Mau "Tegang" Malah Budek, Efek Buruk Viagra Menurut Istri Bos Playboy!

09 Oktober 2017
|Galih Wisnu Brata
Sains
0SHARES

Baru-baru ini dunia dikejutkan dengan berita duka tentang meninggalnya bos besar majalah Playboy, Hugh Hefner. Hugh Hefner meninggal dunia pada Rabu, 27 September 2017 di usia yang ke-91 tahun. Setelah kepergiannya, kebiasaan aneh dari tokoh kontroversial tersebut mulai mencuat. Salah satunya adalah ketergantungan Hugh Hefner terhadap pil biru atau Viagra.

Viagra atau pil biru merupakan merek dagang dari Sildenefil Nitrat. Obat ini digunakan sebagi obat untuk pria penderita disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi merupakan salah satu masalah seksual di mana Mr. P tidak bisa berereksi dengan keras. Dengan mengonsumsi viagra, katanya dapat meningkatkan aliran darah di Mr. P sehingga ereksi bisa menjadi keras dan tahan lama. Setelah mengonsumsi Viagra, Mr. P bisa "menegang" selama 4 jam.

Hugh Hefner mengonsumsi pil biru untuk mempertahankan kehidupan seksualnya. Seperti yang kita ketahui bahwa bos Playboy itu dikelilingi banyak perempuan. Ia pernah berkencan dengan tujuh wanita sekaligus. Bahkan, ia mengaku bahwa ia pernah meniduri sekitar 1.000 wanita selama hidupnya. Hugh juga pernah mengaku jika dirinya bercinta beberapa kali dalam seminggu. Karena hal tersebut, Hugh dituntut untuk selalu "tegang". Sayangnya, pil biru yang dikonsumsinya secara terus-menerus dan berlebihan telah merenggut pendengarannya.

Menurut mantan pacarnya, yakni si kembar, Karissa dan Kristina Shannon, hanya satu telinga Hugh yang berfungsi dengan baik. Orang harus bersandar mendekat apabila ingin berbicara dengannya agar Hugh dapat mendengarnya. Hugh juga terpaksa harus menggunakan alat bantu dengar walaupun tidak begitu membantunya.

Istri ketiganya, Crystal Harris, juga membenarkan hal tersebut. Crystal Harris mengatakan bahwa Hugh mulai menghindari penggunaan Viagra di masa tuanya karena tidak ingin semakin budek. Klaim bahwa Hugh budek juga diakui oleh beberapa selirnya.

FDA (Departemen Obat Amerika) telah memperingatkan bahwa mengonsumsi Viagra dapat menyebabkan ketulian. Menurut studi yang dilakukan National Health Service Inggris, gangguan pendengaran yang merupakan efek samping penggunaan pil biru yang berlebihan disebut Sudden Sensorineural Hearing Loss (SSHL). Kondisi ini termasuk kasus yang langka. Kemungkinan besar, ketulian disebabkan oleh aliran darah ke telinga yang meningkat.

Selain menyebabkan ketulian, mengonsumsi Viagra dapat menyebabkan kehilangan penglihatan, gangguan pencernaan, hidung meler, sensitif terhadap cahaya, dan sakit di kepala.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
Gak Punya Quote Nih!
0SHARES