Heboh Air Minum di Indonesia Terkontaminasi Partikel Mikroplastik, Memang Apa Itu? Berbahaya Nggak?

www.republika.co.id

Pertengahan bulan Maret 2018 yang lalu, sebuah studi dari State University of New York, Fredonia bersama Orb Media (sebuah organisasi media nirlaba) di Amerika Serikat merilis hasil penelitian yang menunjukkan 93% dari 259 botol air minum dari 11 merek yang dijual di delapan negara mengandung mikroplastik. Di Indonesia, Tempo adalah satu-satunya media yang memiliki hak eksklusif untuk merilisnya bersama 12 media di seluruh dunia. Sejak saat itu, masyarakat Indonesia panik. Padahal belum tentu juga semua orang tahu mikroplastik.

1. Memangnya mikroplastik itu apa?

www.swr.de

Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran kurang dari 5mm dan tidak dapat larut dalam air. Bahan penyusunnya adalah polipropilene dan polietilen terreftalat atau nilon. Ada dua jenis mikroplastik: primer dan sekunder. Mikroplastik primer memang plastik yang sengaja diciptakan dalam bentuk mikro, sering digunakan dalam industri kosmetik dan dikenal sebagai microbeads. Sementara yang sekunder adalah plastik yang telah mengalami reduksi seperti misalnya sampah plastik yang telah berada di lautan yang ukurannya mengecil karena kondisi alam.

2. Ukurannya yang sangat kecil dan sifatnya yang tidak larut dalam air membuatnya menjadi benda berbahaya jika terakumulasi dalam jumlah tertentu

www.balipost.com

Mungkin kamu bertanya-tanya, kalau memang ada banyak mikroplastik di air mineral kemasan yang sehari-hari kamu konsumsi, kok nggak kerasa ya? Balik lagi ke poin pertama, ukurannya yang nggak sampai 5mm bahkan kadang nggak sampai 1mm ini kira-kira seukuran kutu rambut atau plankton bahkan setipis rambut manusia. Karena kita nggak sadar, bahayanya lebih besar lagi dong berarti? Dilansir dari Kompas.com, Prabang Setyono ahli lingkungan hidup dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) mengatakan bahwa mikroplastik yang terakumulasi dalam tubuh ikan akan terkonsentrasi dalam tubuh manusia jika memakannya. Itu baru dari lingkungan alami, belum dari air minum kemasan.

3. Tiga merek air mineral kemasan yang cukup akrab dengan kita yang diuji adalah Aqua, Le Minerale, dan Nestle

health.detik.com

Dalam temuan tersebut, setiap botol Aqua yang menjadi sampel rata-rata mengandung 382 partikel mikroplastik per liter. Ukuran mikrometer tersebut antara 6,5 mikrometer atau setara sel darah merah hingga lebih dari 100 mikrometer atau setara diameter rambut manusia. Sementara itu Nestle Pure Life mengandung partikel plastik paling banyak, 10.390 partikel mikroplastik per liternya.

giphy.com

Di Indonesia sendiri belum ada penelitian khusus mengenai mikroplastik dan bahayanya bagi tubuh. Sejauh ini partikel mikroplastik yang ditemukan dalam air mineral kemasan berbahan sama dengan tutup botol plastik. Barangkali di antara kamu ada yang lagi skripsi dan ilmunya terkait, bisa nih dijadikan bahan penelitian. Akan jadi yang pertama di Indonesia lho! Sementara itu, yuk kita bawa botol kaca sendiri dari rumah, kurangi memakai segala yang terbuat dari plastik, agar menghindari tumpukan mikroplastik dalam tubuh serta mengurangi limbah plastik di alam.

0%
Marah
0%
Gokil
0%
Lucu
0%
Kaget
0%
Suka
0%
Aneh
SHARES
Jokowi Resmikan Monumen Kapsul Waktu, Tempat Menyemai Mimpi Anak-Anak Indonesia - Keepodotme

Jokowi Resmikan Monumen Kapsul Waktu, Tempat Menyemai Mimpi Anak-Anak Indonesia - Keepodotme

Bikin Merinding, Begini Seluk Beluk Penemuan Sarden Kalengan Mengandung Parasit Cacing di Indonesia!

Bikin Merinding, Begini Seluk Beluk Penemuan Sarden Kalengan Mengandung Parasit Cacing di Indonesia!

Filler Puting dan Citra Payudara Ideal - Keepodotme

Filler Puting dan Citra Payudara Ideal - Keepodotme

Kemarin Indonesia Alami Fenomena Unik, Yaitu Hari Tanpa Bayangan. Yuk Simak 5 Faktanya!

Kemarin Indonesia Alami Fenomena Unik, Yaitu Hari Tanpa Bayangan. Yuk Simak 5 Faktanya!

Ingin Memanjakan Karyawan, Perusahaan Ini Bikin Aturan Cuti Khusus  Untuk Masturbasi.  - Keepodotme

Ingin Memanjakan Karyawan, Perusahaan Ini Bikin Aturan Cuti Khusus Untuk Masturbasi.  - Keepodotme

‘Melumpuhkan’ Tubuh Stephen Hawking Sejak Usia 21 Tahun, Apa Itu Sindrom ALS Sebenarnya?

‘Melumpuhkan’ Tubuh Stephen Hawking Sejak Usia 21 Tahun, Apa Itu Sindrom ALS Sebenarnya?

loading