Jangan Mikir Kotor Dulu, Ini Nih Penyebab Penis Bengkok Saat Ereksi

09 Januari 2018
|Mohammad Syahrial

Sebagian kaum pria mengalami penisnya bengkok ketika ereksi, entah itu sedikit ke arah atas, ke bawah, atau ke salah satu sisi tubuh. Penis yang bengkok ketika ereksi merupakan kondisi yang umum, karena ukuran dan bentuk penis setiap pria berbeda-beda. Walaupun suatu kondisi yang umum, penis bengkok ini juga bisa menjadi petanda masalah serius, seperti adanya penyakit Peyronie.

Peyronie adalah penyakit yang membuat penis bengkok secara tidak normal ketika ereksi dan mengakibatkan rasa sakit atau kesulitan dalam berhubungan intim. Penting nih buat tau perbedaan penis bengkok yang normal dan tidak normal.

Gimana sih cara membedakannya? Dilansir dari hellosehat.com, akan dikuak tentang alasan penis yang bengkok ketika ereksi dan cara membedakan penis bengkok yang normal dan tidak normal. Penasaran?

Ketika ereksi, pembuluh darah mengendur dan melebar untuk memungkinkan aliran darah masuk lebih lancar, dan akhirnya terperangkap di bawah tekanan tinggi dan akhirnya membuat penis menegang. Bengkok atau kelengkungan biasanya terjadi ketika ruang di dalam penis tidak terisi dan tidak berkembang secara merata.

Untuk arah ke mana penis bengkok, bergantung pada ‘pilar’ penis di bawah kulit dengan batang penis. Jika pria dengan ‘pilar’ pendek dan batang penis panjang, maka penisnya akan berbelok ke atas atau menunjuk lurus. Tapi, dalam beberapa kasus, penis bisa juga bengkok ke arah kanan atau kiri. 

Jika penis anda bengkok ketika ereksi bahkan sejak anda masih berusia remaja, kemungkinan besar anda mempunyai penis bengkok bawaan. Penis bengkok bawaan ini merupakan kondisi yang normal asal tidak terasa sakit ketika ereksi, tidak ada bekas luka di penis, dan tidak ada pembengkakan jaringan.

Sebuah penelitian medis pun menunjukkan bahwa lebih dari 20% pria dilahirkan dengan penis bengkok. Oleh sebab itu, penis yang bengkok tidak perlu dikhawatirkan jika tidak terdapat tanda-tanda sakit seperti yang telah disebutkan.

Sebaliknya, pada beberapa kasus, penis bengkok menjadi kondisi yang tidak normal. Penis yang bengkok bisa menandakan adanya penyakit Peyronie. Peyronie sebagian besar dialami oleh pria berusia di atas 40, tapi bisa juga terjadi di usia berapa pun, terutama jika anda baru menyadari bahwa penis anda selalu lurus atau hampir lurus ketika ereksi namun tiba-tiba bengkok menukik tajam atau tampak melengkung parah.

 

Beberapa pria dengan penyakit Peyronie bisa mengalami rasa sakit di penis saat ereksi atau saat orgasme. Pada kasus yang parah, penis bengkok bahkan mungkin dapat sangat terasa sakit ketika disentuh. Peyronie dapat mengakibatkan kesulitan ketika berhubungan seks. Hubungan seks menjadi terasa menyakitkan atau bahkan sangat sulit untuk dilakukan. Penyakit Peyronie mungkin juga menyebabkan disfungsi ereksi.

Penyebab penyakit Peyronie masih belum jelas. Penyakit ini bisa saja diturunkan dari keluarga. Namun, jika anda merasakan penis anda bengkok secara tidak normal, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Pilihan pengobatan untuk Peyronie bergantung pada tingkat keparahannya. Bisa mengguakan suntikan steroid, enzim atau saline, atau bahkan operasi.

 

Nah itu dia guys alasan mengapa penis bisa bengkok ketika ereksi. Nggak perlu khawatir lagi ya kalau kalian udah bisa membedakan mana kondisi yang normal dan yang tidak normal. Jika kalian mulai merasakan tanda-tanda tidak normal seperti yang telah disebutkan, segera tanyakan pada dokter dan lakukan penanganan yang tepat. Jangan diabaikan ya, karena bisa saja semakin membawa resiko yang buruk untuk kesehatan. 


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Mohammad Syahrial
Gak Punya Quote Nih!
SHARES