Hati-Hati, Makan Nasi Sisa Ternyata Dapat Menyebabkan Keracunan!

24 Juli 2017
|Romlah Sundari
167SHARES

Sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia, nasi tentunya hampir selalu tersedia di setiap dapur. Dan nasi tersebut tidak selalu merupakan nasi yang baru saja dimasak. Seringkali kita memasak nasi dalam jumlah banyak dan menyimpannya sebagai persediaan untuk seharian atau bahkan beberapa hari. Karena sayang untuk dibuang, membuat kita kadang tak masalah makan nasi sisa.

Meski hal ini merupakan kebiasaan yang sudah umum dan lazim dilakukan oleh masyarakat Indonesia, namun kebiasaan ini ternyata memiliki bahaya tersendiri. Menurut sebuah penelitian, memakan nasi sisa, atau nasi yang sudah disimpan terlalu lama dalam suhu ruang, dapat mengakibatkan keracunan makanan.

Menurut ahli, meski sudah dimasak hingga tanak, masih terdapat organisme yang bertahan pada nasi. Organisme tersebut bernama Bacillus Cereus. Walaupun Bacillus Cereus adalah organisme yang banyak ditemukan di tanah dan makanan, namun beberapa varian dari organisme ini dapat menjadi berbahaya bagi manusia dan menyebabkan keracunan. Pada beras, Bacillus Cereus banyak ditemukan. Perkaranya, proses memasak nasi tidak membunuh organisme ini. Dan jika setelah dimasak lalu nasi dibiarkan cukup lama dalam suhu ruang, organisme ini justru berkembang biak karena proses memasak memberikan organisme ini suhu dan air yang dibutuhkan untuk berkembang biak. Dan ketika organisme Bacillus Cereus berkembang biak, mereka melepaskan racun yang membahayakan bagi tubuh. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, Bacillus Cereus menjadi penyebab atas dua persen kasus-kasus keracunan makanan yang terjadi.

Hal ini namun dapat dihindari dengan menyimpan nasi dalam mesin pendingin dalam selang waktu dua jam setelah dimasak. Atau jika tidak suka nasi dingin, menyimpannya dalam suhu panas, lebih dari 63 derajat selsius, juga dapat menghindari perkembang biakkan Bacillus Cereus dalam nasi sisa. Menyimpan nasi dalam suhu panas atau dingin terbukti dapat menghambat perkembangan organisme berbahaya ini. Jika nasi yang sudah didinginkan hendak dimakan kembali, maka kita dapat menghangatkannya kembali sebelum mengonsumsinya. Akan tetapi nasi yang telah didinginkan hanya dapat dipanaskan sebanyak satu kali saja. Selain itu, mencampur nasi dengan cuka, seperti yang dilakukan pada sushi, juga dapat mencegah perkembang biakkan Bacillus Cereus.

Meskipun begitu, kita yang berada di Indonesia tampaknya sudah mengembangkan kemampuan resistensi terhadap Bacillus Cereus karena sejauh ini masyarakat Indonesia baik-baik saja saat mengonsumsi nasi sisa yang sudah disimpan dalam suhu ruang untuk jangka waktu yang panjang. Namun tetap saja, kita perlu berhati-hati dalam memilih makanan. Jika memungkinkan, hindari menyimpan nasi dalam suhu ruang agar nasi tidak menjadi beracun.


Marah
Marah
0 %
Gokil
Gokil
0 %
Lucu
Lucu
0 %
Kaget
Kaget
0 %
Suka
Suka
0 %
Aneh
Aneh
0 %
PENULIS
Romlah Sundari
Gak Punya Quote Nih!
167SHARES