Penjelasan Ilmiah tentang Alasan Kenapa Perjalanan Pulang Terasa Lebih Cepat daripada Saat Pergi

11 Juli 2017
|Olphi Disya
0SHARES

Saat jalan-jalan ke suatu tempat, kamu mungkin pernah merasa kok perjalanan pulang terasa lebih cepat daripada saat pergi ya? Padahal jarak yang ditempuh antara pulang dan pergi nggak begitu berbeda, dan pemandangan yang ada di jalan pun sama aja. Kalau kamu kerap merasakan seperti ini, tenang aja itu normal kok, karena fenomena ini memang merupakan fenomena psikologis. Nah, untuk lebih jelas tentang kejadian ini, simak deh penjelasan ilmiahnya berikut ini.

Fenomena psikologis ini sebenarnya ada namanya, lho. Perasaan perjalanan pulang terasa lebih cepat daripada saat pergi disebut juga dengan The Return-trip Effect. Sensasi ini memang kerap dialami kita yang melakukan perjalanan pulang pergi dari dan ke tempat yang sama. Umumnya dialami ketika kita pergi ke tempat yang belum familiar atau asing. Sebenarnya belum ada teori pasti yang bisa menjelaskan secara keseluruhan tentang fenomena ini. Namun beberapa ahli psikologi mengasumsikan beberapa hal yang masuk akal tentang fenomena ini.

Pertama adalah karena perhatian kita tertuju pada waktu. Konsep ini pernah dijelaskan oleh psikolog Richard A. Block dari Montana State University. Ketika pergi, kita menunggu dan berharap sesuatu yaitu kapan sampainya dan keinginan kita untuk tiba tepat waktu sehingga mungkin kita memerhatikan udah jam berapa, udah berapa lama kita di jalan, dan sebagainya. Hal ini membuat lambat persepsi waktu di otak kita. Belum lagi kalau perginya buru-buru atau takut telat, pasti rasanya lama banget. Nah, saat pulang, kita udah nggak begitu peduli dengan waktu sehingga terasa lebih cepat. Apalagi kalau pulangnya udah capek dan kamu tidur selama perjalanan pulang, eh tiba-tiba nyampe rumah. Gimana nggak berasa cepat tuh?

Kedua adalah konsep kesamaan (familiarity). Ketika pergi ke tempat tujuan yang asing atau jarang kamu datangi, kamu nggak begitu hapal atau bahkan nggak tahu rute yang ditempuh. Kamu pun lebih menikmati perjalanan dengan melihat-lihat pemandangan atau landmark selama menempuh perjalanan tersebut. Nah, ketika pulang kamu udah nggak penasaran dan nggak excited lagi dengan pemandangan yang ada, karena bukan merupakan hal yang baru lagi bagi kamu. Hal inilah yang membuat perjalanan pulang terasa lebih cepat. Penerapan konsep ini juga terjadi pada kita yang udah tiap hari bolak-balik rute perjalanan pulang-pergi yang sama sehingga semuanya terasa begitu cepat.

Para ahli psikologi sebenarnya belum bisa menemukan penyebab pasti dari fenomena ini. Namun, bisa jadi fenomena ini dirasakan akibat gabungan dari dua konsep di atas ya. Kamu pernah merasakan kayak gini nggak, guys?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Olphi Disya
"Upcoming psychologist. Awesome weirdo."
0SHARES