Inilah Penyebab Hujan Es Turun Di Magelang. Jangan Keburu Mikir Aneh-aneh!

31 Januari 2018
|Chandra W.
259SHARES

Beberapa hari yang lalu hujan es menghantam Kota Magelang. Seperti biasa, ketika ada sebuah kejadian yang agak berbeda dari biasanya, masyarakat Indonesia heboh. Padahal ini bukan pertama kalinya hujan es turun di Indonesia. Namun memang hujan es tidak biasa terjadi di wilayah dengan iklim tropis. Lalu bagaimana ceritanya hujan es bisa turun di Magelang?

Es dengan ukuran berbeda-beda, dari sekecil kerikil sampai sebesar ibu jari disertai angin kencang membuat sebagian aktivitas warga Magelang terganggu. Banyak yang tidak berani keluar karena takut, angkutan kota tidak berani terus melaju karena khawatir kena pohon tumbang, bahkan kantor walikota pun listriknya dipadamkan sementara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Dilansir dari Kompas.com, Hary Tirto Djatmiko selaku Humas BMKG mengatakan bahwa fenomena ini alamiah. Biasanya terjadi saat musim pancaroba, peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan atau sebaliknya. Hujan es biasanya turun disertai kilat/petir dalam waktu relatif singkat. Kejadian terbaru di Magelang, hujan es turun dalam waktu 5-10 menit saja. Kedatangan hujan es ditandai dengan udara yang terasa panas dan gerah sehari sebelumnya akibat radiasi matahari dan kelembapan udara yang cukup tinggi.

Biasanya hujan pertama turun cukup deras. Jika hanya gerimis, artinya sedang ada daerah yang terkena angin kencang tak jauh dari tempat kita berada. Namun jika dalam waktu 1-3 hari hujan tidak juga turun, kemungkinan hujan es yang menerjang lebih besar. Hal ini juga dapat terjadi akibat pengaruh pola tekanan di sebelah barat dan utara Australia. Akibatnya, terbentuk awan konvektif dari pengumpulan massa udara dan terjadi perlambatan massa udara. Setelah itu, awan cumulus semakin pekat menjadi awan cumulonimbus yang menurunkan hujan es disertai petir dan kilat.

Hujan es di Magelang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang, namun tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, kejadian seperti ini harus terus diwaspadai karena meskipun tidak membunuh, dapat menimbulkan kerugian yang lain.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
259SHARES