Kamu Sering Digigit Nyamuk? Mungkin Kamu Memenuhi 8 Kriteria Manusia Kesukaan Nyamuk Ini!

18 Februari 2018
|Galih Wisnu Brata
0SHARES

Nyamuk selalu mengintai mangsanya kapan pun dan di mana pun. Namun, terkadang ada orang yang lebih sering digigit nyamuk daripada yang lain. Dia tiba-tiba mendapatkan bentol-bentol di kulitnya, sementara orang di sekitarnya adem ayem. Ada beberapa faktor yang membuat seseorang lebih sering digigit nyamuk. Bisa jadi mereka memenuhi 8 kriteria manusia 'kesukaan' nyamuk ini.

1. Tubuh lebih besar

Karbondioksida menjadi penyebab datangnya nyamuk. Melalui organ yang disebut maxillary palp nyamuk dapat mencium karbondioksida yang dihembuskan manusia dari jarak 50 meter. Nah, karbondioksida akan lebih banyak dihembuskan oleh orang yang memiliki ukuran tubuh lebih besar. Jangan kaget, kalau kamu yang bertubuh tinggi dan gemuk menjadi sasaran empuk nyamuk.

2. Hamil

Ibu hamil juga menjadi incaran nyamuk. Alasannya masih berhubungan dengan karbondioksida. Ibu hamil akan menghembuskan karbondioksida lebih banyak, sekitar 21% lebih banyak daripada yang lain. Suhu tubuh ibu hamil yang lebih panas juga menarik perhatian nyamuk. Saat hamil, suhu tubuh seseorang akan meningkat sekitar 1,26 derajat Fahrenheit.

3. Kolesterol tinggi

Jerry Butler, Profesor dari Universitas Florida, mengatakan bahwa konsentrasi kolesterol yang tinggi dalam tubuh manusia menjadi daya tarik bagi nyamuk. Eits, tapi jangan salah sangka. Bukan berarti nyamuk hanya mengincar para korban yang berpenyakit kolesterol ya. Karena kolesterol yang telah diproses dan tersisa di permukaan kulit juga disenangi nyamuk.

4. Asam urat

Seorang entomologis atau ahli serangga dari Entomological Society of America, John Edman, menuturkan bahwa seseorang yang memproduksi asam tertentu rentan diserang nyamuk. Asam memicu penciuman nyamuk untuk datang mendekat. Salah satu bentuk asam yang diproduksi manusia adalah asam urat.

5. Golongan darah O

Walaupun belum ada penjelasan secara ilmiah, golongan darah O akan lebih sering digigit nyamuk daripada golongan darah yang lain. Pernyataan tersebut terdapat dalam Journal of Entomology yang terbit tahun 2004. Di dalam jurnal tersebut juga dituliskan bahwa golongan darah B berada di tengah-tengah.

6. Keringat

Setelah melakukan aktivitas fisik, seperti olahraga, tubuh akan mengeluarkan keringat. Di dalam keringat terkandung asam laktat yang bisa memanggil nyamuk. Selain itu, sehabis aktivitas fisik napas juga menjadi cepat sehingga hembusan karbondioksida juga terjadi sangat cepat. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, karbondioksida juga memicu kedatangan nyamuk.

7. Jenis Kulit

Kulit yang mengandung steroid akan mengundang nyamuk untuk hinggap. Selain itu, kulit yang mengandung bakteri tertentu dalam jumlah yang banyak juga menyebabkan nyamuk menghampiri. Hal tersebut dibuktikan dalam sebuah studi di tahun 2011. Nyamuk lebih senang menggigit seseorang yang memiliki kulit dengan beberapa jenis bakteri.

8. Warna Baju

Kalau kamu nggak memenuhi 7 kriteria sebelumnya, mungkin kamu memenuhi kriteria ini. Berpakaian warna gelap akan memicu nyamuk untuk datang. Seperti yang diungkap oleh James Day, ahli entomologi dari Universitas Florida mengatakan bahwa memakai pakaian warna hitam, biru gelap, atau merah membuat seseorang mudah ditemukan oleh nyamuk.

Ada banyak kan alasan seringnya seseorang digigit nyamuk? Kalau kamu salah satunya, lebih baik pakai lotion antinyamuk biar nggak bentol-bentol kulitnya. Iya kalau cuma bentol, kalau bikin sakit demam berdarah kan berabe. Yuk, selalu jaga kesehatan kita!


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
"memahami karena menjalani"
0SHARES