Pria Perokok Ini Dikira Mengidap Kanker Setelah Rontgen Paru-Paru, Kenyataannya Ternyata Malah Menggelikan!

01 Oktober 2017
|Romlah Sundari
544SHARES

Seorang laki-laki perokok berusia 47 tahun mendatangi rumah sakit dengan keluhan batuk-batuk yang mengeluarkan lendir berwarna kuning serta merasa tidak enak badan yang berkepanjangan selama lebih dari satu tahun. Dokter memeriksanya dengan scan rontgen paru-paru. Berdasarkan hasil scannya, dokter mengira laki-laki yang memang telah merokok selama tiga dekade ini menderita kanker paru-paru. Hal ini disebabkan dokter menemukan gumpalan massa asing di dalam paru-parunya. Namun, benarkah ia menderita kanker paru-paru?

Setelah dilakukan pemeriksaan fisik bronchoscopy pada saluran pernapasannya, ternyata bukan kanker yang menjadi permasalahan laki-laki paruh baya ini, melainkan sebuah mainan cone jalan kecil. Bagaimana bisa mainan ini masuk ke dalam saluran pernapasan laki-laki ini? Diduga ia telah menghirup cone kecil ini saat ia masih berusia sangat kecil karena laki-laki ini mengingat bahwa cone tersebut adalah bagian dari mainan yang dihadiahkan kepadanya pada ulang tahunnya yang ke-7. Namun, bagaimana bisa benda asing dalam tubuh ini tidak menunjukkan gejala apa pun hingga puluhan tahun? Menurut ahli, hal ini bisa saja terjadi karena usia laki-laki tersebut yang masih sangat muda saat menghirup mainan cone tersebut. Seiring pertumbuhannya, organ pernapasannya juga berkembang dengan menyesuaikan keberadaaan mainan cone tersebut di paru-parunya sehingga ia tidak mengalami gejala dan keluhan apa pun hingga empat puluh tahun kemudian.

Mainan cone ini pun akhirnya dikeluarkan dari tubuhnya. Proses pengeluaran benda asing dari dalam tubuh dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu Endoscopy dan operasi Laparotomy. Endoscopy dilakukan jika objek yang ada dalam tubuh tersebut cukup kecil sehingga tidak diperlukan operasi. Namun, jika endoscopy tidak memungkinkan, benda asing dalam tubuh itu hanya dapat dikeluarkan melalui tindakan operasi Laparotomy.

Kasus keberadaan benda asing dalam tubuh manusia ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Namun, kasus ini menjadi unik karena lamanya waktu yang dibutuhkan hingga akhirnya keberadaan benda asing ini menimbulkan gangguan pada kesehatan seseorang. Seperti yang telah kita ketahui, kasus ini biasanya terjadi pada anak berumur di bawah tiga tahun karena memang anak di usia itu sedang gemar memasukkan segala sesuatu ke dalam mulutnya. Oleh karena itu, orang tua dianjurkan untuk terus memantau anak dengan seksama untuk memastikan tidak ada benda-benda berbahaya yang tertelan oleh anak. Hal ini biasanya dapat menyebabkan luka pada dinding organ atau bahkan kematian karena tersedak. Duh, jangan sampai, ya!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
544SHARES