Heboh Ibu yang Diduga Gangguan Jiwa Gigit Tangan Polisi Hingga Berdarah. Benarkah Begitu?

26 Februari 2018
|Chandra W.
0SHARES

Beberapa waktu yang lalu, beredar sebuah video seorang ibu menggigit tangan polisi karena ditilang. Ibu berusia 45 tahun ini ditilang di Kudus, Jawa Tengah karena mengendarai motor tanpa menggunakan helm. Saat ditanyai surat-surat kelengkapan kendaraannya, ia juga ternyata tak bisa menunjukkan SIM dan STNK. Ibu itu tidak mau ditilang. Sontak saja perilaku ini memancing gelak tawa warganet.

1. Si ibu bahkan memberikan uang sejumlah satu juta rupiah kepada polisi yang hendak menilangnya

Dalam video tersebut ia bertanya, “Berapa harga helm? Sejuta? Nih tak kasih sejuta.” Karena salah satu sebab ia akan ditilang adalah karena tidak memakai helm. Polisi pun kebingungan. Si ibu sudah bisa dinyatakan bersalah karena melanggar aturan berlalu lintas, malah tidak mau ditindak.

2. Ada yang mengatakan bahwa si ibu ini panik karena kebakaran di pusat perbelanjaan Matahari yang dekat dengan tempatnya berjualan di Pasar Bitingan

Ternyata pagi hari sebelum kejadian gigit tangan tersebut, ada kebakaran di pusat perbelanjaan Matahari yang lokasinya berdekatan dengan Pasar Bitingan. Pedagang Pasar Bitingan pun panik mencoba menyelamatkan barang dagangannya. Info yang beredar masih simpang siur. Entah ibu berinisial ATK ini punya kios di Matahari atau di Pasar Bitingan.

3. Pihak keluarga menyampaikan bahwa ATK memiliki gangguan jiwa

Suaminya sendiri yang mengatakan. Selain itu, ditemukan juga kartu rujukan pemeriksaan poli jiwa RSUD Loekmono sejak tahun 2015. ATK terakhir berobat pada tahun 2016. ATK akhirnya juga diserahkan ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan. Jika memang terbukti, seharusnya pihak keluarga tidak melepas ATK pergi ke luar sendiri tanpa pengawasan.

4. Penyakit jiwa yang diderita ATK disebutkan karena faktor keturunan

Ini memang belum dibuktikan. Namun benarkah bahwa penyakit jiwa yang diderita seseorang bisa disebabkan oleh faktor keturunan atau genetik? Jawabannya, bisa. Beberapa di antaranya adalah skizofrenia, depresi, manic, dan obsesif compulsive disorder (OCD).

5. Faktor risiko kambuhnya penyakit jiwa memang lebih besar pada orang dengan riwayat keluarga yang terkena gangguan jiwa tertentu

Riwayat ini bukan hanya dari ayah dan ibu, tapi bisa dari kakek atau nenek dan seterusnya. Tapi bukan berarti juga akan kambuh begitu saja. Pasti ada penyebabnya, misalnya ditinggal pergi atau orang terdekat meninggal atau kejadian-kejadian yang untuk orang tanpa riwayat gangguan jiwa pun sulit menerimanya.

6. Ada dua jenis gangguan jiwa dalam dunia medis: psikotik dan neurotik

Namun tingkatannya berbeda-beda dan cenderung lebih besar pada orang yang keluarganya punya riwayat gangguan jiwa.

Terlepas dari ibu ATK benar-benar mengalami gangguan jiwa atau tidak, mestinya warganet tidak memviralkan hal semacam itu, apalagi menertawakannya. Kita tidak tahu apa yang benar-benar dialaminya, mengapa ia sampai menggigit tangan polisi, dan seterusnya. Coba besok dipikirkan dulu sebelum menyebarkan sesuatu ya.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Chandra W.
"Sebaik-baik tulisan adalah yang dibaca sampai akhir."
0SHARES