Ilmuwan Dunia Ungkap Gen Unik yang Dimiliki Pria Homoseksual, Beneran Nggak ya?

27 Januari 2018
|Galih Wisnu Brata
0SHARES

Isu LGBT saat ini sedang hangat diperbincangkan. Berbagai aksi pro dan kontra mengiringi isu tersebut. Namun kali ini, kita tidak akan membahas isu LGBT beserta pro-kontranya. Pada kesempatan ini, kita akan membahas temuan ilmuwan terkait gen unik yang dimiliki oleh lelaki gay.

Gay adalah sebutan bagi para lelaki yang menyukai sesama jenis. Banyak faktor yang membuat seseorang menjadi homoseksual atau menyukai sesama jenis. Menurut penelitian, kelainan orientasi seksual bisa ditentukan sejak dalam kandungan. Hal tersebut disebabkan oleh kode genetik khusus yang membedakan homoseksual dengan heteroseksual, yaitu Xq28.

Selain itu, menurut penelitian yang dilakukan di Kinsey Institute, trauma masa kecil juga bisa mendorong seseorang menjadi homoseksual. Para homoseksual menyatakan bahwa mereka tidak lebih disayang oleh orang tua, ditinggalkan oleh orang tua, atau pernah mengalami kekerasan seksual.

Menurut Ray Blanchard dan Anthony Bogaert, laki-laki yang memiliki kakak laki-laki juga cenderung untuk menjadi homoseksual. Hal tersebut berkaitan dengan sistem imun sang ibu saat mengandung. Blanchard memaparkan bahwa antibodi ibu yang lebih kuat daripada janin membuat si janin tidak mengalami perkembangan pola perilaku seperti pria pada umumnya.

Terlepas dari penyebab seseorang menjadi homoseksual, para ilmuwan genetika dan orientasi seksual menemukan gen unik dalam diri lelaki gay. Para ilmuwan tersebut meneliti genom lengkal atau seluruh kode DNA dari sekitar seratus lelaki homoseksual. Kemudian, DNA lelaki homoseksual itu dibandingkan dengan DNA lelaki heteroseksual.

Dari hasil pembandingan itu ditemukan perbedaan DNA dari keduanya. Ada perbedaan DNA pada lelaki homoseksual dan heteroseksual di sekitar gen SLITRK5 dan SLITRK6. SLITRK6 adalah gen yang berperan penting dalam perkembangan otak dan aktif pada area otak, termasuk hipotalamus. Hipotalamus berperan penting dalam proses produksi hormon-hormon yang terkait dengan gairah seksual.

Selain itu, gen TSHR lelaki homoseksual juga berbeda dengan lelaki heteroseksual. TSHR adalah gen yang berkaitan dengan tiroid yang berkaitan dengan orientasi seksual.

Sebenarnya, penelitian terkait otak lelaki homoseksual dan heteroseksual pernah dilakukan oleh LeVay, ilmuwan yang juga penyuka sesama jenis. LeVay mengatakan bahwa ada kesamaan bentuk antara lelaki gay dan wanita penyuka pria. Kesamaannya terdapat pada salah satu ukuran sel pada hipotalamus. Namun, LeVay masih mengalami kebimbangan. Ia bingung apakah otak yang menentukan orientasi seksual atau malah sebaliknya.

Selain itu, penemuan terkait gen homoseksual ini juga banyak dipandang skeptis oleh para ilmuwan dan masih dianggap perlu diadakan penelitian lebih lanjut terkait orientasi seksual secara ilmiah. Sehingga pertanyaan terkait adakah gen unik tersebut sebenarnya belum benar-benar memiliki kesimpulan yang konkrit.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Galih Wisnu Brata
"memahami karena menjalani"
0SHARES