Penelitian Sebut Cahaya lampu di Malam Hari Tingkatkan Risiko Kanker Payudara, Bagaimana Bisa?

21 Agustus 2017
|Romlah Sundari
170SHARES

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh perempuan. Penyakit ini tidak hanya dapat membuat perempuan kehilangan payudaranya, namun juga dapat menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat. Sementara itu, kanker payudara belakangan ini semakin meningkat. Banyak sekali perempuan muda yang kini mengalami pertumbuhan tumor di payudaranya. Tumor ini jika bersifat ganas dan tidak lekas diangkat, dapat berkembang menjadi sel kanker. Namun, hingga kini, peneliti belum menemukan apa penyebab dari kanker payudara. Mengapa kini terjadi peningkatan angka penderita kanker payudara. Tidak seperti kanker serviks, paru-paru, kulit, ataupun kanker prostat yang sudah diketahui jelas penyebabnya, kanker payudara sampai sekarang belum diketahui dengan jelas apa penyebabnya meskipun telah ditemukan sejumlah hal yang meningkatkan risikonya.

Beberapa peneliti sejak tahun 1980-an sudah mencurigai bahwa cahaya lampu sebagai salah satu penyebab tumbuhnya kanker payudara. Namun, baru-baru ini muncul penelitian yang secara fokus berupaya memahami hubungan antara kanker payudara dan cahaya lampu malam. Penelitian ini dilakukan oleh Peter James, seorang asisten professor di sekolah medis Harvard. Dari penelitiannya yang melibatkan 110.000 perempuan, ia menemukan bahwa perempuan yang lingkungannya dipenuhi dengan lampu yang terang memiliki risiko terkena kanker payudara setidaknya 14% lebih tinggi daripada perempuan yang lingkungannya tidak tercemari oleh polusi cahaya.

Menurut James, hal ini disebabkan karena cahaya lampu di malam hari menunda produksi hormon melatonin dalam tubuh. Sementara itu, hormon melatonin merupakan hormon yang dibutuhkan untuk menekan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Terlebih pada perempuan yang bekerja di malam hari, ritme sirkadian mereka yang terganggu menyebabkan produksi melatonin dalam tubuh berkurang sehingga perempuan pekerja malam ini memiliki risiko terkena kanker payudara yang lebih tinggi.

Meski begitu, penelitian James ini belum bersifat final. Masih dibutuhkan penelitian-penelitian lain terkait hubungan antara cahaya lampu dengan peningkatan risiko kanker payudara karena terdapat berbagai faktor sampingan yang mungkin membuat para perempuan yang banyak terekspos cahaya lampu ini memiliki risiko kanker payudara yang lebih tinggi, seperti kebiasaan merokok maupun gaya hidup yang tidak sehat.

Bagaimanapun, sebagai perempuan kita harus menjaga kesehatan tubuh kita agar terhindar dari berbagai macam penyakit mematikan. Meskipun penelitian mengenai cahaya lampu dan risiko kanker payudara ini belum final, namun ada baiknya kita berusaha meminimalisir penggunaan lampu dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya dengan mematikan lampu saat hendak tidur, membatasi penggunaan gadget, dan mematikan lampu di siang hari. Aksi-aksi sederhana seperti ini tidak hanya dapat mengurangi risiko terkena kanker payudara, namun juga dapat membantu menghemat sumber energi bumi sehingga alam menjadi lebih lestari.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
170SHARES