Ngalahin Ronaldo dan Messi, Pesepakbola Ini Jadi Super Tajir Karena Levulinic Acid. Apaan tuh?

29 Maret 2018
|Ojik
0SHARES

Sudah tak terbantahkan jika pemain sepakbola terbaik saat ini adalah Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Pemain asal Real Madrid dan Barcelona ini saling bersaing sehingga membuat banyak orang bingung siapa yang benar-benar menjadi pemain terbaik di dunia saat ini. Cristiano dan Messi sendiri sama-sama mengoleksi 5 trofi Ballon d’Or sebuah penghargaan untuk pemain sepakbola terbaik di dunia.

Sebagai pemain terbaik di dunia tentu sangat beralasan jika kedua pemain ini sama-sama diduga sebagai pemain terkaya. Karena dengan gelar pemain terbaik, tentu saja mereka mendapatkan gaji yang lebih tinggi dibandingkan pemain lainnya, dan tawaran iklan dari produk-produk yang harus membayar mahal. Gaji Lionel Messi sendiri saat ini mencapai 9,1 Miliar Rupiah per pekan, sementara Cristiano Ronaldo mendapatkan gaji bersih 365 ribu Pound per pekan. Sementara total kekayaan Ronaldo dan Messi adalah 8,4 trilliun Rupiah dan 3,1 Trilliun Rupiah, nominal yang cukup besar bukan?.

Nah usut punya usut, ternyata pemain sepakbola terkaya di dunia saat ini bukanlah mereka. Bahkan jumah kekayaan Ronaldo dan Messi masih kalah walaupun digabungkan untuk menyamai kekayaan pemain yang satu ini.

Dialah Mathieu Flamini, pemain berusia 34 tahun yang saat ini memperkuat tim peringkat ke 8 liga Spanyol, Getafe. Jumlah kekayaan Flamini pun sangat fantastis, yaitu mencapai angka 206.3 Triliun Rupiah. Sangat jauh melampaui Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Tapi bagaimana bisa pemain yang secara prestasi kalah dari Cristiano dan Messi, memiliki jumlah kekayaan berkali-kali lipat lebih banyak? Kekayaan yang cukup membingungkan ini sendiri sebenarnya bukan berasal dari sepakbola. Kekayaan Flamini berasal dari GF Biochemicals, sebuah perusahaan biokimia miliknya. Flamini yang terlibat sejak tahun 2008 ternyata menyandang posisi sebagai co-founder dari perusahaan tersebut.

Perusahaan ini memproduksi levulinic acid (LA), sebuah bahan kimia yang menurut US Department Of Energy merupakan satu dari 12 molekul yang membuat bumi menjadi lebih hijau. Levulinic acid ini sendiri diciptakan dari biomassa seperti kayu atau rumput dan bisa digunakan pada plastik, pelarut, dan bahan bakar. LA ini sangat berguna dalam industri farmasi sebagai pengganti minyak dalam segala bentuk. Flamini mengungkapkan bahwa produknya dianggap dapat mengurangi karbon oksida. Levulinic acid yang dia produksi ini juga memiliki potensi yang sangat besar seperti minyak, atau bahkan dapat menggantikan minyak.

Perusahaan Flamini ini per tahun 2016 sudah mempekerjakan 80 orang secara langsung, dan 400 orang secara tidak langsung. Sementara untuk laboratoriumnya terletak di Naples, Italia dan kantor pusat berada di Milan, Italia dan juga Belanda.

Wah ternyata Flamini benar-benar menjadikan sepakbola sebagai passion alih-alih profesi ya. Flamini menggeluti sepakbola hanya sebagai hobi bukan untuk mencari uang, karena uang sudah dia dapatkan dari perusahaannya ini. Semangat Flamini dalam menjalani passion dan membantu dunia lewat perusahaannya ini patut banget kita contoh. Karena dengan motivasi yang tepat, bukan tidak mungkin kita bisa jadi sukses seperti Flamini. Semangat, kawan!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Ojik
"masa muda masa yang berapiapi."
0SHARES