Out of The Box Banget, Ilmuwan Mengembangkan 'Robot' Sperma Untuk Membantu Pengobatan Kanker Serviks!

hellosehat.com

Pada umumnya, orang hanya tahu bahwa sperma berfungsi sebagai alat reproduksi bagi pria. Namun, baru-baru ini ada penelitian dari Leibniz institute Riset Padat dan Material (IFW) Dresden yang menggunakan sperma sebagai media untuk pengobatan kanker pada wanita. Seperti yang dilansir the scientist, Mariana Medina-Sánchez, ketua penelitian teknik mikro dan nanobiomedis di IFW menyatakan kenapa tidak menggunakan sperma sebagai media pengantar obat mengingat selama ini pengantar obat ke dalam tubuh manusia biasanya menggunakan sel punca dan bakteri.

pubs.acs.org

Latar belakang penelitian ini diawali dari usaha mengatasi infertilitas akibat kelainan bentuk sperma. Saat itu, tekniknya sperma diarahkan menggunakan medan magnet untuk menggerakkan ekor sperma tidak bisa bergerak ke sel telur menggunakan saluran cairan buatan untuk meniru kondisi saluran reproduksi wanita. Dari ide tersebut, Mariana Medina-Sánchez mengembangkan lagi teknik mengantarkan sperma dengan tujuan untuk pengobatan kanker serviks dan penyakit kandungan lainnya.

hellosehat.com

Kelebihan menggunakan sperma dibandingkan metode lainnya adalah sperma secara alami didesain untuk menyatu dengan sel somatik wanita sehingga sel sperma pun mampu menembus sel kanker dan mengantarkan obat kanker langsung ke target sel kanker. Hasil penelitiannya cukup efektif. Saat sel kanker bereaksi dengan sperma yang membawa obat kemoterapi, setelah 72 jam, 90 persen sel kanker mati. Untuk mengarahkan sperma layaknya mobil remote control, sperma sudah dimodifikasi dengan mikromotor. Hasilnya, setelah 8 jam, 40 persen sel kanker mengecil.

blog.bulletproof.com

Meskipun hasilnya terlihat baik, tapi ada kelemahan dari penemuan ini. Akibat menggunakan sperma, maka bisa jadi ada kemungkinan wanita akan mengalami kehamilan secara tidak sengaja karena sperma menembus sel telur wanita.

“Kami tahu akan masalah itu. Kami percaya masalah itu bisa diselesaikan, contohnya, dengan melakukan pengobatan ini pada saat wanita tidak  mengalami ovulasi”, kata Medina-Sánchez.

Bagaimana menurut kalian? Aneh dan mungkin agak tabu, tapi inovasi kesehatan tetap patut dirayakan. Bahkan ketika ide inovasi ini datang dari hal yang aneh dan tidak umum. Jangan ragu dengan ide yang ada di pikiran kalian. Jika kalian mempunyai ide gila seperti ini dan berguna untuk kebaikan, kenapa tidak coba direalisasikan saja?

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Berjuang Untuk Bangsa, Tapi Pulang dengan Luka Fisik dan Psikis, Begini Derita Tentara Perang!

Berjuang Untuk Bangsa, Tapi Pulang dengan Luka Fisik dan Psikis, Begini Derita Tentara Perang!

Selain Bikin Jemuran Nggak Kunjung Kering, Ini Dampaknya Jika Matahari Berhenti Menyinari Bumi!

Selain Bikin Jemuran Nggak Kunjung Kering, Ini Dampaknya Jika Matahari Berhenti Menyinari Bumi!

6 Kolam Indah Berteras Alami Ini Hanya Ada di Bumi. Kudapan Untuk Mata!

6 Kolam Indah Berteras Alami Ini Hanya Ada di Bumi. Kudapan Untuk Mata!

Cantik Itu Nggak Ada yang Instan! Berikut 5 Prosedur Kecantikan yang Justru Berbahaya

Cantik Itu Nggak Ada yang Instan! Berikut 5 Prosedur Kecantikan yang Justru Berbahaya

Tingginya Kadar Aluminium dalam Otak Sebabkan Seseorang Terkena Gangguan Autisme? Ah yang Benar?

Tingginya Kadar Aluminium dalam Otak Sebabkan Seseorang Terkena Gangguan Autisme? Ah yang Benar?

17 Tahun Hidup Dengan Salep dan Perban, Remaja Pengidap Sindrom ‘Sayap Kupu-kupu’ Meninggal

17 Tahun Hidup Dengan Salep dan Perban, Remaja Pengidap Sindrom ‘Sayap Kupu-kupu’ Meninggal

loading