Ngeri! Balita Ini Hampir Kehilangan Nyawa Setiap Kali Tertidur Karena Tubuhnya Lupa Bernapas

27 November 2017
|Chandra W.
0SHARES

Seorang balita berusia tiga tahun di Spanyol bernama Paula mengalami sindrom langka yang menyebabkan tubuhnya berhenti bernapas ketika ia tertidur. Keadaan ini membuat orang tuanya tak bisa berhenti mengkhawatirkan keselamatan putrinya setiap malam tiba. Paula tetap bisa beraktivitas seperti anak pada umumnya, sekolah dan bermain pada siang hari. Tapi ketika tiba waktunya tidur, ia tak bisa dibiarkan sendirian. Gangguan pernapasan yang biasa disebut Congenital Central Hypoventilation Syndrome (CHHS) ini mengharuskannya memakai ventilator setiap hendak tidur.

1. CHHS disebut juga Kutukan Ondine, diangkat dari sebuah cerita rakyat yang menyebar di Jerman dan Perancis

Ondine adalah seorang peri air yang jatuh cinta kepada seorang manusia biasa bernama Palemon. Suatu hari mereka bertemu dan Palemon pun jatuh cinta pada kecantikan Ondine meski ia sebenarnya telah memiliki istri bernama Berta. Palemon kemudian memutuskan hubungannya dengan Berta dan menikahi Ondine. Ia bersumpah, 'My every waking breath shall be my pledge of love and faithfulness to you.' Selang beberapa waktu, Ondine mengandung anak Palemon. Ia pun perlahan berubah menjadi seperti manusia dan tidak lagi memiliki wajah dan tubuh sempurna bagaikan Dewi-dewi dan peri yang lain. Suatu hari Ondine menjumpai pemandangan yang tidak ia inginkan: Palemon berbaring dengan Berta. Sebagai makhluk yang telah mengorbankan keabadiannya untuk manusia, Ondine marah dan menyesal. Ia mengutuk Palemon, 'You pledged faithfulness to me with your every waking breath and I accepted that pledge. So be it. For as long as you are awake, you shall breathe. But should you ever fall into sleep, that breath will desert you.'

2. Dalam kondisi medis, gangguan bernapas ini disebut sleep apnea atau CHHS tadi

Hingga kini diprediksi hanya ada sekitar 1.000 sampai 1.200 orang yang memiliki CHHS. Biasanya bayi yang mengidap CHHS tidak tertolong hanya beberapa jam setelah kelahirannya karena gagal terdeteksi. Organ pernapasan akan berhenti berfungsi seketika orang tersebut terlelap. Pada bayi-bayi yang selamat, mereka harus menggunakan ventilator yang terhubung ke dalam tenggorokannya untuk membantu bernapas selama tidur.

3. Orang yang memiliki CHHS membutuhkan bantuan alat pernapasan sepanjang hidupnya

Ketika kecil mereka menggunakan ventilator yang terhubung ke tenggorokan, sedangkan jika sudah dewasa mereka dapat menggunakan alat yang lebih sederhana dan tidak harus dibantu oleh petugas medis untuk memasangkannya. Dalam kasus Paula, karena ia masih kecil, meskipun ia tetap tinggal di rumah dan bersekolah seperti biasa ia masih membutuhkan pendampingan dari petugas medis.

4. Ketika baru lahir, selang waktu beberapa jam Paula berhenti bernapas

Beruntung nyawanya tertolong karena diagnosanya tepat. Ada banyak kasus di mana bayi dan balita tidak tertolong karena CHHS tidak terdiagnosa sejak awal. Kegagalan fungsi pernapasan tentu berdampak langsung pada fungsi organ lainnya dan menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

5. Penyebab dari CHHS adalah mutasi genetik, sehingga sampai sekarang belum ditemukan solusi untuk menyembuhkannya

Orang tua Paula pun tidak dapat tidur nyenyak karena selalu khawatir mesin yang menjadi penopang denyut nadi kehidupan Paula berhenti berfungsi. Untuk menyediakan perawatan ini juga banyak biaya yang dibutuhkan dan harus menyiapkan cadangan listrik karena mesin tak berfungsi jika tidak ada listrik. Perawatan yang dapat diberikan oleh ilmu kedokteran hingga kini hanya sebatas alat bantu untuk bernapas.

Di Indonesia sendiri sepertinya belum pernah ada kasus serupa yang muncul ke ruang publik. Semoga tidak ada yang mengalami CHHS ya. Pasti sangat tidak enak rasanya harus bergantung pada peralatan kesehatan seumur hidup. Meski belum diketahui apa penyebab dari CHHS ini, tapi ada baiknya kita selalu menjaga kesehatan agar meminimalisir kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada kita dan anak kita kelak. Jadi, selalu terapkan pola hidup yang sehat ya, guys!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES