Jangan Tidur! Fenomena Supermoon dan Gerhana Bulan Bakal Menghampirimu Di Awal Tahun 2018.

www.huffingtonpost.com

Fenomena Supermoon selalu menjadi momen yang dinanti-nanti karena keindahannya dan karena tidak terjadi setiap bulan. Seperti pada tanggal 4 Desember 2017 lalu misalnya. Supermoon dapat disaksikan dengan mata telanjang dan banyak yang mengabadikannya. Kabar baiknya, supermoon akan datang kembali pada awal dan akhir Januari 2018. Bahkan akan ada tiga fenomena bulan yang luar biasa, yaitu: Supermoon, Red Moon dan Blue Moon. Kebayang bakal jadi semenakjubkan apa?

www.gq.com

Supermoon terjadi ketika Bulan sedang berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi. Karena orbit Bulan berbentuk elips, maka ada periode di mana Bulan berada pada jarak terjauh dari Bumi yang disebut apogee. Sedangkan pada saat Bulan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi disebut perigee. Inilah yang membuat Bulan tampak lebih besar sekitar 14% dari biasanya, kemudian fenomena ini disebut Supermoon. 1 Januari nanti kita yang berada di Indonesia akan kembali mendapat kesempatan untuk menyaksikan Supermoon. Kalau nggak hujan.

www.timeanddate.com

Selain pada tanggal 1 Januari 2018, kita juga akan menyaksikan Bulan dalam tampilan luar biasa pada 31 Januari 2018. Saat itu Bulan kembali purnama. Artinya dalam satu bulan (Januari) ada dua kali purnama. Purnama kedua yang terjadi dalam hitungan satu bulan Masehi disebut Blue Moon. Bulan tidak akan berwarna biru, hanya tampak lebih terang dari biasanya. Selain itu, karena masih termasuk purnama perigee, fenomena ini akan menjadi Super-Blue-Moon. 

edition.cnn.com

Belum selesai. 31 Januari 2018 juga adalah saat di mana Matahari-Bumi-Bulan berada dalam satu garis lurus. Artinya apa? Yup benar sekali, gerhana bulan. Meskipun gerhana Bulan terjadi rutin sebulan sekali, nggak semuanya berupa gerhana Bulan total. Tapi tanggal 31 ini beda karena garis orbit Bumi dan Bulan berada pada kemiringan yang sama, sehingga akan terjadi gerhana Bulan total. Akibatnya apa? Sinar Matahari memancar melalui atmosfer Bumi dan menyebabkan Bulan berwarna kemerahan. Jadi Bulan akan terlihat lebih besar (Supermoon), purnama kedua (Blue Moon) dan berwarna merah (Red Moon). Kalau digabung jadinya Super Red Blue Moon. Gokil nggak tuh?

www.infoastronomy.org

Jadi buat kamu-kamu yang masih tinggal di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, bersiap-siaplah! Kalau ingin menyaksikan Super Red Blue Moon, nggak perlu pakai teleskop kok. Bisa disaksikan dengan mata telanjang asalkan cuaca cerah ya. Kalau hujan, ya sudah mau gimana lagi. 

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Dunia Makin Gila, 8 Orang Ini Meninggal Karena Masturbasi. Kok Bisa Gitu Ya?

Dunia Makin Gila, 8 Orang Ini Meninggal Karena Masturbasi. Kok Bisa Gitu Ya?

Heboh Penutupan Pabrik Sabu Cair Berkedok Diskotek MG, Sebenarnya Narkoba Apa Sih Itu?

Heboh Penutupan Pabrik Sabu Cair Berkedok Diskotek MG, Sebenarnya Narkoba Apa Sih Itu?

Heboh Anak Lemas Setelah Makan Permen Susu Mengandung Narkoba. Benar Nggak Ya?

Heboh Anak Lemas Setelah Makan Permen Susu Mengandung Narkoba. Benar Nggak Ya?

Sering Merasa Tatapan Orang Mengarah Ke Kita? Nggak Perlu Takut Kegeeran, Ini Penjelasannya!

Sering Merasa Tatapan Orang Mengarah Ke Kita? Nggak Perlu Takut Kegeeran, Ini Penjelasannya!

Bukan Karena Hantu, Merinding di Tempat Angker Juga Terjadi Karena 5 Hal Ini!

Bukan Karena Hantu, Merinding di Tempat Angker Juga Terjadi Karena 5 Hal Ini!

Dikira Keracunan, 263 Koin dan 100 Paku Ditemukan Dalam Perut Pria Ini. Ngeri!

Dikira Keracunan, 263 Koin dan 100 Paku Ditemukan Dalam Perut Pria Ini. Ngeri!

loading