Heboh Warga Surabaya Meninggal Karena Tikus, Waspadai Penyakit-penyakit Bawaan Dari Tikus Ini!

24 November 2017
|Chandra W.
1.8 KSHARES

Beberapa hari yang lalu kabar duka datang dari Kelurahan Babatan, Kecamatan Wiyungan, Surabaya. Seorang warga bernama Sukatono meninggal diduga akibat terpapar virus yang dibawa tikus-tikus di rumahnya. Sukatono mengalami demam, ruam, mual dan muntah serta tubuhnya menguning selama seminggu sebelum akhirnya tewas meski telah dilarikan ke rumah sakit. Istri dan anak-anaknya pun mengalami gejala serupa dan kini dirawat di rumah sakit. Kejadian ini jadi pengingat bagi kita yang di rumah masih menjumpai tikus. Hewan kecil itu ternyata sangat berbahaya karena dapat membawa bakteri dan virus yang dapat menularkan penyakit-penyakit di bawah ini. Yuk kita cek!

1. Leptospirosis

Bakteri leptospira menyebar salah satunya melalui tikus. Dari tikus dapat menyebar ke manusia melalui urinnya. Makanya kamu harus super hati-hati kalau ada tikus di rumah. Karena hanya dengan nggak sengaja menginjak urin tikus, bakteri leptospira bisa masuk ke kulitmu atau melalui air yang terkontaminasi urin tikus. Gejala seseorang terserang leptospirosis mirip seperti flu yaitu demam, pusing dan nyeri otot. Jika dalam beberapa hari gejala bertambah mual, muntah, diare, ruam, mata merah dan iritasi serta susah makan, maka harus segera dibawa ke dokter. Pada kasus-kasus yang terlambat ditangani, leptospirosis dapat menyebabkan gagal fungsi pada organ tertentu dan kerusakan otak.

2. Salmonellosis

Bakteri salmonella hidup di feses atau urin hewan pengerat termasuk tikus. Manusia dapat terpapar melalui kontak langsung dengan urin atau feses tikus maupun makanan yang terkontaminasi. Gejalanya adalah sakit perut, diare (BAB hingga 10-15 menit sekali), mual muntah dan dehidrasi. Umumnya penyakit ini dapat sembuh tanpa diobati selama 3-4 hari. Jika gejalanya bertambah parah, segera bawa ke dokter.

3. Rat Bite Fever

Seseorang dapat terkena RBF jika digigit oleh tikus. Infeksi yang disebabkan oleh gigitan tikus mengakibatkan demam, muntah, nyeri sendi dan otot, dan ruam pada kulit. Pada beberapa kasus juga dijumpai pembengkakan kelenjar getah bening.

Supaya tikus nggak betah tinggal di rumah, jaga kebersihan ya. Terutama di tempat-tempat yang strategis untuk tempat tinggal dan tempat buang air tikus seperti di pojok ruangan, tempat lembap, dan di antara barang-barang yang sudah tidak digunakan. Jangan sampai tragedi Sukatono terjadi pada kita. Nggak mau kan kehilangan nyawa hanya karena luput tidak membersihkan urin tikus?


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
1.8 KSHARES