbuhi.

Kabar baiknya, seorang profesor dari Universitas Yokohama, Junji Fukuda menemukan solusi yang bisa membantu orang dengan rambut rontok atau kebotakan. Ia menumbuhkan folikel (kantong) rambut dari dua sel berbeda. Penelitiannya ini diterbitkan dalam jurnal Biomaterials. Fukuda dan timnya mengujikan folikel hasil ‘tanam’ di wadah silikon pada tikus. Hasilnya, tumbuh rambut hitam pada tikus-tikus tersebut dalam jumlah yang signifikan.

Hasil dari penelitian tersebut juga mampu menghasilkan 5000 bibit folikel rambut dan cukup untuk menumbuhkan rambut seseorang. Namun ini semua belum diujikan pada manusia, jadi masih harus bersabar nih. Untuk sampai pada tahap bisa dipakai manusia masih butuh waktu lima hingga sepuluh tahun. Meskipun demikian, penelitian ini diklaim sebagai terobosan baru dalam hal mengatasi kerontokan rambut. Silikon yang digunakan untuk menanam bibit folikel rambut tersebut adalah dimethylpolysiloxane, senyawa yang juga ditambahkan pada minyak goreng di restoran cepat saji untuk menggoreng.

Tapi jangan salah kaprah dulu, memakan kentang goreng di restoran cepat saji nggak akan bikin rambut rontokmu kuat atau mengurangi kebotakan. Jika obat penumbuh rambut yang kamu pakai belum juga berhasil mengatasi masalah kebotakan, pantengin terus ya jurnalnya untuk mengetahui perkembangan terakhir penelitian Fukuda.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
SHARES