Mengerikan! Body Farm, Ladang Berisi Tebaran Mayat Manusia

02 November 2017
|Galih Wisnu Brata
Sains
0SHARES

Setelah manusia meninggal, jasadnya akan dikuburkan di dalam tanah. Tapi, hal berbeda dapat ditemukan di University of Tennessee. Salah satu fasilitas di universitas tersebut adalah body farm atau ladang mayat. Di ladang tersebut, banyak mayat berserakan di mana-mana dalam berbagai kondisi. Ngeri bukan? Tapi, kira-kira kenapa, ya?

University of Tennessee Antropological Research Facility merupakan body farm tertua di dunia. Body farm ini terletak di belakang University of Tennesse, Knoxville. Fasilitas tersebut dibangun tahun 1981. Penggagas dan pendiri body farm tersebut adalah salah satu perintis ilmu antropologi modern, Dr. William H. Bass.

Ladang yang memiliki luas satu hektar tersebut digunakan sebagai fasilitas untuk riset antropologi forensik. Mayat-mayat disebar di berbagai tempat dan secara berkala diamati oleh mahasiswa. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengamati proses dekomposisi atau pembusukan. Karena harus mengetahui kondisi mayat dalam berbagai kondisi, mayat-mayat tersebut ada yang diletakkan di dalam mobil, di bawah air, bahkan ada yang dibungkus dengan selimut.

Jenazah-jenazah yang berada di body farm merupakan sumbangan dari berbagai pihak. Sebagian jasad merupakan jenazah yang tidak dikenali. Korban pembunuhan dan jenazah tak berkeluarga juga memenuhi body farm. Selain itu, ada yang memang berinisiatif sendiri untuk menyumbangkam jenazahnya. Hal tersebut dinyatakannya sewaktu masih hidup. Setiap tahun, body farm di Universitas of Tennessee mendapat sumbangan mayat lebih dari 100 jasad.

Selain dimanfaatkan untuk penelitian mahasiswa antropologi forensik, body farm juga bisa membantu penyeledikan yang dilakukan FBI ataupun polisi. Polisi bisa terbantu mengidentifikasi mayat, khususnya waktu kematiannya, dilihat dari proses pembusukan jasad.

Ternyata, body farm di Universitas of Tennessee bukanlah satu-satunya di dunia. Carolima University tahun 2006 telah membuat body farm. Pada tahun 2008, Texas State University ikut membuat body farm. Pada 2012, Southern Illionis University juga mendirikan body farm dan pada 2013, body farm didirikan oleh Colorado Mesa University. University of Technology, Sydney juga telah membangun body farm di sebuah kawasan rahasia tahun 2016.

Walaupun digunakan sebagai bagian dari penelitian, masih banyak kontroversi terkait pembuatan body farm. Kalau menurut kamu gimana? Kebayang nggak tuh gimana baunya? Atau berani coba masuk di area yang bertabur mayat itu?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES