Nasi Plastik dan Hoax-hoax Kesehatan yang Pernah Bikin Heboh. Kamu Ketipu? Sama!

29 Agustus 2017
|Romlah Sundari

Beberapa waktu belakangan beredar kabar mengenai penggunaan nasi plastik di Rumah Makan Mini Jaya di Jakarta. Sebuah video yang belakangan ini menjadi viral menunjukkan seseorang membuat bola-bola nasi dari nasi RM Mini Jaya dan melemparkannya. Dalam video tersebut terlihat bola nasi memantul seperti bola karet. Pembuat video lantas menyatakan bahwa itu adalah nasi plastik karena dapat memantul setelah dikepal. Nyatanya, asumsi bahwa bola nasi yang memantul adalah nasi plastik merupakan hoax semata. Nasi yang memiliki kadar amilosa rendah seperti nasi yang digunakan di RM Mini Jaya memang jika dimasak akan bersifat pulen. Setelah dingin, nasi yang pulen memang dapat dikepal dan memantul jika dilemparkan. Para ahli pangan telah dengan tegas membantah berita kesehatan yang satu ini dan melabelinya sebagai hoax.

Kasus nasi plastik ini hanyalah satu dari banyak hoax mengenai kesehatan yang sering beredar di media sosial. Masyarakat Indonesia memang mudah sekali percaya pada hoax di bidang kesehatan. Hal ini disebabkan masyarakat Indonesia terbiasa langsung memercayai apa yang beredar luas alih-alih mencari penjelasan ilmiahnya dari para ahli atau jurnal-jurnal ilmiah. Hoax kesehatan sebenarnya merupakan yang paling mudah beredar karena bahasa yang digunakan dalam berita hoax tersebut memancing ketakutan masyarakat. Apalagi yang lebih ditakutkan manusia selain kematian? Maka, masuk akal apabila hoax kesehatan menjadi hoax yang paling banyak beredar dan dipercaya masyarakat berdasarkan hasil survey Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Oleh karena itu, YuKepo telah mengumpulkan berbagai hoax tentang kesehatan yang pernah bikin heboh masyarakat Indonesia. Biar kita nggak kelamaan kemakan berita tipu-tipu, yuk kepo bermanfaat!

1. Makan mie instan dan cokelat bersamaan bisa berujung kematian!

Kabarnya, mie instan mengandung zat yang bernama arsenic pentoxide yang jika dikonsumsi bersama dengan cokelat, maka akan bereaksi dan berubah menjadi arsenic trioxide yang dapat menyebabkan keracunan atau bahkan kematian. Duh, kabar ini nggak bener banget karena mie instan atau makanan apa pun nggak akan lolos di BPOM kalau mengandung racun arsenik.

2. Malas mencuci bra baru? Hati-hati, nanti muncul larva di payudara!

Menurut pesan berantai yang beredar, bra yang baru dibeli harus dicuci sebelum dipakai karena jika tidak nanti dapat tumbuh larva di payudara. Sebenarnya sih berita hoax yang satu ini nggak buruk-buruk amat karena memang sebaiknya bra dijaga kebersihannya dengan cara dicuci. Namun, kemunculan larva tidak ada hubungannya dengan BH baru karena larva muncul jika bra atau pakaian lain telah diteluri oleh lalat tumbu atau botfly dan telur tersebut lalu berpindah ke tubuh manusia dan berkembang menjadi larva saat pakaian dikenakan. Namun, lalat tumbu dan botfly adalah spesies endemik Afrika sehingga tidak ditemukan di Indonesia. Tapi tetap saja, memang lebih aman jika semua pakaian kita dicuci bersih dan disetrika sebelum dikenakan.

3. Makan udang ditemani segelas jeruk dapat sebabkan kematian, lho!

Beberapa orang percaya bahwa makan udang yang dibarengi dengan makanan atau minuman yang mengandung vitamin C seperti air jeruk atau irisan tomat akan menyebabkan kematian. Hal ini jelas tidak terbukti dan tidak memiliki dasar ilmiah yang jelas. Memang benar bahwa hewan laut sering ditemukan mengandung logam berat atau zat kimia, namun kadarnya yang sangat kecil tidak akan menyebabkan keracunan atau bahkan kematian. Namun, tidak ada hubungan kimiawi yang berarti ketika seseorang makan udang dan vitamin c secara bersamaan.

4. Jangan makan batang kangkung, hati-hati nanti lintahnya bisa masuk ke perut!

Ibu-ibu biasanya sangat percaya dengan kabar yang satu ini bahwa lintah yang sering bersemayam di batang kangkung dapat termakan dan berkembang di dalam usus. Namun, tentu saja kabar ini tidak benar. Jika terdapat lintah di batang kangkung, lintah tersebut pasti mati saat dimasak dan tidak mampu berkembang di tubuh. Meskipun misalnya kangkung dimakan mentah dan lintah di batangnya masih hidup, lintah tersebut pasti mati saat terkena asam lambung dan akan dicerna seperti makanan lainnya serta dikeluarkan dari tubuh seperti makanan lainnya.

5. Jangan nonton bioskop, di bangkunya ada jarum suntik yang bisa tularkan HIV!

Berita hoax yang satu ini sempat membuat orang tua melarang anaknya untuk nonton bioskop. Menurut kabar yang beredar, kelompok penderita HIV yang marah lantas melampiaskan kemarahannya dengan menaruh jarum suntik kecil di bangku bioskop yang jika kita terkena, maka akan menularkan virus HIV pada kita. Kabar ini nyatanya palsu karena virus HIV tidak akan bertahan setelah keluar dari tubuh penderitanya, kecuali dengan peralatan penyimpanan yang khusus, seperti peralatan menyimpan darah yang dapat menjaga darah tetap segar. Selain itu, untuk menularkan virus HIV melalui darah, darah yang sudah terkontaminasi HIV harus masuk langsung ke pembuluh darah.

6. Hati-hati saat gunung meletus, debu vulkanik dapat menyobek paru-paru bila terhirup!

Saat beberapa kota di Indonesia dihujani debu vulkanik, banyak beredar pesan berantai yang menyebutkan bahwa kandungan silika dalam debu vulkanik yang merupakan komponen pembuat kaca tidak boleh terhirup karena akan menyebabkan paru-paru sobek. Kepercayaan ini dibantah mentah-mentah oleh dokter spesialis paru. Menurutnya, tidak ada yang namanya paru-paru sobek. Silika yang terhirup dalam jumlah banyak memang dapat menyebabkan silicosis, yaitu penumpukan silika di paru-paru yang menyebabkan jaringan di paru-paru menjadi kaku. Akan tetapi, untuk dapat terhirup, silika harus berukuran sangat kecil, yaitu dibawah 10 mikron. Jadi, kita memang lebih baik mengenakan masker saat hujan abu, namun bukan berarti paru-paru akan sobek jika kita menghirup debu vulkanik!

7. Kerupuk menyala dan menghitam saat dibakar? Kerupuk plastik, tuh!

Beberapa waktu lalu, media sosial dihebohkan dengan isu makanan yang dicampur plastik, salah satunya adalah kerupuk. Menurut kabar yang beredar, untuk membuktikan bahwa kerupuk mengandung plastik atau tidak, coba bakarlah kerupuk tersebut. Jika menyala dan menghitam, maka kerupuk tersebut terbukti mengandung plastik. Pada kenyataannya, semua kerupuk memang akan menyala dan menghitam saat dibakar. Hal ini disebabkan kerupuk mengandung banyak sekali minyak sehingga pada saat dibakar, kerupuk akan menyala dan menghitam. Jadi, percobaan membakar kerupuk sebenarnya tidak menunjukkan bahwa kerupuk terbuat dari plastik, namun percobaan ini membuktikan bahwa makan kerupuk tidaklah menyehatkan karena kandungan minyak dalam kerupuk sangatlah banyak.

Nah, jadi, jangan mudah termakan hoax, ya. Selalu cek kebenaran pesan yang beredar di media sosial sebelum memercayainya. Mudah kok melakukannya. Kamu bisa bertanya langsung kepada ahlinya atau mencari jurnal terkait yang dapat ditemukan di internet. Namun, pastikan juga bahwa jurnal yang kamu baca tidak hanya bersumber dari satu penelitian, namun banyak penelitian. Jadilah konsumen media yang pintar dan tidak mudah termakan isu!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
SHARES