Jangan Sepelekan! Ini yang Harus Dilakukan Jika Kamu Digigit Anjing

06 November 2017
|Meidiana
964SHARES

Anjing merupakan salah satu hewan yang setia dan pandai sehingga banyak orang yang menjadikannya sebagai hewan peliharaan atau bahkan “teman hidup”. Jenis anjing juga bermacam-macam, dari yang lucu-lucu sampai yang serem ada semua, tinggal mau pilih yang mana. Nah, masalahnya adalah jika ternyata anjing itu memiliki virus-virus dan bakteri yang dapat menularkan penyakit ke manusia yang ada di sekitarnya melalui gigitan atau jilatannya. Jangankan orang lain, pemiliknya aja sering nggak tau kalau anjing peliharaannya ternyata berbahaya. Wah, memang seberapa bahayanya sih virus yang dimiliki anjing? Terus apa yang harus dilakukan jika kita tiba-tiba dijilat atau lebih parahnya lagi digigit anjing, apalagi anjing yang nggak kita tau “sehat” atau enggaknya? Mari kita ulas lebih lanjut dalam bahasan berikut ini. Yuk, kepo!

 

Dikutip dari detikHealth, ada beberapa risiko yang mungkin terjadi setelah seseorang digigit anjing. Pertama adalah rabies. Anjing merupakan sumber penularan sebagian besar rabies yang mematikan pada manusia. Virus rabies (Lyssa) dari golongan Rhabdovirus yang terdapat dalam air liur hewan penular rabies benar-benar berbahaya. Lebih berbahayanya lagi kalau anjing penular rabies tadi menggigit ujung jari manusia. Kalau tidak ditangani secepatnya, virus akan lebih cepat mencapai otak karena ujung jari merupakan kumpulan jutaan simpul saraf. Kedua adalah tetanus. Jangan salah, tetanus tidak cuma disebabkan infeksi ketika terkena benda-benda logam berkarat. Infeksi akibat gigitan anjing juga dapat menyebabkan tetanus karena bakteri Clostridium Tetani bisa masuk melalui berbagai macam jenis luka terbuka.

Risiko ketiga adalah sepsis. Menurut penelitian dari Universitas Guelps, Kanada, 16% anjing membawa bakteri Capnocytophaga Canimorsus yang menyerang pembuluh darah dan bisa mengakibatkan komplikasi serius. Tidak hanya karena digigit, tetapi dijilat anjing yang memiliki bakteri itu di mulutnya juga bisa menyebabkan sepsis. Selanjutnya, risiko terbesar terkena gigitan anjing adalah kematian. Gigitan anjing bisa menimbulkan berbagai macam infeksi, seperti infeksi pada lapisan bagian dalam jantung (endokardium), infeksi pada mata, dan infeksi pada bagian tubuh lainnya. Apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat, kematian kemungkinan besar dapat terjadi.

Untuk menghindari risiko-risiko di atas, kita harus cepat tanggap apabila terkena gigitan anjing. Dikutip dari Kompas.com, berikut langkah-langkah awal yang perlu dilakukan:

-  membersihkan luka begitu habis digigit dengan menggunakan air hangat dan kain bersih/bola kapas;

-  memegang luka dengan lembut agar mengeluarkan darah untuk mencegah bakteri masuk (apabila luka digigit anjing belum berdarah);

-  minum obat pereda rasa sakit (seperti parasetamol/ibuprofen); serta

-  mengoleskan salep antibiotik pada luka lalu dikeringkan sebentar sebelum dibungkus perban atau kain kasa bersih.

Kemudian, apabila tubuh menunjukkan adanya infeksi, kita harus langsung ke rumah sakit/klinik untuk penanganan medis lebih lanjut. Pastinya tidak mau kan terkena risiko-risiko seperti yang telah dibahas sebelumnya? Tanda-tanda tubuh menunjukkan adanya infeksi antara lain luka gigitan anjing terasa lebih sakit dari pertama kali, luka memerah dan bengkak di sekitar gigitan, keluar cairan/nanah dari luka gigitan, dan demam dengan suhu 38°C atau lebih serta menggigil. Lebih amannya lagi, infeksi tidak infeksi, langsung saja ke rumah sakit apabila terkena gigitan anjing.

Jadi, begitu ya risiko-risiko terkena gigitan anjing dan langkah-langkah yang harus dilakukan apabila digigit anjing. Walaupun tidak semua anjing membawa virus dan bakteri jahat, ada baiknya kalau kita selalu waspada dan menghindari risiko sebisa mungkin. Bagi kamu yang memiliki anjing, hati-hati ya dan jangan lupa diikat kalau dibawa jalan-jalan agar tidak menggigit orang. Lebih bagus lagi kalau anjingnya divaksinasi agar tidak membahayakan. Toh, kalau anjingnya sehat, kamu akan senang dan orang-orang yang disekitarnya akan sehat juga, bukan?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Meidiana
"Bahagia bersama senandika."
964SHARES