Membersihkan Telinga Setiap Hari, Baik atau Tidak Sih Sebenarnya?

03 Agustus 2017
|Faizah Pratama
0SHARES

Selain sebagai indra pendengar, di dalam telinga juga tersimpan organ-organ penting lain yang mengatur keseimbangan tubuh. Telinga menjadi organ vital yang juga harus kita jaga kesehatannya. Kebanyakan orang menjaga kesehatan organ ini dengan membersihkannya setiap hari.

Tidak sedikit yang mengorek telinga menggunakan cotton bud untuk mengeluarkan kotoran. Bagi sebagian orang, membersihkan telinga juga punya sensasi tersendiri. Apalagi jika dapat mengeluarkan banyak kotoran. Namun, benarkah cara tersebut efektif untuk menjaga kesehatan telinga?

Ternyata hal itu tidak benar. Membersihkan telinga setiap hari justru punya potensi bahaya bagi telinga. Telinga mempunyai organ khusus yang menghasilkan semacam cairan lilin yang disebut serumen. Serumen terus diproduksi untuk meliindungi telinga kita dengan menangkap kotoran yang masuk. Serumen yang mengering akan keluar dengan sendirinya. Nah, serumen itulah yang biasanya kita kenal sebagai kotoran telinga.

Kegiatan membersihkan telingan dengan cotton bud ini justru mendorong kembali kotoran sehingga mengumpul di bagian dan bisa saja mengeras. Kotoran yang mengeras itulah yang kadangkala mengganggu, bahkan menyebabkan sakit. Terlalu sering membersihkan telinga setiap hari juga dapat menghilangkan serumen yang sangat dibutuhkan telinga kita.

Terlalu sering mengorek telinga juga rawan menimbulkan peradangan. Hal tersebut disebabkan oleh pergesekan cotton bud dengan telinga. Kapasnya bisa saja tertinggal di bagian dalam telinga jika mengorek terlalu dalam dan mengenai gendang telinga. Organ ini cukup rapuh dan mudah sobek, tetapi cepat pulih juga.

Meskipun begitu, potensi infeksi juga perlu diwaspadai jika alat yang digunakan mengandung bakteri. Pernah mengalami sakit telinga hingga ke rahang? Itulah salah satu efek pembersihan telinga yang kurang tepat. Kotoran yang menumpuk dalam telinga telah mengembang dan mengganggu organ telinga sehingga menimbulkan nyeri. Ketika kalian memeriksakan ke dokter spesialis THT, biasanya dokter akan membantu mengeluarkan semua kotoran di dalam telingamu.

Lantas, apa kotoran telinga dibiarkan begitu saja? Kita tetap perlu membersihkannya tetapi hanya sebatas pada bagian liang telinga terluar. Gunakannlah kapas yang lembut dan pakailah minyak zaitun jika perlu untuk membantu mengeluarkan kotoran. Dapat juga menggunakan obat tetes telinga yang dijual bebas di apotek. Yang paling sering diabaikan, kita sebenarnya perlu membersihkan telinga ke dokter paling tidak enam bulan sekali. Apa harus tunggu hingga nyeri baru bersedia ke dokter? Bukankah mencegah lebih baik dari pada mengobati?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Faizah Pratama
"Di mana-mana hatiku senang!"
0SHARES