Makanan yang Terbuat Dari Listrik Ini Bisa Menjadi Solusi Krisis Pangan Dunia

www.newstatesman.com

Kelaparan dunia menjadi persoalan yang tidak kunjung terselesaikan. Terlebih dengan adanya perubahan iklim yang membuat beberapa wilayah di dunia mengalami kekeringan berkepanjangan seperti yang terjadi di Somalia saat ini. Kemarau berkepanjangan menyebabkan Somalia mengalami bencana kekeringan sehingga panen mereka gagal dan hewan ternak di Somalia pun meninggal. Hal ini jelas berimbas juga pada bencana kelaparan di Somalia yang begitu buruk hingga masyarakat Somalia terpaksa harus mengungsi demi mendapatkan pasokan air dan makanan dari bantuan-bantuan organisasi Internasional.

qz.com

Untuk menanggulangi hal ini, sekelompok peneliti dari Finlandia mungkin memiliki jawabannya. Mereka telah berhasil menciptakan makanan sintetis yang terbuat dari listrik dan tidak membutuhkan makanan sebagai bahan dasar pembuatannya. Makanan yang tercipta di laboratorium ini meski tidak berasal dari makanan sungguhan, namun memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap dengan komposisi 50 persen protein dan 25 persen karbohidrat, lemak, dan asam nukleat. Temuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Lappeenranta University of Technology dan VTT Technical Research Centre dalam proyek Food From Electricity.

www.businessinsider.com

Bahan dasar yang digunakan untuk membuat makanan sintetis ini hanyalah air, karbon dioksida dan mikroba. Bahan-bahan yang sudah tercampur ini lantas dialiri listrik dengan menggunakan mesin bernama bioreactor sehingga terjadi proses kimia electrolysis. Proses tersebut mengubah bahan-bahan dasar tadi menjadi bubuk protein dengan kandungan gizi yang dapat mencukupi kebutuhan pangan seseorang. 

inhabitat.com

Bahan dasar yang digunakan untuk membuat makanan sintetis ini hanyalah air, karbon dioksida, dan mikroba. Bahan-bahan yang sudah tercampur ini lantas dialiri listrik dengan menggunakan mesin bernama bioreactor sehingga terjadi proses kimia electrolysis. Proses tersebut mengubah bahan-bahan dasar tadi menjadi bubuk protein dengan kandungan gizi yang dapat mencukupi kebutuhan pangan seseorang. 

Akan tetapi tentu saja bubuk protein ini masih memerlukan berbagai pengembangan agar dapat benar-benar menjadi alat untuk menyelesaikan krisis pangan dunia. Salah satu permasalahan yang kini sedang berusaha dipecahkan oleh para peneliti Finlandia ini adalah cara untuk dapat memproduksi bubuk protein ini dengan lebih cepat dan dalam skala besar, karena saat ini untuk memproduksi satu cangkir kopi bubuk protein ini dibutuhkan waktu selama dua minggu. Jika hambatan produksi ini dapat diselesaikan, bubuk protein ini benar-benar dapat menjadi solusi bagi krisis pangan dunia.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Hebat! Perempuan Ini Ciptakan Sticker Pintar Pendeteksi Kekerasan Seksual

Hebat! Perempuan Ini Ciptakan Sticker Pintar Pendeteksi Kekerasan Seksual

Hati-hati, Bagi yang Suka Melewatkan Sarapan Pagi. Ini 7 Bahaya yang Mengintai

Hati-hati, Bagi yang Suka Melewatkan Sarapan Pagi. Ini 7 Bahaya yang Mengintai

Inilah Manfaat-manfaat yang Kamu Dapatkan dengan Tidur Telanjang

Inilah Manfaat-manfaat yang Kamu Dapatkan dengan Tidur Telanjang

Ribut Gerakan Anti-Vaksin, Inilah 7 Fakta Mengenai Vaksin di Indonesia

Ribut Gerakan Anti-Vaksin, Inilah 7 Fakta Mengenai Vaksin di Indonesia

Kini Kamu Dapat Merasa Sedang di Stasiun Luar Angkasa Berkat Google Street View

Kini Kamu Dapat Merasa Sedang di Stasiun Luar Angkasa Berkat Google Street View

Mau Dietmu Sukses? Cek Dulu 10 Mitos dan Fakta Tentang Diet Ini

Mau Dietmu Sukses? Cek Dulu 10 Mitos dan Fakta Tentang Diet Ini

loading